Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Daerah

Rayakan Lebaran di Kampung, IKTU Agam Gelar Pulang Basamo

Senin, 20 Juli 2015 - 00:19:25 WIB - 2183
Rayakan Lebaran di Kampung, IKTU Agam Gelar Pulang Basamo


Agam, MinangkabauNews -- Ikatan Keluarga Tiku Utara (IKTU) yang berasal DKI Jakarta, Sumut, Pekanbaru dan Batam menggelar "pulang basamo" (kunjungan bersama) ke Agam, Sumatera Barat pada Minggu, (19/7). Mereka disambut Bupati Agam Indra Catri di Palembayan, Agam.

Bupati Agam, Indra Catri mengatakan banyak manfaat bagi perantau pulang ke kampung halaman saat Idul Fitri. Kegiatan dimaksud sangat berguna untuk memperkenalkan keluarga, istri terutama anak-anak kepada kehidupan alam Minangkabau dengan segenap aspeknya.

"Makanya pulang basamo ini merupakan salah satu upaya mewariskan adat dan budaya Minang kepada generasi yang lahir dan besar diperantauan, sehingga sekaligus para perantau yang pulang ke kampung bisa menjadi contoh bagi sanak dikampung karena keberhasilannya," terang Indra Catri.

Disisi lain, menurutnya aktivitas tersebut juga bisa mempererat silaturahmi secara umum antara rantau dan kampung. Anak-anak yang lahir diperantauan akan mengenal karib kerabatnya di kampung halaman. Mereka juga mengenal kampung asal orangtua mereka. Dengan demikian akan tumbuh rasa cinta ke kampung halaman ataupun kerinduan tersendiri yang tidak bisa dinilai oleh finansial sekalipun.

"Pulang ke kampung halaman bagi perantau juga sebagai bukti kalau mereka telah berhasil di perantauan. Setidaknya, mereka mampu memboyong keluarga ke kampung halaman. Bagi anak Minang itu sebuah kebanggaan," terang Indra Catri.

Kepulangan mereka memang sangat dinanti-nantikan karibkerabat mereka dikampung halaman. Banyak faktor yang mendorong warga dikampung halaman menantikan kepulangan para perantau. Salah satunya adalah mengharapkan dukungan moril dan material untuk pembangunan kampung halaman.

Bupati menambahkan, selama ini sudah terbukti, banyak buah pemikiran yang bernas terbit dari perantau. Mereka memiliki ide yang mungkin diperoleh dari kejauhan, serta mendukung penuh program dari pemerintah secara bergotong-royong.

"Mereka telah banyak belajar dari alam, sesuai dengan falsafah adat Minangkabau Alam Takambang Jadi Guru. Makanya tidak heran bila mereka memiliki banyak buah pikir, yang bisa digunakan untuk membangun kampung halaman," tambah Dt. Malako Nan Putiah itu.

Ketua IKTU Jakarta Musnal Chan mengatakan, "Pulang Basamo" ini merupakan sebagai wujud kerinduan terhadap kampung halaman sebagai tempat kelahiran dan tuah bagi para perantau. "Sejauh-jauh terbang bangau, kembalinya ke kubangan juga. Kegiatan Pulang Basamo ini baru pertama kali digelar sejak terakhir tahun 90-an.

Menurutnya, makna dari kerinduan itu adalah dalam rangka merajut kasih dan tali silahturahmi antara sanak di kampung dan rantau. "Adanya pertemuan seperti ini dapat berkumpul-kumpul lagi dengan sanak keluarga, apalagi tepatnya pada bulan idul fitri.

Musnal Chan menambahkan, tahun ini banyak para perantau pulang. Menurutnya, sedikitnya ada sekitar seratusan kendaraan mobil yang dipakai untuk pulang kampung yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Tiku Utara DKI Jakarta, Sumut, Pekanbaru dan Batam. "Saking banyaknya, masih ada sepertiga dari ini sanak perantau yang sedang diperjalanan menuju kampung halaman. Kita berharap silahturahmi ini bisa dibina terus dalam merajut kasih, membangun kampung halaman yang kita dicintai," pintanya.

Tokoh Masyarakat Tiku Utara sekaligus Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, berharap pertemuan ini dapat menjalin keakraban antara anak kemenakan, sehingga terciptanya komunikasi yang baik dan memberikan kesan yang indah untuk kemajuan nagari pada masa mendatang terutama dalam mendukung program-program yang telah dibuat oleh pemerintah guna pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Panitia Bagindo Marten, menambahkan bahwa kegiatan "Pulang Basamo" IKTU ini selain silahturahmi juga ditambah dengan kegiatan keagamaan, seperti shalat jenazah, hafiz al-quran, dan beberapa jenis pertandingan olahraga seperti Volly, sepak bola, dan catur, dan perlombaan kesenian anak nagari. (009)

Editor/Sumber:
Tag: agam,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Persiapan Capai 90 Persen, Jambore ke-2 di Mentawai Siap Dihelat

Persiapan Capai 90 Persen, Jambore ke-2 di Mentawai Siap Dihelat

MENTAWAI -- Jambore ke ll gerakan Pramuka cabang Kabupaten Kepulauan Mentawai yang akan di helat besok resmi akan di...

Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, Disdik Padang Buka UPTD Layanan Ini

Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, Disdik Padang Buka UPTD Layanan Ini

PADANG -- Sistem penyelenggaraan pendidikan di Kota Padang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk...

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

TRAVEL -- Liburan menjelajah pulau kini menjadi aktivitas seru yang mulai populer dilakukan para wisatawan saat...

Penerimaan CPNS di Mentawai Menuai Protes, Mantan Ketua DPRD Mentawai Angkat Bicara

Penerimaan CPNS di Mentawai Menuai Protes, Mantan Ketua DPRD Mentawai Angkat Bicara

MENTAWAI -- Formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai di...

Masjid Besar Arafah Terima 20 Al-Quran, Imam Masjid Sampaikan Ini

Masjid Besar Arafah Terima 20 Al-Quran, Imam Masjid Sampaikan Ini

BENGKALIS -- Imam Masjid Masjid Besar Arafah Drs H Nasuha menerima wakaf 20 Al-Quran dari perusahaan PT Nawakara...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media