Monday, 18 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Peristiwa

Gempa Dahsyat Landa Mentawai Terasa Sampai Padang, Ini Penjelasan BMKG

Selasa, 17 November 2020 - 11:17:52 WIB - 686
Gempa Dahsyat Landa Mentawai Terasa Sampai Padang, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo mengguncang wilayah Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, dan sebagian Padang, Selasa, (17/11/2020) pukul 08.44 WIB. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menyebutnya sebagai gempa bumi dangkal.

Rahmat Triyono mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M 6.3 yang kemudian diupdate menjadi M 6.0 dengan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,90 LS dan 99,07 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Daya Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 13 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di Investigator Fracture Zone (IFZ) dekat dengan batas tumbukan lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip fault)," ujarnya.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kota Padang, Painan, Sipora III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, Pariaman, Kepahiang II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Pasaman, Kerinci, Payakumbuh, Solok Selatan I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Rahmat Triyono masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," katanya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Kang Rie)
Tag: indonesia,nasional,peristiwa

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Duh Gawat! Gempa Goyang Majene, 3 Warga Meninggal Dunia, 24 Luka-luka, 2000 Mengungsi

Duh Gawat! Gempa Goyang Majene, 3 Warga Meninggal Dunia, 24 Luka-luka, 2000 Mengungsi

MINANGKABAUNEWS, MAJENE -- Gempa bumi yang terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Barat dengan magnitudo 6,2, Jumat...

Dua Belas Jam Diperiksa, Lawan Main Gisel: Saya Berusaha Kooperatif

Dua Belas Jam Diperiksa, Lawan Main Gisel: Saya Berusaha Kooperatif

MINANGKABAUNEWS, JAKARTA --Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu tersangka kasus video syur dengam Gisella Anastasia...

Sstt.. Diam-diam Jokowi Sudah Kantongi Nama Calon Kapolri Baru, Siapa Dia?

Sstt.. Diam-diam Jokowi Sudah Kantongi Nama Calon Kapolri Baru, Siapa Dia?

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko memastikan Presiden Joko Widodo...

Bikin Merinding, Ternyata Ini Fungsi Drone Kapal Selam China yang Ditemukan Nelayan Indonesia

Bikin Merinding, Ternyata Ini Fungsi Drone Kapal Selam China yang Ditemukan Nelayan Indonesia

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Seorang nelayan Indonesia telah menemukan apa yang menurut para ahli kemungkinan merupakan...

Mantul! Tahun Ini Pemerintah Fokus Rekrutmen Guru PPPK, Kapan?

Mantul! Tahun Ini Pemerintah Fokus Rekrutmen Guru PPPK, Kapan?

MINANGKABAUNEWS, PENDIDIKAN -- Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan...


KOMENTAR ANDA