Monday, 25 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Geger Buya Syafii Blak-blakan Sebut Dewakan Pengaku Keturunan Nabi Budak Spiritual, Sindir Siapa?

Senin, 23 November 2020 - 14:42:03 WIB - 70012
Geger Buya Syafii Blak-blakan Sebut Dewakan Pengaku Keturunan Nabi Budak Spiritual, Sindir Siapa?
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau lebih akrab disapa Buya Syafii menyebut orang-orang yang mendewakan seorang yang mengaku keturunan nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.
Menurutnya, Presiden pertama RI Soekarno sudah pernah mengkritik fenomena yang tidak sehat tersebut.

"Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan nabi adalah bentuk perbudakan spiritual. Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengeritik keras fenomena yang tidak sehat ini," kata Buya melalui akun Twitter @SerambiBuya, dikutip Senin (23/11).

Buya Syafii mengatakan gelar habib dan gelar lain yang mengaku keturunan nabi atau raja akan runtuh jika dihadapkan dengan ayat-ayat Alquran.

"Gelar habib, dan 1.001 gelar lain yang mengaku keturunan nabi, atau keturunan raja, hulubalang/keturunan bajak laut, perompak lanun yang menjadi raja, sultan, dianggap suci oleh sebagian orang akan runtuh berkeping berhadapan dengan penegasan ayat Alquran," kata Buya Syafii.

Buya Syafii tidak mengatakan kelompok masyarakat mana yang dimaksud mendewakan keturunan nabi.

Diketahui, terdapat kelompok masyarakat yang mengidolakan sosok Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Rizieq disebut-sebut sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dengan panggilan habib.

Namun, tak sedikit pihak yang mempertanyakan gelar habib untuk Rizieq tersebut. Seperti Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman menilai seorang yang menyandang status tokoh agama seperti habib atau kiai seharusnya memiliki hati yang baik dan bisa menjaga tutur kata dengan bijaksana di hadapan para pengikutnya.

Rizieq baru pulang ke Indonesia pada 10 November lalu setelah menetap di Arab Saudi selama kurang lebih 3,5 tahun. Kepulangannya disambut antusias pengikutnya hingga menciptakan kerumunan di tengah pandemi Covid-19. (CNN)

Editor/Sumber: Rahmat/CNN Indonesia
Tag: indonesia,metro,muhammadiyah,nasional,opini,peristiwa,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Waduh Jenis Baru Virus Corona di Inggris yang Menular Cepat Ditemukan di Australia

Waduh Jenis Baru Virus Corona di Inggris yang Menular Cepat Ditemukan di Australia

MINANGKABAUNEWS,SUARA -- Beberapa negara Uni Eropa melarang penerbangan dari Inggris untuk menghentikan penyebaran...

Polda Sumbar Ungkap Total 879 Personel Terpapar Covid-19

Polda Sumbar Ungkap Total 879 Personel Terpapar Covid-19

PADANG -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menyebutkan sebanyak 879 personel Polda Sumbar terpapar...

Sampaikan Apresiasi Pada Musda Ke-5 Golkar Pariaman, Genius: Tetap Utamakan Kepentingan Rakyat

Sampaikan Apresiasi Pada Musda Ke-5 Golkar Pariaman, Genius: Tetap Utamakan Kepentingan Rakyat

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- Walikota Pariaman, Genius Umar menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-4 Dewan Perwakilan...

Sah! Warga Indonesia Kini Bisa jadi Pasukan Cadangan TNI, Ada Pangkatnya Juga

Sah! Warga Indonesia Kini Bisa jadi Pasukan Cadangan TNI, Ada Pangkatnya Juga

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Warga Negara Indonesia kini direstui Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi komponen...

Sandiaga Uno Kunker Pertama kali ke Labuan Bajo: Kita akan Gerak Cepat

Sandiaga Uno Kunker Pertama kali ke Labuan Bajo: Kita akan Gerak Cepat

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja pertama...


KOMENTAR ANDA