Tuesday, 26 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Pilu, Militer Azerbaijan Beri Tenggat Waktu Warga Sipil Armenia untuk Pergi

Selasa, 24 November 2020 - 13:54:27 WIB - 354
Pilu, Militer Azerbaijan Beri Tenggat Waktu Warga Sipil Armenia untuk Pergi
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Pasukan Azerbaijan memberi waktu tambahan bagi warga sipil Armenia yang belum bisa meninggalkan wilayah Azerbaijan di Nagorno Karabakh. Hal itu dilakukan, menyusul kesepakatan yang dicapai antara Armenia dan Azerbaijan. Kesepakatan ini menjadi pukulan telak buat Armenia yang harus meninggalkan Nagorno Karabakh.

Seperti dilansir, Anadolu Agency Selasa (24/11), sebagian warga Armenia meninggalkan wilayah itu dengan membakar rumah dan bangunan umum. Hal tersebut, nyatanya diizinkan oleh tentara Azerbaijan, seraya memberi waktu ekstra hingga 1 Desember untuk meninggalkan wilayah itu.

Dalam visual yang beredar di media sosial, beberapa warga sipil Armenia terlihat mengibarkan bendera putih di depan tentara Azerbaijan untuk meminta lebih banyak waktu. Berdasarkan pantauan, pasukan Azerbaijan juga terlihat menunggu di depan rumah dan membiarkan orang Armenia membawa barang-barangnya ke dalam truk.

Hubungan antara bekas republik Soviet, Azerbaijan dan Armenia telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh. Setelah 30 tahun berlalu, bentrokan baru meletus pada 27 September kemarin. Dalam konflik terakhir, pasukan Azerbaijan memukul telak tentara Armenia.

Atas dasar itu, pada 10 November, kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran, dan mulai berkomitmen menuju resolusi yang komprehensif.

Selain meninggalkan wilayah yang masih terisi, Armenia juga diharuskan meninggalkan Kalbajar pada 15 November lalu, namun tidak dapat melakukannya dan meminta waktu tambahan hingga 25 November. Sejauh ini, Baku diketahui membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman serta desa dari pendudukan Armenia. (Republika)

Editor/Sumber: Rahmat/Republika.co.id
Tag: internasional,metro,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ternyata Pilot Sriwijaya Air SJY 182 Terjatuh di Kepulauan Seribu Asli Sumbar, Masa Iya?

Ternyata Pilot Sriwijaya Air SJY 182 Terjatuh di Kepulauan Seribu Asli Sumbar, Masa Iya?

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Selain tiga orang penumpang. Diketahui ternyata Pilot pesawat yang terjadi kecelakaan di...

13 Guru di Solok Selatan Positif Covid-19, 5 Sekolah Diliburkan

13 Guru di Solok Selatan Positif Covid-19, 5 Sekolah Diliburkan

SOLOK SELATAN -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat...

Gegara Corona, Indonesia Alami Laju Inflasi Terendah Dalam Sejarah

Gegara Corona, Indonesia Alami Laju Inflasi Terendah Dalam Sejarah

MINANGKABAUNEWS, KESEHATAN -- Laju inflasi Indonesia mencatatkan sejarah baru pada tahun 2020. Pasalnya selama tahun...

Bumi Perkemahan Tusiang Lokasi Strategis yang Dipilih Sebagai Tempat Jambore Jurnalistik

Bumi Perkemahan Tusiang Lokasi Strategis yang Dipilih Sebagai Tempat Jambore Jurnalistik

AGAM -- Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ke 75 Wali Nagari Pasia Laweh mengadakan Jambore Jurnalistik...

Sempat Viral, Akhirnya Kemenkumham Akui Ada 153 Warga China Masuk Indonesia

Sempat Viral, Akhirnya Kemenkumham Akui Ada 153 Warga China Masuk Indonesia

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia...


KOMENTAR ANDA