Monday, 25 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Daerah

Masyarakat Menilai PKS PT SIPP di Desa Buluh Manis, Gagal Kendalikan Limbah

Selasa, 24 November 2020 - 11:00:17 WIB - 497
Masyarakat Menilai PKS PT SIPP di Desa Buluh Manis, Gagal Kendalikan Limbah
Tokoh masyarakat yang juga ketua BPD Desa Buluh Manis

BATHIN SOLAPAN - Masyarakat menilai manajemen PKS PT SIPP gagal mengendalikan limbah bahkan abai dan cuai dengan lingkungan warga di Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tokoh masyarakat sekaligus ketua BPD Desa Buluh Manis Kecamatan Bathin Solapan Masriyanto. Selasa (24/11) mengatakan, perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) meski tegak dan beroperasi di wilayah Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau.

Bersebelahan langsung Desa Buluh Manis dinilai tak berniat menggelar sosialisasinya terhadap lingkungan sekitar yang terkena atau terdampak

Dijelaskan Masriyanto, saat melihat langsung kejadian di aliran sungai Pudu hingga di Jembatan I, Ikan-ikan pada mati. Pada awalnya terjadi mulai 03 Oktober 2020 karena kolam tempat limbah PKS PT SIPP jebol.

"Saat di tempat kejadian saya bersama masyarakat lainnya saat jebol pertama kolam limbah perusahaan terlihat ikan mati bahkan ada yang berat 50 kilogram mengapung mabuk limbah",ujarnya.

Peristiwa jebol kolam limbah yang menyebabkan warga di kesempatan itu bersama 15 warga mendatangi PKS PT SIPP namun keluhan warga tersebut tidak mendapatkan respon sama sekali.

Kemudian terjadi lagi hal yang serupa, jebolnya kolam limbah yang kedua kalinya masyarakat
kembali mendatangi pihak perusahaan. Namun hasil nihil. Waktu itu salah satu dari perusahaan telah berjanji akan ada waktu dan kesempatan warga dengan manajemen bahkan di saat yang sama ada sidak ke lapangan.

Kita sangat berharap agar pihak perusahaan itu peduli terhadap lingkungan. Sebab dengan hadirnya perusahaan di daerah tentunya akan bisa mengurangi pengangguran. Namun apa yang terjadi hingga hari ini jangankan tenaga kerja dari kita giat sosialisasi saja tidak pernah apalagi temu ramah bersama masyarakat membangun silahturahmi. Dan yang dapat sama kita selama ini adalah dampak limbah perusahaan",katanya.

"Diterangkan Masriyanto juga meski perusahaan beroperasi selama tiga tahun belum ada program CSR berjalan",tambah Masriyanto.

Pada kejadian jebolnya kolam limbah untuk kedua kalinya saat itu, contoh limbah yang berserakan di sungai Pudu hingga Jembatan I. Pihak DLH memberikan reaksi langsung hingga turun lapangan. Setelah pihak DLH turun kelokasi hasil juga mentok tanpa ada kabar selanjutnya kepada masyarakat.

Masriyanto menyebutkan jika sikap perusahaan tidak peduli sama sekali dengan keadaan lingkungan. Pemerintah daerah Kabupaten melalui satuan pihak terkait sangat diharapkan bersikap bukan hanya izin saja yang dikeluarkan namun perusahaan harus diarahkan melaksanakan CSR dan sosialisasi terhadap limbah yang telah mencemari lingkungan masyarakat.

"Kita akui bahwa lokasi berdirinya PKS PT SIPP yang berada di wilayah Kelurahan Pematang Pudu, akan tetapi muara pembuangan limbah adalah sungai Pudu di wilayah Desa Buluh Manis Satu-satunya",tambahnya.

Bahkan jika terjadi sikap dari masyarakat atas tidak adanya perhatian, disebutkannya bisa melahirkan kekecewaan. Jangan tunggu masyarakat mengambil tindakan",tukasnya. (Joni)

Editor/Sumber: Aferian
Tag: hukum,riau

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tok! Zul Elfian-Ramadhani Jadi Walikota dan Wakil Walikota  Solok

Tok! Zul Elfian-Ramadhani Jadi Walikota dan Wakil Walikota Solok

MINANGKABAUNEWS, SOLOK -- Pasangan calon kepala daerah nomor urut 2, Zul Elfian-Ramadhani secara meyakinkan syah...

Bekali Awak Media Yang Beretika Dan Profesional, PWI Tanah Datar Gelar KLW Perdana

Bekali Awak Media Yang Beretika Dan Profesional, PWI Tanah Datar Gelar KLW Perdana

MINANGKABAUNEWS, TANAH DATAR - Kurang lebih 35 orang jurnalis muda tengah serius mengikuti pelatihan menulis berita,...

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak Dalam Sepekan, Inggris Lockdown Lagi

Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak Dalam Sepekan, Inggris Lockdown Lagi

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Mutasi virus SARS Cov-2 memaksa Inggris kembali lakukan lockdown. Perdana Menteri Inggris...

Babinramil 03/Sipora Bantu Warga Desa Nemnem Leleu Perbaiki Jembatan yang Roboh

Babinramil 03/Sipora Bantu Warga Desa Nemnem Leleu Perbaiki Jembatan yang Roboh

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI - Jembatan Kayu di Desa NemnemLeleu Kecamatan Sipora selatan menuju arah Katiet roboh di...

Gawat! Pendiri Alibaba Jack Ma Mendadak Hilang Usai Kritik Pedas Pemerintah China

Gawat! Pendiri Alibaba Jack Ma Mendadak Hilang Usai Kritik Pedas Pemerintah China

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Pendiri Alibaba Jack Ma dikabarkan menghilang sejak terakhir berbicara pada forum...


KOMENTAR ANDA