Tuesday, 02 Mar 2021
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Cek Fakta: Benarkah Syekh Ali Jaber Meninggal Akibat Disuntik Vaksin?

Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:57:51 WIB - 28432
Cek Fakta: Benarkah Syekh Ali Jaber Meninggal Akibat Disuntik Vaksin?
Syekh Ali Jaber (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS, NASIONAL -- Sebuah video berdurasi 10 menit tentang almarhum pendakwah Syekh Ali Jaber terlihat beredar di situs berbagi video Youtube pada Kamis (14/1).

Video di Youtube berujudul Jagat Politik itu tampak menyematkan gambar Syekh Ali Jaber yang terbaring di tempat tidur dengan gambar vaksin Sinovac.

"KRONOLGI SYEKH ALI JABER W4F4T,

2 JAM SEBELUM BELIAU W4F4T....

TAK DISANGKA TERNYATA KARNA VAKSIN INI??" demikian sang pengunggah di video itu.

Cuplikan gambar tersebut telah ditonton hingga 121 ribu kali dan disukai 815 pengguna Youtube sampai Jumat (15/1).

Menurut unggahan akun Instagram @yayasan.syekhalijaber, ulama yang meninggal dalam usia 44 tahun tersebut terkonfirmasi Covid-19 pada 29 Desember 2020.

Namun, putra Syekh Ali Jaber, Al Hasan Ali Jaber, mengonfirmasi pendakwah asal Arab Saudi itu telah dinyatakan negatif Covid-19 saat wafat pada Kamis, (15/1/2021)

"Karena kondisinya beliau terus membaik, saya akhirnya memutuskan pulang. Tapi, pada Kamis (14/1) pagi kami dikabarkan kondisi Syeikh Ali Jaber terus menurun, oksigen turun, dan panasnya naik. Meninggalnya Syeikh Ali Jaber dalam kondisi negatif Covid-19," kata Al Hasan Ali Jaber.

Ustaz Yusuf Mansur pun membenarkan kabar soal kondisi Syekh Ali Jaber yang telah terbebas dari Covid-19.

Pria yang dikenal sebagai rekan dekat Syekh Ali Jaber itu menerangkan, pendakwah yang menjadi WNI pada 2011 tersebut wafat akibat penyakit paru-paru.

"Setelah dirawat di RS Yarsi, Syekh Ali Jaber dinyatakan negatif Covid-19 dan meninggal dunia akibat paru-paru," kata Yusuf Mansur.

ANTARA, hingga Jumat (15/1), juga tidak menemukan satu pun berita media arus utama yang memuat keterangan resmi Syekh Ali Jaber meninggal karena mendapatkan suntikan vaksin Sinovac.

Dengan demikian, unggahan di Youtube itu merupakan informasi menyesatkan atau hoaks. (Rep)

Editor/Sumber: Rahmat/Republika.co.id/Antara

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

DPMD Sumbar Memberikan Bantuan Kepada Kodim 0308 / Pariaman

DPMD Sumbar Memberikan Bantuan Kepada Kodim 0308 / Pariaman

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- Dalam rangka TMMD Ke -110 TA. 2021 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi...

Honorer di Solok Diciduk Polisi saat Transaksi Narkoba

Honorer di Solok Diciduk Polisi saat Transaksi Narkoba

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK - Entah takut karena membawa narkoba jenis ganja, IR (23) warga Jalan Puti Indo Jati No. 25...

Temui Demonstran Tuntut Kasus Penyimpangan Dana Covid-19, Ini Pesan Mengejutkan Mahyeldi

Temui Demonstran Tuntut Kasus Penyimpangan Dana Covid-19, Ini Pesan Mengejutkan Mahyeldi

MINANGKABAUNEWS, PADANG -- Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Kota Padang menggelar...

Jembatan Namang Guguak Memprihatinkan, Rezka Minta Tindak Lanjut Dari Pemprov Sumbar

Jembatan Namang Guguak Memprihatinkan, Rezka Minta Tindak Lanjut Dari Pemprov Sumbar

LIMAPULUH KOTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Rebuplik Indonesia (DPR-RI) Rezka Oktoberia meminta pemerintah...

 Hari Perdana, Wako Erman Safar Jadi Irup Apel Gabungan Bersama ASN Pemko Bukittinggi

Hari Perdana, Wako Erman Safar Jadi Irup Apel Gabungan Bersama ASN Pemko Bukittinggi

MINANGKABAUNEWS, BUKITTINGGI-- Walikota Bukittinggi Erman Safar menjadi Inspektur Upacara Apel gabungan bersama...


KOMENTAR ANDA