Monday, 25 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Duh! Pakar Infeksi China Buka Suara Usai Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac

Rabu, 13 Januari 2021 - 13:20:56 WIB - 60929
Duh! Pakar Infeksi China Buka Suara Usai Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac
Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Sinovac, Rabu (13/1/2021) (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Pakar infeksi menular di China mengaku cukup puas dengan hasil uji klinis tahap akhir vaksin Covid-19 Sinovac di Brasil. Butantan Institute yang melakukan uji klinis di Brasil dengan 13.060 sukarelawan menyebut, vaksin tersebut 100 persen efektif mencegah infeksi parah dan sedang, 77,96 persen efektif mencegah infeksi ringan, dan memiliki tingkat kemanjuran secara keseluruhan 50,4 persen.

"Hasil uji vaksin tersebut yang mampu 100 persen mencegah penyakit parah pada populasi berisiko tinggi, dan secara efektif mengontrol morbiditas, serta melindungi setidaknya 50 persen orang dari infeksi, itu sudah cukup baik," kata Direktur Departemen Infeksi Menular Rumah Sakit Utama Peking University, Wang Guiqiang, dikutip media resmi setempat, Rabu (13/1/2021).

Dikutip dari Wall Street Journal, pekan lalu, Butantan menyebut, vaksin Sinovac 78 persen efektif dan menawarkan perlindungan total terhadap kasus berat Covid-19. Klaim itu diprotes oleh sejumlah ilmuwan Brasil yang menyebut bahwa penyelenggara uji coba vaksin telah mempublikasikan informasi yang menyesatkan publik.

Merespons tekanan dari kalangan ilmuwan setempat, Butantan pada Selasa akhirnya memberi penjelasan lebih detail. Menurutnya, tingkat efikasi tersebut hanya mencakup sukarelawan yang mengalami kasus Covid-19 ringan hingga parah.

Sebanyak 22 persen dari sukarelawan yang dimasukkan dalam penghitungan efikasi tersebut adalah mereka yang kena Covid-19 ringan dan membutuhkan bantuan medis. Namun, ketika data dari seluruh sukarelawan diperhitungkan--termasuk yang mengalami kasus Covid-19 derajat "sangat ringan" dan tak memerlukan bantuan medis serta yang asimptomatik--efikasi total vaksin Sinovac merosot menjadi 50,4 persen.

Dengan efikasi 50,4 persen pun, vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac masih memenuhi persyaratan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut WHO, vaksin setidaknya harus memiliki efikasi 50 persen untuk bisa digunakan secara luas. (Rep/Ant)

Editor/Sumber: Rahmat/Republika.co.id/Antara
Tag: internasional,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Resmi Diberhentikan, Wako dan Wawako Solok: Sudah Saatnya

Resmi Diberhentikan, Wako dan Wawako Solok: Sudah Saatnya

MINANGKABAUNEWS, SOLOK -- DPRD Kota Solok, Rabu (13/1/2021) lalu dengan suara bulat melalui rapat paripurna di Laing...

Perang di Depan Mata, Diam-diam Israel Susun Rencana Baru Hancurkan Fasilitas Nuklir Iran

Perang di Depan Mata, Diam-diam Israel Susun Rencana Baru Hancurkan Fasilitas Nuklir Iran

MINANGKABAUNEWS, INTERNASIONAL -- Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel Jenderal Aviv Kochavi telah meminta direktorat...

Satu Warung Ludes Dilahap Sijago Merah di Agam

Satu Warung Ludes Dilahap Sijago Merah di Agam

AGAM -- Satu unit warung milik warga Bukik Batu Apung, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam,...

Gawat! IDI Blak-blakan Ungkap Kenapa Bupati Sleman Bisa Terinfeksi Covid-19 Usai Divaksin

Gawat! IDI Blak-blakan Ungkap Kenapa Bupati Sleman Bisa Terinfeksi Covid-19 Usai Divaksin

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) angkat bicara mengenai Bupati Sleman Sri Purnomo positif...

Seorang Warga di Pasaman Barat Dilaporkan Hilang, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga di Pasaman Barat Dilaporkan Hilang, Diduga Diserang Buaya

PASAMAN BARAT - Rusli, warga Kampung Joring, Nagari Koto Sawah Ujung Gading, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman...


KOMENTAR ANDA