Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Polisi Razia Sandal Kontroversial Berlafaz Allah di Padangpariaman

Sabtu, 24 Oktober 2015 - 17:02:17 WIB - 1557
Polisi Razia Sandal Kontroversial Berlafaz Allah di Padangpariaman


Padangpariaman, Minangkabaunews - Sendal jepit berlafazkan Allah dirazia petugas polsek Nan Sabaris. Namun, saat dirazia, petugas tidak menemukan sandal jepit yang menuai kontroversi tersebut. Petugas melakukan razia sejumlah toko dan pasar di wilayah hukumnya.

Dalam razia dan penyelidikan itu, petugas gabungan unit melakukan pemeriksanaan seluruh sandal dan sepatu yang dipajang, petugas juga melakukan pengecekan sendal dan sepatu di gudang toko.

Seperti yang dilansir dari posmetro, Kapolsek Nan Sabaris, AKP Gunawan Wibisono didampingi Kanitreskrim Polsek Nan Sabaris, Aiptu Jhon Hendri menuturkan, penyelidikan dan razia dilakukan untuk menyikapi beredarnya sandal yang bertulisan lafaz Allah pada bagian alas bawahnya itu. Selain digelar di wilayah hukum Polsek Nan Sabaris, razia dan penyelidikan juga dilakukan oleh seluruh Polsek diwilayah hukum Polres Padangpariaman.

"Seperti yang diperintahkan Kapolres Padangpariaman, kita melakukan razia dan penyelidikan, untuk beberapa hari ini, belum kita temukan sendal itu. Kita cek dipajangan dan juga gudang toko yang ada diwilayah kita. Rencananya kita juga akan lanjutkan pada hari-hari pasar yang memungkinkan ada pedagang dari luar masuk," tuturnya.

Sebagai tindakan lanjutan, sandal ataupun sepatu yang ditemukan nanti dalam kegiatan razia dan penyelidikan akan dikumpulkan di Polsek untuk dimusnahkan. Meskipun beberapa waktu yang lalu, pihak produsen sandal itu telah meminta maaf dan telah memusnahkan, namun produk telah terlanjur beredar.

"Jika nanti ada yang kita temukan, kita akan bawa ke kantor, kita kumpul untuk segera dimusnahkan. Meskipun produsen telah meminta maaf dan memusnahkan, namun produk sudah terlanjur beredar, itulah tugas kita untuk mengumpulkan dan memusnahkan," ulasnya.

Menurutnya, beredarnya sandal yang berlafazkan Allah pada bagian alasnya sangat memicu penentangan dari umat Islam. Keberadaan sendal berlafazkan Allah pada bagian alas, dianggap sebagai bentuk penghinaan bagi umat Islam Sementara itu, ketua Remiska Masjid Jihad Kabun, Nan Sabaris, J J Ansory menyesalkan beredarnya sandal berlafazkan Allah.

Menurutnya, tindakan produsen jelas melakukan penghinaan bagi umat Islam. Dari foto sendal berlafazkan Allah yang ia unduh dari internet, sangat jelas bagian alas sendal bertuliskan Allah. "Lafaznya jelas, bukan terbentuk karena efek putus-putus garis, ini sangat jelas dan tidak perlu sudut penglihatan untuk memastikan ini kesalahan error, ini seperti kesenggajaan," ujarnya geram.

Meskipun produsen telah meminta maaf dan membakar sendal itu, Ia meminta aparat memastikan tidak ada lagi sandal berlafazkan Allah beredar. (psm)

Editor/Sumber:
Tag: hukum,kriminal,padang-pariaman,reliji,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pecatur Ruby Tamono asal Sumbar Raih Emas Porwil Bengkulu 2019

Pecatur Ruby Tamono asal Sumbar Raih Emas Porwil Bengkulu 2019

...

Peduli Sesama, PSHT Pessel Gelar Baksos Donor Darah

Peduli Sesama, PSHT Pessel Gelar Baksos Donor Darah

PESISIR SELATAN -- Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Pesisir Selatan mengadakan kegiatan...

Bupati Pasaman Lepas 9 Atlet Korpri Pasaman Mengikuti PORNAS Korpri Ke-XV di Bangka Belitung

Bupati Pasaman Lepas 9 Atlet Korpri Pasaman Mengikuti PORNAS Korpri Ke-XV di Bangka Belitung

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis melepas kontingen atlet Korpri Kabupaten Pasaman untuk mengikuti Pekan Olah...

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, SD IT Madani Lubuk Basung Gelar Program Market Day

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, SD IT Madani Lubuk Basung Gelar Program Market Day

AGAM - Perkenalkan anak didik dunia Usaha di usia dini, SD IT Madani Lubuk Basung, Kabupaten Agam gelar program Market...

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

AGAM - Buncah, ditemukan jasad remaja di tepi aliran sungai sawah, Kampung Dagang Kampung Dagang Jorong Malabur, Nagari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media