Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Orgen Mesum Sambil Saweran Semakin Marak di Padangpariaman

Senin, 07 September 2015 - 03:54:34 WIB - 30692
Orgen Mesum Sambil Saweran Semakin Marak di Padangpariaman


Padangpariaman, Minangkabaunews - Aksi pornoaksi yang berkedok pertunjukan musik orgen tunggal semakin meresahkan masyarakat Padangpariaman. Aktifitas mesum yang dipadu dengan pakaian biduan yang tidak senonoh tersebut menjadi polemik di Padangpariaman.

Tontonan yang tidak sesuai dengan norma masyarakat Minangkabau tersebut sangat merusak moral dan ditentang banyak orang.

salah satu yang menentang praktek mesum tersebut adalah Organisasi Pekerja Seni (OPSI) Padangpariaman. Menurut OPSI, aktifitas orgen tunggal yang diselipi goyang sawer ini sungguh tidak dapat ditoleransi lagi.

Ketua OPSI Padangpariaman Roni menyebutkan, praktek mesum ini terus berlanjut karena adanya pembiaran dari pemilik usaha orgen tunggal serta pembiaran biduan mempertontonkan auratnya dan menerima saweran yang memicu perbuatan cabul.

"Kalau usaha orgen tunggalnya ingin banyak order dan carteran, maka mereka menyediakan biduan-biduan untuk saweran dan melakukan pornoaksi dan pornografi," kata Roni.

Lebih parah lagi, katanya, kini sebagian artis penyanyi yang dulunya baik-baik dalam bernyanyi, ikut terseret arus. "Semua karena faktor ekonomi. Kami berusaha bertahan, tapi konsekwensinya kami kekurangan job. Bagi yang tak kuat iman, karena himpitan ekonomi yang kian berat, akhirnya ikut-ikutan," katanya.

OPSI mendesak, perbuatan pornoaksi demikian tak lagi dikerjakan. Hal itu juga membuat jelek nama pelaku seni. Namun, permintaan OPSI malah ditanggapi sinis. Malah, pengurus OPSI yang menaungi pekerja seni di Piaman, mendapat teror dari orang tak dikenal.

"Soal ancaman sudah sering. Tapi, kami akan terus menyuarakan agar pertunjukan orgen sopan. Kami tidak akan gentar demi mengembalikan marwah musik sebagai hiburan yang tidak mengangkangi nilai moral," ungkap Roni.

Ancaman kerap bermula dari himbauan baik-baik yang disampaikan OPSI melalui media sosial. "Kami hanya 8 kelompok orgen. Sementara, total pelaku bisnis orgen di Padangpariaman lebih dari 200," sebut Roni.

OPSI, katanya, awalnya didirikan sebagai wadah silaturahmi dan sosial untuk merekat hubungan antara pengusaha dan artis orgen. Menyikapi fenomena orgen mesum, OPSI membuat garis tegas agar anggotanya tidak melakukan praktek orgen mesum. Tidak sedikit anggota yang dulunya bersedia memenuhi tuntutan organisasi, akhirnya keluar, karena tekanan ekonomi.

Ketua OPSI Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan, organisasinya telah melakukan MoU dengan Polres Padangpariaman tentang menolak penampilkan artis orgen tunggal yang melakukan aksi pornoaksi dan pornografi. "Kita membentuk organisasi ini, karena tindakan artis yang melakukan aksi porno aksi telah kelewatan batas. Kita dalam organisasi ini sangat menentangnya. Makanya, kita melakukan MoU dengan pihak kepolisian dan Pemkab Padangpariaman," tuturnya.

Kemudian Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni telah mengimbau agar setiap nagari menerbitkan aturan yang melarang praktek orgen mesum. Ia beralasan, karenal lokasi penyelanggaraan acara lebih dekat dengan domisili aparat pemerintahan nagari.

Sehingga pencegahan yang lebih cepat, hanya bisa dilakukan aparat nagari. Sementara, sejauh ini, Polres Padangpariaman baru bertindak dengan mengumpulkan para pengusaha orgen.

"Mereka sama sekali melakukan pembiaran terhadap praktek orgen mesum, sehingga penyedia jasa sawer tetap leluasa beraksi," tandasnya mengakhiri. (psm)

Editor/Sumber: -
Tag: padang,padang-pariaman,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Klaster Temboro Kembali Tambah Satu Pasien Covid-19 di Dharmasraya

Klaster Temboro Kembali Tambah Satu Pasien Covid-19 di Dharmasraya

DHARMASRAYA -- Ada satu pasien Dharmasraya kasus impor atau bukan tertular di Sumbar yang berasal dari klaster Temboro...

Polres Agam Distribusikan 10 Ton Beras Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Polres Agam Distribusikan 10 Ton Beras Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

AGAM -- Dalam upaya penangulangan dampak Covid-19, Kepolisian Resor (Polres) Agam distribusikan bantuan bahan pokok...

Moment HUT Ke-70 Kodam I Bukit Barisan, Kodim 0319 Mentawai Lakukan Bedah Rumah

Moment HUT Ke-70 Kodam I Bukit Barisan, Kodim 0319 Mentawai Lakukan Bedah Rumah

MENTAWAI -- Kodim 0319/Mentawai melaksanakan Karya Bhakti berupa bedah rumah dalam rangka HUT ke 70 Kodam I Bukit...

Di Tengah Tensi Dunia, Israel Tiba-tiba Luncurkan Rudal Balistik Canggih Baru Berakurasi Tinggi

Di Tengah Tensi Dunia, Israel Tiba-tiba Luncurkan Rudal Balistik Canggih Baru Berakurasi Tinggi

INTERNASIONAL - Di tengah memanasnya tensi dunia yang melibatkan negara-negara besar seperti Amerika, China dan Rusia....

Lawan Covid-19, Tim Disinfeksi Lakukan Strelisasi di Sejumlah Titik Kumpul di Padang Panjang

Lawan Covid-19, Tim Disinfeksi Lakukan Strelisasi di Sejumlah Titik Kumpul di Padang Panjang

PADANG PANJANG -- Perang Lawan Covid-19, Tim Disinfeksi Padang Panjang melakukan penyemprotan disinfektan (strelisasi,...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu