Sunday, 15 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Ciptakan Penyiaran Legal dan Sehat, KPID Sumbar Ajak Masyarakat Awasi Lembaga Penyiaran

Jumat, 11 Desember 2015 - 21:22:10 WIB - 1319
Ciptakan Penyiaran Legal dan Sehat, KPID Sumbar Ajak Masyarakat Awasi Lembaga Penyiaran


Bukittinggi, MinangkabauNews -- Untuk menghindari perubahan perilaku masyarakat ke arah negatif, akibat pengaruh program siaran televisi dan radio, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat (KPID Sumbar), menggelar sosialisasi peraturan perizinan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Penyiaran (P3SPS), di Aula Istana Bung Hatta Bukittinggi, Kamis (10/12).

"Penyiaran yang sehat, pertama regulasi aturan main, ada regulator dan penegakkan aturan. KPID disini untuk kawal dunia penyiaran agar dalam posisi yang benar berupa legalitas lembaga penyiaran dan content penyiaran yang memberikan edukasi," kata Komisioner KPID Sumbar bidang perizinan, Yumi Ariyati

Yumi Ariyati mengatakan berdasarkan UU No 32 Tahun 2002( Pasal 33 ayat 1 dan pasal 4) dan PP 50 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Swasta, bahwa sebelum menyelenggarakan kegiatannya lembaga penyiaran wajib memperoleh izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) yang diberikan pemerintah melalui KPI.

Menurutnya, Perizinan lembaga penyiaran merupakan sarana untuk membagi sumber daya frekuensi yang sangat terbatas sehingga mencegah bahaya dan melindungi kepentingan publik yang lebih besar dari suatu aktivitas badan hukum atau perorangan.

Hasil temuan KPID Sumbar di lapangan menyatakan Saat ini masih banyak lembaga penyiaran di Sumatera Barat yang melakukan kegiatan penyiaran berdasarkan Izin Penyelenggara Penyiaran Sementara yang berdurasi 6 bulan untuk Radio dan 1 tahun untuk Televisi, sehingga banyak Lembaga Penyiaran yang bersiaran melewati batas izin sementara dan tidak diperpanjang.

Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sumbar, Rino Zulyadi menegaskan lembaga penyiaran wajib menyiarkan isi siaran yang tidak bertentangan dengan pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran sehingga yang isi siaran yabg diterima oleh masyarakat adlah penyiaran yang bebas dari sara, cacian, hinaan, hate speech dan juga perilaku-perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, adat dan nilai nilai budaya.

Komisioner Bidang Kelembagaan KPID Sumbar, Deri Rizal menyampaikan dalam rangka menciptakan penyiaran yang sehat dan mencerdaskan diperlukan sinergi dengan seluruh pihak,artinya pengawasan conten siaran tidak hanya dari Pemerintah dan KPID saja melainkan juga menuntut peran aktif masyarakat melalui Forum Masyarakat Peduli Peduli Penyiaran. (Deri Rizal)

Editor/Sumber:
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mantapkan Persiapan HUT PMI Ke 74, Relawan Lakukan Ini

Mantapkan Persiapan HUT PMI Ke 74, Relawan Lakukan Ini

BUKITTINGGI - Relawan dan anggota PMR PMI Kota Bukittinggi serta kepala markas dan staf melakukan kerja gotong royong...

Pengabdian Masyarakat, UNP Edukasi Pelaku Usaha Songket Halaban

Pengabdian Masyarakat, UNP Edukasi Pelaku Usaha Songket Halaban

LIMAPULUH KOTA -- Pelaku usaha dan industri rumah tangga tenunan songket Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban...

Satreskrim Polres Tanah Datar Ciduk Dua Pelaku Curanmor dan 3 Penadah, 9 Sepeda Motor Jadi BB

Satreskrim Polres Tanah Datar Ciduk Dua Pelaku Curanmor dan 3 Penadah, 9 Sepeda Motor Jadi BB

TANAH DATAR - Maraknya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) akhir-akhir ini menyulut keseriusan Satuan Reskrim...

Dugaan Korupsi Dana Koni Pessel 2017, Polisi: Ada Indikasi Lain Pada Penyelewengan Bonus Atlet

Dugaan Korupsi Dana Koni Pessel 2017, Polisi: Ada Indikasi Lain Pada Penyelewengan Bonus Atlet

PESISIR SELATAN - Kepolisian Resort Kabupaten Pesisir Selatan masih mendalami dugaan tindak pidana korupsi terkait...

Posisi Ketua DPRD Kota Payakumbuh Dijabat Politikus PKS

Posisi Ketua DPRD Kota Payakumbuh Dijabat Politikus PKS

PAYAKUMBUH - Pascapelantikan 25 anggota DPRD Terpilih Kota Payakumbuh periode 2019 -2024 hasil Pemilu 2019 berdasarkan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media