Wednesday, 25 Nov 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Iri Bilang Bos! GP Ansor NU Minta Kemendagri Tak Perpanjang Izin FPI

Sabtu, 21 November 2020 - 14:50:17 WIB - 3008
Iri Bilang Bos! GP Ansor NU Minta Kemendagri Tak Perpanjang Izin FPI
FPI bantu korban bencana tsunami Palu (Foto: Dok. Istimewa)


MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Garda Pemuda (GP) Ansor, organisasi afiliasi Nahdlatul Ulama (NU) mendesak Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tak mengeluarkan izin perpanjangan organisasi bagi Front Pembela Islam (FPI).

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Saiful Dasuki, menyebut FPI saat ini adalah organisasi tanpa bentuk karena belum memiliki izin. Surat Keterangan Terdafatar (SKT) FPI di Kemendagri memang telah habis masa berlakunya sejak 20 Juni 2019.

FPI pernah mengajukan perpanjangan, namun hingga kini Kemendagri masih belum memperpanjang masa berlaku SKT sebagai ormas, meski mengantongi rekomendasi dari Kementerian Agama.

Tanpa SKT, FPI tidak akan mendapat bantuan dana dari pemerintah dan hanya memiliki status perkumpulan.

Saiful meminta Kemendagri tak memberi perpanjangan izin terhadap FPI.

"FPI sendiri perpanjangan izinnya masih belum dimiliki, maka harusnya Mendagri tidak memperpanjang izin FPI karena dianggap sebagai ancaman persatuan dan kesatuan berbangsa dan negara," kata Saiful dalam keterangannya, Sabtu (21/11).

Saiful turut menyinggung wacana membubarkan FPI seperti diungkapkan Pangdam Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Kendati pembubaran ormas bukan kewenangan TNI, dia mendukung gagasan pembubaran bila FPI dianggap telah mengancam negara.

"Pembubaran ormas bukan kewenangan TNI, karena ada aturan dan UU-nya. Tapi kalau FPI sudah dianggap ancaman bagi negara, maka TNI harus melibas mereka," kata Saiful.

Di sisi lain, Dudung menilai penindakan terhadap anggota FPI yang melanggar hukum mestinya masih dalam kewenangan Polri dan bukan TNI.

"Sampai saat ini, menurut kami FPI masih kewenangan Polri untuk menindak secara hukum anggota atau pengurusnya yang melanggar hukum," kata dia.

Sebelumnya, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman berang terhadap ulah FPI beberapa waktu terakhir terutama usai kepulangan Imam Besar mereka, Habib Rizieq Shihab. Dudung juga menginstruksikan pencopotan baliho Habib Rizieq yang terpasang.

Dia juga mengkritik ucapan Habib Rizieq yang dinilai dapat menimbulkan kebencian dan permusuhan di tengah masyarakat.

Jangan coba menganggu persatuan dan kesatuan, jangan merasa mewakili umat Islam, tidak semua. banyak umat Islam yang berkata berucap dan bertingkah laku baik," kata Dudung usai menggelar apel TNI persiapan Pilkada di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/11). (CNN)

Editor/Sumber: Rahmat/CNN Indonesia
Tag: indonesia,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kabar Gembira! Mau Beli Pertalite Seharga Premium, Ini Syaratnya

Kabar Gembira! Mau Beli Pertalite Seharga Premium, Ini Syaratnya

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Pertamina beberapa bulan ini telah meluncurkan promo baru dalam rangka mengajak masyarakat...

Jelang Persiapan Penilaian KKG PKK KB, Kelurahan Koto Panjang Terus Berbenah

Jelang Persiapan Penilaian KKG PKK KB, Kelurahan Koto Panjang Terus Berbenah

MINANGKABAUNEWS, PADANG PANJANG,- Dalam rangka persiapan penilaian KKG PKK KB Kesehatan tingkat Kecamatan. Kelurahan...

Mantul! Ingin Tahu MTQ Nasional ke-XXVIII Download Saja di Playstore

Mantul! Ingin Tahu MTQ Nasional ke-XXVIII Download Saja di Playstore

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Para kafilah dan penonton yang berada di rumah tidak perlu khawatir dengan perlombaan...

Usai Santroni Empat Rumah, Satreskrim Polresta Solok Sergap SY di Koto Baru

Usai Santroni Empat Rumah, Satreskrim Polresta Solok Sergap SY di Koto Baru

Solok - Belum sempat menikmati hasil curiannya usai santroni empat rumah, SY (36) keburu disergap Satuan Reskrim...

Geger Putin Mundur dari Presiden Rusia? Begini Kata Kremlin

Geger Putin Mundur dari Presiden Rusia? Begini Kata Kremlin

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Isu Vladimir Putin akan mundur sebagai PM Rusia makin menguat. Hal ini cukup...


KOMENTAR ANDA



polling cagub sumbar