Monday, 25 Jan 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Gila! Brasil Ungkap Vaksin China yang Disuntik ke Jokowi Ternyata Cuma Efektif 50,4 Persen

Rabu, 13 Januari 2021 - 15:43:44 WIB - 10351
Gila! Brasil Ungkap Vaksin China yang Disuntik ke Jokowi Ternyata Cuma Efektif 50,4 Persen
Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Sinovac, Rabu (13/1/2021) (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Brasil mengumumkan vaksin corona CoronaVac buatan Sinovac Biotech efektif 50,4 persen dalam uji coba tahap akhir pada Selasa (12/1).
CoronaVac telah disuntikkan kepada petugas medis yang berada di garda depan saat menangani pasien Covid-19.

Sebelumnya pada pekan lalu telah Institut Butantant merilis vaksin Sinovac 78 persen efektif dalam mencegah kasus ringan yang membutuhkan perawatan, dan 100 persen manjur dalam mencegah kasus sedang hingga serius.

Pada saat itu, mereka tidak menyebutkan tentang kelompok relawan vaksin yang terinfeksi virus corona, meski dengan gejala sangat ringan.

Dengan dimasukkannya hasil dari kelompok tersebut, CoronaVac memiliki efektivitas umum 50,4 persen mencegah penyakit pada pasien.

"Ini adalah vaksin yang aman dan efektif yang memenuhi semua kriteria untuk digunakan dalam kondisi darurat," kata Direktur Butantan Dimas Covas seperti dilansir AFP.

Hasil uji klinis vaksin Sinovac melibatkan 12.500 sukarelawan yang menunjukkan tidak ada efek samping atau reaksi alergi yang signifikan.

"Jika vaksin menolak tes ini, maka bisa jauh lebih baik di tingkat komunitas," kata manajer medis untuk uji klinis di Butanta, Riardo Palacios.

Pada Jumat (8/1) lalu Butantan telah menyerahkan permintaan otorisasi vaksin pertama kepada badan pengawas kesehatan Brasil, Anvisa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan batas minimal efikasi vaksin corona 50 persen. Hasil uji klinis yang ditetapkan Brasil mencatat efektivitas vaksin Sinovac di atas batas minimal yang ditetapkan WHO.

Sementara itu Indonesia mengumumkan hasil uji klinis Sinovac mencapai 65,3 persen. Turki mengumumkan nilai efikasi hasil uji klinis vaksin Sinovac mencapai 91 persen.

Efikasi Sinovac ini juga berada di bawah Pfizer yang memiliki efikasi 90 persen, atau Moderna 95 persen, atau AstraZeneca yang berada di kisaran 60-90persen.

Vaksin Sinovac juga lebih mudah didistribusikan karena cukup disimpan di suhu kulkas pada umumnya, sehingga menjadi incaran negara-negara tropis dengan sistem logistik yang tertinggal dari Amerika Serikat atau negara Eropa.

Pemerintah Brasil encananya akan memesan 100 juta dosis vaksin Sinovac. Angka ini dua kali lipat dari angka pemesanan sebelumnya yang sempat diumumkan sebanyak 46 juta dosis. (CN)

Editor/Sumber: Rahmat/cnnindonesia.com
Tag: indonesia,internasional,kesehatan,metro,nasional,peristiwa,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Selama Sepuluh Tahun Terakhir Jumlah Penduduk di Solok Selatan Meningkat

Selama Sepuluh Tahun Terakhir Jumlah Penduduk di Solok Selatan Meningkat

SOLOK SELATAN -- Dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir berdasarkan hasil Sensus Penduduk yang digelar Badan Pusat...

Duh! Viral Video Polisi Penjaga Menendang ke Arah HRS Saat Masuk Mobil Tahanan

Duh! Viral Video Polisi Penjaga Menendang ke Arah HRS Saat Masuk Mobil Tahanan

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Video viral saat pendiri Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) masuk mobil...

Benarkah Indonesia Akan Mulai Vaksinasi Covid-19 Pada Pertengahan Januari 2021 Ini?

Benarkah Indonesia Akan Mulai Vaksinasi Covid-19 Pada Pertengahan Januari 2021 Ini?

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi memastikan bahwa...

Modal Koperasi DWP Solok Selatan Terus Meningkat

Modal Koperasi DWP Solok Selatan Terus Meningkat

SOLOK SELATAN -- Dari tahun ke tahun perkembangan modal dari Koperasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Solok...

Gawat! Satu Lagi Warga Kota Solok Positif Covid-19

Gawat! Satu Lagi Warga Kota Solok Positif Covid-19

MINANGKAUNEWS, SOLOK -- Bersamaan dengan dinyatakanya satu warga Kota Solok meninggal dunia akibat covid-19, hari ini...


KOMENTAR ANDA