Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

DPRD Padang Pariaman Belajar Pengelolaan Pariwisata ke Kota Makassar

Senin, 14 Desember 2015 - 23:39:54 WIB - 1390
DPRD Padang Pariaman Belajar Pengelolaan Pariwisata ke Kota Makassar


Padang Pariaman -- Menjelang akhir tahun 2015, Komisi IV DPRD Padang Pariaman mengunjungi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemko Makassar yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senen (14/12).

Kunker itu dihadiri Seluruh anggota dewan dari komisi ini hadir, ditambah dari unsur SKPD yang menjadi mitra. Staf ahli bupati Akhiruddin dan Kepala Dinas Kesehata yang diwakili Kabid Pelayanan Kesehatan Syaiful Bahri.

Dalam suasana hangat dan ramah, rombongan disambut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemko Makassar Rusmayani Madjid, Kabid Pengembangan Pariwisata Andika, Kabid Peningkatan SDM dan Masyarakat Amri, serta Kasi Promosi Pariwisata Merita Ikawita.

Menurut Kadis Rusmayani, keinginan untuk melakukan studi banding ke Sumatera Barat sudah tercetus sejak lama. Karena Sumbar yang identik dengan Ranah Minang punya alam, adat dan budaya yang tak kalah dengan daerah lainnya.

Di Makasar menurut Rusmayani, meskipun kunjungan wisata selalu meningkat, tapi masih dianggap sebagai SKPD pilihan. Tetapi sumbangan PAD dari sektor ini sekitar Rp185 milyar untuk 2015 dan ditargetkan sebesar Rp197 milyar pada 2016.

Dalam mengembangkan pariwisata dan meningkatkan jumlah kunjungan, banyak cara yang ditempuh dinas ini. Misalnya melakukan kunjungan eksibisi ke daerah lain seperti Manado, Bali dan Jakarta. Di sana dipromosikan pariwisata Makassar secara rinci, sehingga wisatawan di sana menjadi berkeinginan ke Makassar.

Di samping itu, juga meggunakan konsep rencana induk pariwisata daerah (Ripda). Di mana event-event wisata dihadirkan pada setiap kecamatan dan kawasan serta dijadikan kalender rutin. "Ada event berskala besar, dan ada juga yang berskala kecil, sehingga saling dukung," jelas Rusmayani.

Ditambahkan Kabid Pengembangan Andika, pengembangan pariwisata Makassar disesuaikan dengan segmen pasar kunjungan. Karena yang berkunjung ke Makassar lebih didominasi oleh wisatawan Eropa, maka pengembanganya disesuaikan pula dengan itu.

"Jika dilakukan kalkulasi terhadap kunjungan wisatawan ke Makassar, lebih besar kepada wisata sejarah dan kuliner dibanding dengan wisata pantai. Ke depannya kami juga tengah memprogram destiasi wisata halal," jelasnya.

Mendukung hal tersebut menurut Kabid Peningkatan SDM Amri, tengah dipersiapkan sejumlah aturan. Misalnya saja, bagi perempuan-perempuan Makassar, dilarang memakai rok yang tigginya lebih dari 3 cm. Terhadap wisatawan juga dilakukan aturan-atran standar yang sesuai dengan adat dan budaya Makassar.

Ke depan kata Amri, mengantisipasi kebocoran pendapata dari sektor ini, pada setiap hotel akan dipasang alat pendeteksi jumlah tamu, sehingga dapat di kontrol setiap waktu jumlah tamu, sehingga dengan sendirinya juga bisa dihitung lansung pendapatannya.

Terhadap wisata kuliner, Makassar justru tertinggal dari Ranah Minang. Karena Sate dan Rendang Minang sudah terdaftar sebagai kuliner nusantara.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV Jon Hendri menyebut, dipilihnya Makassar sebagai tujuan kunjungan didasari oleh sejumlah hal. Di antaranya, Makassar punya konsep pengembangan pariwisata yang bagus sehingga jumlah kunjungan selalu menigkat.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk berpromosi bersama meskipun tidak berdampingan, serta saling bertukar cenderamata.

Kunker Komisi IV DPRD Padang Pariaman ini diikuti Jon Hendri (Ketua), Jempol (Wakil Ketua), Dwi Warman (Sekretaris), M Defriadi Dt Rky Basa, Bastian Desa Putra, Alfa Edison, Basir, Hasan Basri, Dasril Yani Pasha (Anggota). Suarni Murad (Sekwan), Akhirudin (Staf Ahli/SKPD Pendamping), Syaiful Bahri (Dinkes, SKPD Pendamping), Wahirman, Jhon Driman, Henni (Setwan/Pendamping).(ikhlas)

Editor/Sumber:
Tag: padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bawaslu Limapuluh Kota Targetkan Peningkatan Kapasitas Pengawasan di Pilkada 2020

Bawaslu Limapuluh Kota Targetkan Peningkatan Kapasitas Pengawasan di Pilkada 2020

LIMAPULUH KOTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota berkomitmen bakal mengupayakan...

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

Abdul Sohar, Warga Bukittinggi Hidupkan Keluarganya Dengan Hasil Kerajinan Soulvenir

BUKITTINGGI -- Pahit getirnya kehidupan bak mengarungi samudera dengan perahu sampan, inilah kehidupan keluarga Abdul...

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI - Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Bukittinggi di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Pradipta Putra...

TMMD ke 106 Kodim 0306/50 Kota, TNI Laksanakan Pembangunan Fisik dan Penyuluhan Narkoba

TMMD ke 106 Kodim 0306/50 Kota, TNI Laksanakan Pembangunan Fisik dan Penyuluhan Narkoba

LIMAPULUH KOTA - Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMD/N) Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahmad...

Bangkai Diduga Ikan Hiu Paus Tutul Terdampar di Perairan Pessel

Bangkai Diduga Ikan Hiu Paus Tutul Terdampar di Perairan Pessel

PESISIR SELATAN -- Bangkai diduga hiu paus tutul ukuran besar terdampar di Pesisir Teluk Betung, Kecamatan Batang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media