Monday, 18 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Makan

Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?

Kamis, 19 November 2015 - 10:03:44 WIB - 1697
Pemko akan Terapkan Standar Khusus bagi Rumah Makan Padang, Apa Sajakah Itu?


Padang - Pemko Padang akan menerapkan standarisasi tempat makan berizin bagi seluruh rumah makan atau restoran yang ada di lingkungannya.

Standardisasi tersebut, dapat menjadi referensi bagi wisawatan, di mana tempat makan yang direkomendasikan oleh pemerintah dae​rah (pemda).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, standardisasi tempat makan ini, merupakan upaya penghapusan pemalakan di bidang kuliner. Disbudpar bersama sejumlah SKPD terkait, seperti ​Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah, Bapedalda, ​ akan menstandardisasi 256 rumah makan yang berizin di Kota Padang.

"Nanti akan ada stiker di depan rumah makan, very recommended atau recomended kemudian umumkan di media," kata Medi di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (18/11).

Menurutnya, kuliner yang baik tidak hanya dilihat dari keberadaan harga pada daftar menu. Namun, penilaian itu juga berdasarkan bagaimana restoran menjaga kebersihannya, apakah restoran tersebut patuh membayar pajak​, dan bagaimana kondisi toiletnya. Dengan penilaian itu Pemkot Padang dapat merekomendasikan restoran dan tempat jalan-jalan untuk wisatawan.

Standardisasi ini juga​ dapat digunakan oleh Pemkot Padang menjawab keluhan dari wisatawan terkait mahalnya harga makanan di sejumlah objek wisata Kota Padang.

"Kita harus mendidik dengan sistem, kalau hanya sosialisasi saja, percuma, nggak ada hasilnya," ujar dia.

Standardisasi tersebut akan dimulai pada Januari 2016. Setiap tiga bulan sekali, Pemkot Padang akan mengecek restoran-restoran yang sudah distandardisasi. Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk proses standardisasi restoran, sekitar Rp 16 juta. Medi optimistis mendidik masyarakat Kota Padang dengan sistem dapat berhasil.

"Sekarang tinggal tempat makan ​(yang tidak berizin) ​itu mau mengikuti sesuai standardisasi pemda atau tidak. Kalau tidak, ya tidak direkomendasikan pada konsumen," tuturnya. (rol)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber:
Tag: daerah,kesehatan,makan,padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hadir di Java Jazz 2019, Begini Harapan Sandiaga

Hadir di Java Jazz 2019, Begini Harapan Sandiaga

JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku bangga dan memberikan apresiasi besar terhadap...

Satu Unit Rumah di Tanah Datar Diterjang Longsor, Seorang Bocah Tewas Tertimbun

Satu Unit Rumah di Tanah Datar Diterjang Longsor, Seorang Bocah Tewas Tertimbun

TANAH DATAR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jorong Padang Datar Nagari Simawang Kecamatan Rambatan, Tanah Datar...

TMMD ke 104 di Mentawai Buka Akses Jalan ke Arah Desa Betumonga

TMMD ke 104 di Mentawai Buka Akses Jalan ke Arah Desa Betumonga

MENTAWAI - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104, buka akses jalan ke arah Desa Betumonga, pembukaan jalan...

Sijago Merah Mengamuk, Tiga Unit Rumah di Pasaman Barat Ludes Terbakar

Sijago Merah Mengamuk, Tiga Unit Rumah di Pasaman Barat Ludes Terbakar

PASAMAN BARAT - Sijago merah mengamuk, tiga unit rumah di belakang Pasar Simpang Empat, Jorong Simpang Empat, Nagari...

Saat Menghadiri Acara HUT Pol PP ke 69, Wakil Walikota Pariaman Sampaikan Hal Ini

Saat Menghadiri Acara HUT Pol PP ke 69, Wakil Walikota Pariaman Sampaikan Hal Ini

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, bersama Walikota dan Bupati seluruh Indonesia, hadiri Hari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media