Wednesday, 18 Jul 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Makan

Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?

Kamis, 19 November 2015 - 10:03:44 WIB - 1300
Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?


Padang - Pemko Padang akan menerapkan standarisasi tempat makan berizin bagi seluruh rumah makan atau restoran yang ada di lingkungannya.

Standardisasi tersebut, dapat menjadi referensi bagi wisawatan, di mana tempat makan yang direkomendasikan oleh pemerintah dae​rah (pemda).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, standardisasi tempat makan ini, merupakan upaya penghapusan pemalakan di bidang kuliner. Disbudpar bersama sejumlah SKPD terkait, seperti ​Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah, Bapedalda, ​ akan menstandardisasi 256 rumah makan yang berizin di Kota Padang.

"Nanti akan ada stiker di depan rumah makan, very recommended atau recomended kemudian umumkan di media," kata Medi di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (18/11).

Menurutnya, kuliner yang baik tidak hanya dilihat dari keberadaan harga pada daftar menu. Namun, penilaian itu juga berdasarkan bagaimana restoran menjaga kebersihannya, apakah restoran tersebut patuh membayar pajak​, dan bagaimana kondisi toiletnya. Dengan penilaian itu Pemkot Padang dapat merekomendasikan restoran dan tempat jalan-jalan untuk wisatawan.

Standardisasi ini juga​ dapat digunakan oleh Pemkot Padang menjawab keluhan dari wisatawan terkait mahalnya harga makanan di sejumlah objek wisata Kota Padang.

"Kita harus mendidik dengan sistem, kalau hanya sosialisasi saja, percuma, nggak ada hasilnya," ujar dia.

Standardisasi tersebut akan dimulai pada Januari 2016. Setiap tiga bulan sekali, Pemkot Padang akan mengecek restoran-restoran yang sudah distandardisasi. Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk proses standardisasi restoran, sekitar Rp 16 juta. Medi optimistis mendidik masyarakat Kota Padang dengan sistem dapat berhasil.

"Sekarang tinggal tempat makan ​(yang tidak berizin) ​itu mau mengikuti sesuai standardisasi pemda atau tidak. Kalau tidak, ya tidak direkomendasikan pada konsumen," tuturnya. (rol)

Editor/Sumber:
Tag: daerah,kesehatan,makan,padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

TMMD ke-102 di Pasaman Barat Kabulkan Impian Masyarakat Situak

TMMD ke-102 di Pasaman Barat Kabulkan Impian Masyarakat Situak

PASAMAN BARAT - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-102 di Jorong Situak Barat, Nagari Ujung...

Perempat Final Piala Dunia 2018, Luka Modric: Kroasia Tak Anggap Remeh Rusia

Perempat Final Piala Dunia 2018, Luka Modric: Kroasia Tak Anggap Remeh Rusia

PIALA DUNIA 2018 - Gelandang Kroasia Luka Modric tidak akan mengangap remeh lawanya di perempat-final Piala Dunia,...

DPC Gerindra Pasaman Serahkan Berkas Pendaftaran DCS ke KPU

DPC Gerindra Pasaman Serahkan Berkas Pendaftaran DCS ke KPU

PASAMAN - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pasaman Bustomi,SE secara resmi mendaftarkan Daftar...

Fakta-fakta Menarik Usai Brasil Singkirkan Meksiko dari Piala Dunia 2018

Fakta-fakta Menarik Usai Brasil Singkirkan Meksiko dari Piala Dunia 2018

PIALA DUNIA 2018 - Timnas Brasil berhasil melangkahkan kakinya ke babak perempatfinal Piala Dunia 2018. Selecao sukses...

Inilah yang Disampaikan DPC Demokrat Tanah Datar Setelah Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU

Inilah yang Disampaikan DPC Demokrat Tanah Datar Setelah Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU

Tanah Datar - Selasa siang (17/7/2018) sekira pukul 10 30 Wib, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Tanah Datar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media