Wednesday, 20 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

SMS Marzuki Menuai Kontroversi, Konflik Internal Makin Panas

Minggu, 10 Juli 2011 - 23:30:08 WIB - 1478
SMS Marzuki Menuai Kontroversi, Konflik Internal Makin Panas


Jakarta -- Tendensi politik di internal Partai Demokrat kian mendidih. Semuanya bermuara dari kasus yang melibatkan bekas Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin. Kini, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie terseret dalam pusaran tendensii itu.

Kasak-kusuk perpecahan di internal Partai Demokrat seperti terkonfirmasi dengan munculnya SMS dari Marzuki Alie yang dikirimkan ke Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY dan seluruh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.

Isi SMS-nya sebenarnya biasa saja. Namun tak biasa karena ada beberapa kata yang cenderung tendensius.
Marzuki Alie tak segan-segan menyentil soal kepemimpinan di DPP Partai Demokrat. Dia menilai manajemen Partai Demokrat saat ini sudah tak efektif lagi. "Saling serang antarpengurus partai bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali. Kelihatanya manajemen partai sudah tidak efektif lagi, apapun perintah DPP. Ini masalah leadership" demikian SMS yang dikirim Marzuki Alie ke Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY.

SMS Marzuki Alie ini mulanya dipicu oleh laporan yang masuk ke ponsel dia saat berada di Rusia. Acara Jakarta Lawyer Club yang tayang di Tvone berubah menjadi forum saling memojokkan antara Ruhut Sitompul, Denny Kailimang, dan Amir Syamsuddin.

Marzuki pun berharap SBY mengambil langkah untuk menyelamatkan partai. "Mohon Kawanbin mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai, kami siap diperintah dan mendukung apapun keputusan Kawanbin sebagai the founding father PD," tulis Marzuki Alie melalui SMS.

SMS yang sebenarnya hanya dikirimkan ke Dewan Pembina Partai Demokrat namun tersebar luas ke publik ini akhirnya menimbulkan spekulasi liar di tengah publik. Tafsir atas SMS itu pun bermunculan. Salah satu yang mengemuka, Marzuki Alie menginginkan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat. Rumor ini memperkuat dugaan sebelumnya yang membawa nama Marzuki Alie dalam pusaran konflik internal dengan memanfaatkan persoalan Nazaruddin.

Namun, spekulasi itu dibantah sepenuhnya oleh Marzuki Alie. Melalui pesan singkat yang diterima INILAH.COM, Minggu (10/7/2011) menyayangkan beredarnya SMS dirinya ke publik. "Saya kirim SMS ke Ketua Dewan Pembina dan tembusannya kepada anggota Dewan Pembina. Itu urusan Dewan Pembina. Aneh, urusan internal bisa beredar keluar," sesal Marzuki.

Dia menegaskan SMS yang dikirim ke Dewan Pembina Partai Demokrat itu sama sekali bukan untuk mendegadrasi DPP Partai Demokrat dan Anas Urbaningrum. Apa yang ia lakukan, kata Marzuki, sesuai dengan mekanisme partai. "Ini justru diperkuat dengan tindakan tegas Ketau Dewan Pembina selaku Ketua Dewa Kehormatan untuk menindak siapapun yang melanggar perintah/intsruksi DPP," katanya.

Marzuki menambahkan apa yang dilakukannya agar tidak terjadi saling serang antar kader Partai Demokrat di media massa yang terang-terang telah dilarang oleh DPP Partai Demokrat. "Kalau dibiarkan Partai Demokrat akan menjadi tontonan yang tidak baik di mata publik," cetus Marzuki.

Ketua DPP Departemen Komunikasi dan Informatika Ruhut Sitompul tanpa tedeng aling-aling menyebutkan SMS Marzuki Alie tersebut bukti yang bersangkutan tidak siap kalah imbas Kongres Partai Demokrat Mei 2010 lalu. "Rupanya saat ini calon yang kalah tidak siap kalah," sindir Ruhut.

Sementara pengamat komunikasi politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Wisnu Martha Adiputra menyebutkan SMS Marzuki Alie memungkinkan dua hal. Pertama, menurut Wisnu, sebagaimana disampaikan Marzuki Alie sebagai bentuk kepedulian Marzuki Alie terhadap Partai Demokrat.

"Peluang yang kedua, terjadi kepanikan di internal Partai Demokrat sehingga menyeret Ketua Dewan Pembina masuk dalam pusaran konflik kader," ungkapnya melalui saluran telepon di Yogyakarta, Minggu (10/7/2011).

Namun Wisnu menepis jika KLB Partai Demokrat bakal terwujud dalam waktu dekat. Menurut dia, wacana tersebut masih jauh menjadi kenyataan. Dia cenderung menilai, secara substansi isi SMS Marzuki Alie menunjukkan kepanikan yang sulit dihindari oleh kader Partai Demokrat. (***)

Editor/Sumber:
Tag: politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

PESISIR SELATAN -- Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya diperuntukkan bagi pahlawan-pahlawan yang telah berjuang...

Mantapkan Muswil PM Sumbar ke16, Rombongan PWPM Sumbar Lakukan Kunjungan ke Pessel

Mantapkan Muswil PM Sumbar ke16, Rombongan PWPM Sumbar Lakukan Kunjungan ke Pessel

PESISIR SELATAN -- PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat menggelar kunjungan ke tuan rumah Musywil yakni PDPM Kabupaten...

Pariwisata Penyumbang PAD Utama, Ini Kata Kepala Bappeda Padang

Pariwisata Penyumbang PAD Utama, Ini Kata Kepala Bappeda Padang

PADANG -- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang, Medi Iswandi mengungkapkan, dalam RPJMD...

Duel Dua Angkot di Padang Hingga Tabrakan, 3 Penumpang Shok dan Satu Penumpang Luka Ringan

Duel Dua Angkot di Padang Hingga Tabrakan, 3 Penumpang Shok dan Satu Penumpang Luka Ringan

PADANG -- Angkot orange jurusan lubuk buaya-pasar raya plat BA 1193 tabrakan dengan angkot jurusan Siteba-Pasar...

HMI Cabang Lubuk Sikaping Gelar Intermediate Training Tingkat Nasional

HMI Cabang Lubuk Sikaping Gelar Intermediate Training Tingkat Nasional

LUBUK SIKAPING - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lubuk Sikaping menyelenggarakan Latihan Kader II (Intermediate...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media