Sunday, 18 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Seorang Mahasiswa Tewas Tenggelam Terseret Ombak di Pantai Karan Aur

Senin, 25 Januari 2016 - 21:39:47 WIB - 2745
Seorang Mahasiswa Tewas Tenggelam Terseret Ombak di Pantai Karan Aur


Pariaman -- Ihsanul fahda Ifsa (19) mahasiswa UNP meninggal tenggelam saat mandi di Pantai Cermin Desa Karan Aur Kecamatan Pariaman Tengah, pada Minggu(24/01) pukul 17.45 wib. Korban mandi bersama 5 orang temannya sekitar 50 meter dari bibir pantai Pantai Cermin.

Ihsanul Fahda Ifsa (19) merupakan korban tenggelam, beralamat di Jalan Baru Perumahan Pratama Mandiri, Mahasiswa UNP semester pertama.

Menurut keterangan saksi mata warga setempat, Mira mengatakan bahwa korban mandi bersama 5 orang temannya arah ketengah sekitar 50 m dari bibir pantai. "Ketika itu saya juga kebetulan mandi-mandi di tepi pantai menemani anak, bersamaan dengan korban dan temannya di lokasi yang sama, namun tidak berapa lama sekitar pukul 17.45 WIB, salah seorang dari mereka berteriak minta tolong sambil melambaikan tangan, ketika itu juga beberapa orang dari mereka yang mandi, mengejar kawannya tadi yang minta tolong,"terang Mira di warung kopi miliknya di Pantai Cermin, Senin, (25/01).

Salah seorang teman nya lanjut Mira, sempat memegang tangan korban namun entah kenapa bisa terlepas dan korbanpun tenggelam dan seorang teman korban yang lainpun sempat ketepian mengambil tali selang, untuk digunakan menolong korban, namun naas korban telah di telan gelombang laut.

Menurut saksi mata, meskipun ada tanda larangan untuk tidak di perbolehkan mandi di sekitar lokasi korban tenggelam. Namun korban tetap saja mandi bersama-sama, karena pada sore tersebut gelombang laut tidak besar, hanya sebatas dada orang dewasa.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Pariaman, Zam-zami mengatakan, setelah menerima informasi orang tenggelam, sekitar pukul 18.30 langsung terjun ke lokasi. "Hingga pukul 20.00 WIB kita terus melakukan pencarian, namun karena cuaca dalam kondisi extrim serta menjaga keselamtan anggota dan sesuai dengan Protap keamanan, pencarianpun dihentikan untuk sementara waktu, namun beberapa orang dari tim tetap melakukan penyisiran di tepi pantai, sambil mendirikan tenda darurat," papar Zam-zami, di lokasi.

Senin pagi (24/1/2016) pencarianpun dilanjutkan dengan personil tambahan di antaranya, Basarnas 8 orang, BPBD Kota dan Kabupaten 30 orang, Polres Pariaman 15 orang, Polsek 15 orang, Satpol PP 20 orang, Kamla 2 orang, Tagana 4 orang dan Pol. air 7 orang, dengan dibantu 6 unit Perahu Karet dan 1 Jet Ski.

"Jika kondisi cuaca mengizinkan dan jasad korban belum juga ditemukan, maka kita bersama tim akan menurunkan tim scuba sebanyak 5 orang untuk melakukan penyelaman. Dan kita juga sangat bersukur hingga siang ini inisiatif dan partisipasi dari masyarakat untuk membantu melakukan pencarian terus bertambah. Untuk tekhnis pencarian korban, radiusnya 400 m dari titik hilang korban, kemudian kita juga membagi dua tim, untuk arah Utara dan Selatan, kemudian ada juga kita arahkan beberapa kapal untuk mengitari pulau-pulau terdekat, dan sesuai perintah pimpinan pencarian akan kita teruskan hingga jasad korban ditemukan," tutup Zam-Zami.

Sedangkan dari pihak orang tua korban, Fahrizal (50) ayah Ihsanul, berharap anak nya segera di ketemukan, dalam kondisi apapun. Ayah korban juga tidak menyangka putra ke dua nya tersebut mengalami nasib naas, tenggelam di pantai cermin, di tempat ia sering bermain dan mandi bersama teman satu kampus. Hingga berita ini diturtunkan korban belum juga di temukan. (Warman)

Sukai/Like Fanpage Facebook Minangkabaunews

Follow Twitter @Minangkabaunews

Follow Google+ Minangkabaunews

Editor/Sumber:
Tag: pariaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

DKP Optimis Pengangkatan Bangkai Kapal di Muara Padang Tuntas 12 Agustus, Ini Kata Wali Kota Padang

DKP Optimis Pengangkatan Bangkai Kapal di Muara Padang Tuntas 12 Agustus, Ini Kata Wali Kota Padang

...

Warga Pariaman Dihebohkan dengan Temuan Pohon Pisang Bertandan Dua dan Berjantung Empat

Warga Pariaman Dihebohkan dengan Temuan Pohon Pisang Bertandan Dua dan Berjantung Empat

PARIAMAN -- Sebuah kejadian langka yang menjadi perhatian warga terjadi di Dusun Sungkai Desa Kampung Baru Padusunan...

Pencurian Ternak Dengan Cara Disemblih di Lokasi Kembali Terjadi di Agam, Masyarakat Resah

Pencurian Ternak Dengan Cara Disemblih di Lokasi Kembali Terjadi di Agam, Masyarakat Resah

AGAM - Masyarakat Matur gempar, telah terjadi pencurian ternak (Cuter) dengan cara disembelih dan hanya menyisakan isi...

Ternyata Kota Pariaman Pernah Menjadi Pangkalan Pertama TNI AL di Pulau Sumatera

Ternyata Kota Pariaman Pernah Menjadi Pangkalan Pertama TNI AL di Pulau Sumatera

PARIAMAN - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Padang, Laksamana Pertama TNI, Agus Sulaeman, letakan batu...

500 Napi di Sumbar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

500 Napi di Sumbar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media