Wednesday, 27 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Inilah Harapan Umat kepada Biden: Hentikan Muslim Ban dan Muslim Bom!

Selasa, 17 November 2020 - 06:21:56 WIB - 350
Inilah Harapan Umat kepada Biden: Hentikan Muslim Ban dan Muslim Bom!
Shamsi Ali (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Shamsi Ali, Imam di kota New York/
Presiden Nusantara FoundationKetun MUI

Minimal dalam dua puluh tahun terakhir ini Umat Islam di Amerika berada dalam putaran roda yang tidak menyenangkan. Sejak revolusi Iran, perang Afghanistan, hingga perang Irak pertama, Komunitas Muslim berada dalam situasi yang kurang menyenangkan. Bahkan pada tingkatan tertentu berada dalam sangkar kesulitan seolah tiada pelarian.

Dari masa ke masa Komunitas Muslim Amerika berjuang untuk lepas dari sangkar tersebut. Termasuk melalui ijtihad politik. Bahkan tidak jarang ijtihad politik itu melahirkan friksi di antara komunitas Muslim sendiri.

Revolusi Iran dengan peristiwa penyanderaan diplomat Amerika di Kedubes Iran, dan naiknya Ayatullah Khomeini sebagai Pemimpin Tertinggi (Supreme Leader) Iran menjadikan Islam seolah terwakili oleh semua itu. Tiba-tiba Iran seolah wakil wajah dunia Islam. Dan Khomeini seolah menjadi "Imam Besar" bagi Umat Islam dunia.

Perang panjang antara Iran dan Irak dengan perpanjangan tangan Amerika juga tidak dapat dilepaskan dari berbagai ujian kepada Komunitas Muslim di Amerika. Perang itu seolah meneguhkan keyakinan Barat bahwa Islam memang agama perang.

Perang Afghanistan di kemudian hari yang menjadi salah satu penyebab runtuhnya Uni Soviet, dan justeru difasilitasi oleh Amerika dan sekutunya, juga tidak lepas dari kontribusi besar dalam membangun imej buruk Islam di Amerika dan dunia Barat.

Di tengah gejolak perang Saudara di Afghanistan, tiba-tiba saja Saddam Husain mencaplok Kuwait. Maka Saudi dan Kuwait kemudian membuka pintu bagi Amerika untuk masuk Timur Tengah. Dan di sinilah awal kehancuran negara-negara Timur Tengah.

Ketidak berhasilan Bush Sr. menjatuhkan Saddam rupanya menyimpan dendam tersendiri bagi anaknya, Bush Jr, untuk kembali menyerang Irak. Dan terjadilah perang II yang menjatuhakan Saddam dan memporak porandakan Irak. Dari negara yang kaya dan makmur menjadi negara miskin dan terbelakang. Kekayaan Irak diambil alih oleh perusahaan-perusahaan Amerika, termasuk milik Dick Cheney Wapres Bush Jr.

Berbagai perang di dunia Islam ini menjadi salah satu faktor utama meningginya kesalah pahaman dan ketakutan kepada Islam (Islam phobia). Islam semakin diyakini sebagai agama perang. Yang dianggap ancaman bagi Amerika dan Barat setiap saat.

Puncak kesalah pahaman dan ketakutan itu terjadi dengan peristiwa 9/11 di tahun 2001 itu. Dengan serangan langsung ke jantung kapitalisme dunia (New York) Amerika seolah menemukan justifikasi jika Islam memang sebuah idiologi yang anti Barat dan musuh yang harus diwaspadai.

Perjuangan Komunitas Islam Amerika

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: internasional,muhammadiyah,opini

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mantul! LPB MUI Turun Salurkan Bantuan Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Sumedang

Mantul! LPB MUI Turun Salurkan Bantuan Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Sumedang

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA -- Lembaga Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia menyalurkan bantuan pasca bencana...

Guna Jalin Silaturahmi, Ratusan Pesilat di Agam Gelar Latgab

Guna Jalin Silaturahmi, Ratusan Pesilat di Agam Gelar Latgab

AGAM -- Ratusan pesilat dari berbagai perguruan yang tergabung dalam ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Agam, gelar...

Keren! Pemain Timnas U-19 Elkan Baggott Diincar Manchester United dan Everton

Keren! Pemain Timnas U-19 Elkan Baggott Diincar Manchester United dan Everton

MINANGKABAUNEWS, BOLA -- Pemain muda asal Indonesia Elkan Baggott dilirik tiga klub Liga Inggris termasuk Manchester...

Sempat Kabur, Seorang Tersangka Penusukan di Pariaman Ditangkap Polisi

Sempat Kabur, Seorang Tersangka Penusukan di Pariaman Ditangkap Polisi

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- Seorang pria berinisial A (40) pelaku penusukan di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar)...

Strategi Meningkatkan Capaian Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Strategi Meningkatkan Capaian Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Ayatul Marifah, Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik, Universitas Negeri Yogyakarta Pandemi Covid-19 telah...


KOMENTAR ANDA