Wednesday, 25 Nov 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Kapal Perang Canggih TNI Mendadak Tembakkan Meriam di Laut Mediterania, Ada Apa?

Jumat, 20 November 2020 - 15:19:30 WIB - 3970
Kapal Perang Canggih TNI Mendadak Tembakkan Meriam di Laut Mediterania, Ada Apa?
Kapal Perang KRI Sultan Hasanuddin 366 milik TNI AL (Foto: JPNN)


MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Satgas Maritim Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-L/UNIFIL 2019 menembakkan meriam di Perairan Laut Mediterania, Lebanon dari atas Kapal Perang KRI Sultan Hasanuddin 366 milik TNI AL.

Komandan KRI Sultan Hasanuddin 366 yang juga Dansatgas MTF, Letkol Laut (P) Ludfy menyatakan, penembakan meriam dari atas kapal perang di sebelah barat Area Maritime of Operation (AMO), Laut Mediterania itu dilakukan dalam rangka latihan untuk menghadapi ancaman atau serangan Asimetris yang dapat dilakukan oleh musuh.

Dansastgas MTF menambahkan, penembakan meriam itu merupakan yang ketiga kalinya oleh KRI Sultan Hasanuddin-366, salah satu kapal perang dari jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II. Dimana sebelumnya penembakan dilaksanakan pada bulan Mei dan Oktober di area yang sama.

Meski demikian, lanjut Letkol (P) Ludfy, latihan kali ini berbeda dengan latihan-latihan sebelumnya. Latihan kali ini dilakukan dengan menggunakan skenario khusus, yaitu kapal diskenariokan melawan ancaman asymmetric, dimana prosedur surface warning 1 sampai dengan 4 diabaikan oleh kontak sehingga dilaksanakan tembakan peringatan sampai tembakan penghancuran sebagai upaya pertahanan atau self defence.

"Latihan ini merupakan suplemen prajurit dan harus dilaksanakan secara periodik, terutama selama menjalankan misi perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon," kata Dansatgas MTF Letkol (P) Ludfy dikutip dari keterangan resmi Dispenal, Jumat (20/11/2020).

Dansatgas MTF menambahkan, latihan penembakan meriam tersebut adalah wujud implementasi dari instruksi Pangkoarmada II Laksda TNI IGN. Sudihartawan, yang sekaligus merupakan tindak lanjut dari program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono di bidang Peningkatan kemampuan TNI AL dalam hadapi ancaman bersifat non-konvensional.

"Tujuan dari latihan ini adalah untuk tetap menjaga serta meningkatkan ketangkasan, ketrampilan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang sewaktu-waktu dapat terjadi," kata Komandan KRI Sultan Hasanuddin 366, Letkol (P) Ludfy. (vv)

Editor/Sumber: Rahmat/Viva.co.id
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,peristiwa,politik,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Duh! TNI Batal Beli Kapal Perang Canggih Korvet Kelas Berat Iver Huitfeldt Buatan Denmark?

Duh! TNI Batal Beli Kapal Perang Canggih Korvet Kelas Berat Iver Huitfeldt Buatan Denmark?

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Marinir juga menjadi momentum untuk meremajakan...

Berikut 12 Venue Penyelenggaraan MTQ Nasional keXXVIII di Sumbar

Berikut 12 Venue Penyelenggaraan MTQ Nasional keXXVIII di Sumbar

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Panitia terus mematangkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXVIII...

Inilah Harapan Umat kepada Biden: Hentikan Muslim Ban dan Muslim Bom!

Inilah Harapan Umat kepada Biden: Hentikan Muslim Ban dan Muslim Bom!

Oleh: Shamsi Ali, Imam di kota New York/ Presiden Nusantara FoundationKetun MUI Minimal dalam dua puluh tahun...

Inilah Mars MTQ ke-XXVIII 2020 di Sumbar

Inilah Mars MTQ ke-XXVIII 2020 di Sumbar

Mars MTQ ke-XXVIII Gema musabaqah tilawatil quran Pancaran ilahi Cinta kepada allah, nabi dan negara Wajib...

Hutan Papua dalam Bahaya, Pemerintah Indonesia ke Mana?

Hutan Papua dalam Bahaya, Pemerintah Indonesia ke Mana?

Oleh : Mufidhatul Muqarramah & Ayola Pajrita, Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Hutan Papua menjadi salah...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar