Sunday, 15 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Melepas Penat Di Puncak Gunung Padang

Sabtu, 11 Juni 2011 - 11:31:42 WIB - 2016
Melepas Penat Di Puncak Gunung Padang


Padang, MNC -- Lokasinya tak jauh dari Jembatan Siti Nurbaya, Padang, Sumatera Barat. Persisnya ini merupakan bukit yang berada pada ketinggian 1.100 mdpl. Obyek wisata ini merupahkan habitat ratusan kera dan juga dilengkapi berbagai koleksi tanaman yang unik.

Selain menawarkan wisata alam, Gunung Padang juga menyimpan wisata sejarah. Di bukit tersebut, pernah ditanam jasad Siti Nurbaya yang mewakili budaya kelam kawin paksa wanita Minang. Kisah roman Kasih Tak Sampai: karangan Marah Rusli tersebut bermula dari keelokan Gunung Padang.

Di Gunung Padang, pengunjung juga akan menjumpai sejumlah meriam tua peninggalan tentara Jepang sebagai benteng pertahanan untuk menghalau musuh yang hendak masuk ke tepian Muara Pantai Padang.

Akses menuju Gunung Padang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di kaki gunung tersebut sebelum melanjutkan dengan berjalan kaki. Uniknya, jalan menuju Gunung Padang itu pengunjung harus mendaki ratusan anak jenjang yang panjang dan berliku.

Kepenatan menaiki anak tangga akan terobati saat melempar pandangan ke sebelah kanan. Indahnya riak gelombang laut, semaraknya gedung-gedung yang menjulang di tengah Kota Padang, dan belasan kapal nelayan lego jangkar, akan Anda temui.

Panorama itu akan mehilangkan kepenatan kaki Anda saat menghitung satu demi satu jenjang menuju puncak Gunung Padang. Selain wisata sejarah, sekelompok anak muda juga memanfaatkan dataran di puncak bukit sebagai areal camping.

Ratusan kuburan cina dengan motif dan ukiran nan indah akan menghiasi setiap jengkal puncak Gunung Padang pegunungan. Tidak hanya itu anda juga disuguhi dengan sensasi goa Jepang yang merupahkan peninggalan bangsa jepang, konon dulunya goa ini dibangun oleh jepang sebagai benteng pertahanan.

Di puncak Gunung Padang anda juga akan menikmati geografis alam Gunung Padang, sambil menikamti kesejukan udara khas pegunungan.

Mumpung masih ada waktu jangan lupa sempatkan untuk jagung bakar. Dimakan ketika masih panas di tengah hawa dinginnya Puncak memang pas banget. Jangan lupakan juga sekoteng sebagai penutup paling oke. (001)

Editor/Sumber:
Tag: padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Anies Baswedan Bertekad Ciptakan Jakarta Kota Ramah Anak dan Lansia Kelas Dunia

Anies Baswedan Bertekad Ciptakan Jakarta Kota Ramah Anak dan Lansia Kelas Dunia

JAKARTA -- Upaya menciptakan Kota Jakarta sebagai Kota Ramah Anak dan Lansia, Tim KLIBSA (whitaagefriendly.or.id)...

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

Kabut Asap Mulai Selimuti Kabupaten Pasaman, Kaban BPBD Himbau Masyarakat Pakai Masker

PASAMAN -- Kabut asap kiriman dari provinsi tetangga mulai dirasakan sebagian besar masyarakat Kabupaten...

Curigai Ada Kejanggalan Proyek Dana Desa, Warga Laporkan Wali Nagari di Limapuluh Kota ini ke Polisi

Curigai Ada Kejanggalan Proyek Dana Desa, Warga Laporkan Wali Nagari di Limapuluh Kota ini ke Polisi

LIMAPULUH KOTA - Merasa janggal atas pengerjaan proyek jalan menggunakan Dana Desa di Jorong Pasarbaru, Nagari...

Susu Serambi Milk Padang Panjang Kantongi Izin Edar dari BPOM RI

Susu Serambi Milk Padang Panjang Kantongi Izin Edar dari BPOM RI

PADANG PANJANG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI berikan Izin Edar Pangan Olahan kepada komoditi Susu Sapi...

Padang Pariaman Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa Dari Menteri Hukum dan HAM RI

Padang Pariaman Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa Dari Menteri Hukum dan HAM RI

PADANG PARIAMAN - Kabupaten Padang Pariaman meraih penghargaan "Anubhawa Sasana Desa" oleh Menteri Hukum dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media