Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Besok, Festival Siti Nurbaya Dibuka Kemenbudpar

Jumat, 01 Juli 2011 - 21:49:31 WIB - 1395
Besok, Festival Siti Nurbaya Dibuka Kemenbudpar


Padang, MinangkabauNews -- Sebagai salah satu upaya melestarikan Budaya Minangkabau, Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Menggelar Festival Siti Nurbaya yang akan dibuka secara langsung olah Kementerian Kebudyaan dan Pariwisata RI di Halaman Taman Budaya Sumbar, besok sore pukul 15.00 WIB Sabtu, (2/7).

Kepala Dinas Budaya dan Pariwista Kota Padang Edi Hasymi mengatakan, diselenggaraknnya festival ini bertujuan untuk melestarikan kembali budaya minang sarat dengan kebersamaan, kesetiaan, kejujuran dan kesederhanaan dan juga untuk memberikan pengenalan kembali kepada generasi selanjutnya tentang budaya permainan anak dan adat istiadat yang berlaku di Ranah Minang.

Lebih lanjut Edi mengungkapkan dengan adanya festival ini, diharapkan akan memberikan kontribusi yang positif bagi kepentingan kebudayaan dan pariwisata di kota Padang.

Dalam festival ini digelar perlombaan seperti : Pemilihan Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri, festival randai, lomba baju kuruang basiba, lomba manggiliang lado, lomba maelo pukek, festival lagu Minang, lomba sandal tampuruang, lomba buat jus pinang, lomba kukua karambia dan lomba Malamang.

Edi Juga melaporkan, kegiatan ini memberikan kreatifias, cinta produk dalam negeri dan demi mengembangkan potensi kota Padang. Peserta terdiri pelajar SMP dan SMA, mahasiswa, kelompok seni, dan masyarakat umum dari 104 kelurahan yang tergabung dalam 11 kecamatan.

Ada 10 perlombaan yang digelar selama even, memperebutkan tropi dan uang tunai Rp100 juta. Acara dibuka dengan pawai bendi dan Maarak Jamba mengitari kawasan Pantai Padang.

WakilWalikota Padang, H. Mahyeldi Ansyarullah,SP, mengatakan budaya tradisional merupakan ciri kepribadian bangsa, yang mutlak harus dikembangkan dan dilestarikan, antara lain dengan menyelenggarakan pagelaran secara periodik, sehingga kita semua dapat mengetahui berbagai kemungkinan untuk mengembangkan dan melestarikan jenis-jenis budaya tradisional yang kita miliki.

Apabila semua komponen melakukan berbagai kajian dengan baik, tentunya budaya tradisional, akan tumbuh dan berkembang sekaligus diminati oleh masyarakat luas.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya dan melestarikan khazanah kebudayaan daerah ; menumbuhkembangkan kreatifitas dan meningkatkan ekonomi warga padang pasca gempa 30 September 2009 lalu. (***)

Editor/Sumber:
Tag: pariwisata

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Memupuk Iman dan Taqwa Generasi Muda, MDTA Al-Manaar Puhun Pintu Kabun Gelar Khatam Quran ke-39

Memupuk Iman dan Taqwa Generasi Muda, MDTA Al-Manaar Puhun Pintu Kabun Gelar Khatam Quran ke-39

BUKITTINGGI - Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Mannar Masjid Muslimin Kelurahan Puhun Pintu Kabun...

Meski Hujan Lebat, Upacara Hari Lahir Pancasila Tetap Berjalan Lancar dan Khidmat

Meski Hujan Lebat, Upacara Hari Lahir Pancasila Tetap Berjalan Lancar dan Khidmat

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni memimpin Upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni...

5 Sifat Ini Harus Kamu Miliki Kalau Mau Sukses Sebagai Roamer di Mobile Legend

5 Sifat Ini Harus Kamu Miliki Kalau Mau Sukses Sebagai Roamer di Mobile Legend

GAME - Kamu yang pada doyan main MLBB pasti ngerasa dongkol dan geram saban tiba waktunya untuk pick jagoan buat...

Sajikan Pemandangan Wisata Pantai Nan Indah, Simagirau Kafe di Mentawai Diserbu Wisatawan

Sajikan Pemandangan Wisata Pantai Nan Indah, Simagirau Kafe di Mentawai Diserbu Wisatawan

MENTAWAI - Simagirau Kafe yang dibuka dua tahun silam, terletak di Pantai Mapaddegat, dan menjadi tempat bersantai bagi...

Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Untuk Berantas Hama Tikus di Sawahlunto

Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Untuk Berantas Hama Tikus di Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Program ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat berdasarkan laporan dari dinas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media