Monday, 24 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Makan

Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?

Kamis, 19 November 2015 - 10:03:44 WIB - 1389
Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?


Padang - Pemko Padang akan menerapkan standarisasi tempat makan berizin bagi seluruh rumah makan atau restoran yang ada di lingkungannya.

Standardisasi tersebut, dapat menjadi referensi bagi wisawatan, di mana tempat makan yang direkomendasikan oleh pemerintah dae​rah (pemda).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, standardisasi tempat makan ini, merupakan upaya penghapusan pemalakan di bidang kuliner. Disbudpar bersama sejumlah SKPD terkait, seperti ​Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah, Bapedalda, ​ akan menstandardisasi 256 rumah makan yang berizin di Kota Padang.

"Nanti akan ada stiker di depan rumah makan, very recommended atau recomended kemudian umumkan di media," kata Medi di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (18/11).

Menurutnya, kuliner yang baik tidak hanya dilihat dari keberadaan harga pada daftar menu. Namun, penilaian itu juga berdasarkan bagaimana restoran menjaga kebersihannya, apakah restoran tersebut patuh membayar pajak​, dan bagaimana kondisi toiletnya. Dengan penilaian itu Pemkot Padang dapat merekomendasikan restoran dan tempat jalan-jalan untuk wisatawan.

Standardisasi ini juga​ dapat digunakan oleh Pemkot Padang menjawab keluhan dari wisatawan terkait mahalnya harga makanan di sejumlah objek wisata Kota Padang.

"Kita harus mendidik dengan sistem, kalau hanya sosialisasi saja, percuma, nggak ada hasilnya," ujar dia.

Standardisasi tersebut akan dimulai pada Januari 2016. Setiap tiga bulan sekali, Pemkot Padang akan mengecek restoran-restoran yang sudah distandardisasi. Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk proses standardisasi restoran, sekitar Rp 16 juta. Medi optimistis mendidik masyarakat Kota Padang dengan sistem dapat berhasil.

"Sekarang tinggal tempat makan ​(yang tidak berizin) ​itu mau mengikuti sesuai standardisasi pemda atau tidak. Kalau tidak, ya tidak direkomendasikan pada konsumen," tuturnya. (rol)


Editor/Sumber:
Tag: daerah,kesehatan,makan,padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Berantas TB di Padang, SSR TB-HIV Aisyiyah Care Lakukan Ini

Berantas TB di Padang, SSR TB-HIV Aisyiyah Care Lakukan Ini

PADANG -- Tim SSR TB-HIV Care Aisyiyah Padang menggelar capacity building of CSO 3-4 management programmatic dan...

Menilik Lebih Dekat Media Center Asian Games Jakarta

Menilik Lebih Dekat Media Center Asian Games Jakarta

Oleh Ikhlas Bakri Seiring akan diselenggarakannya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat di Padang...

Expedisi Pesan Muhammadiyah dari Ranah Minang

Expedisi Pesan Muhammadiyah dari Ranah Minang

PADANG PANJANG - Memasuki hari kedua perjalanan expedisi Pesan Muhammadiyah dari Ranah Minang, banyak dibumbui cerita...

KPU Tanah Datar Menerima LADK Badan Pemenangan Prabowo-Sandi

KPU Tanah Datar Menerima LADK Badan Pemenangan Prabowo-Sandi

TANAH DATAR - Team Pemenangan Prabowo-Sandi Tanah Datar, Sumbar menyerahkan LADK (Laporan Awal Dana Kampanye) kepada...

Pemerataan Pembangunan Hingga Revolusi Mental Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota

Pemerataan Pembangunan Hingga Revolusi Mental Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA - Dalam upaya mewujudkan Misi V dalam RPJMD Tahun 2016-2021 dalam memperkuat kelembagaan nagari untuk...


KOMENTAR ANDA



DCT Sumbar Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media