minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Bisnis

Mantap, Pemprov Sumbar Hapuskan Denda & Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Jumat, 29 Januari 2016 - 14:38:30 WIB - 25103
Mantap, Pemprov Sumbar Hapuskan Denda & Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghapuskan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor dan sanksi administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2016.

"Surat Keputusan (SK) gubernurnya sudah ada. Ini untuk membantu masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan. Silahkan dimanfaatkan kesempatan ini," kata Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknik Daerah) Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar, Jaya Isman, Jumat (29/1/2016).

Ia mengatakan jumlah tunggakan pajak kendaraan di Sumbar cukup banyak, sekitar 200 ribu kendaraan. "Angka itu terhitung dari 2005-2015," katanya.

Selama ini, untuk meningkatkan penerimaan pajak, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin. Salah satunya, bekerja sama dengan kelurahan, terutama untuk mengirimkan pemberitahuan tunggakan pajak ke alamat wajib pajak.

"Kita juga sudah membuat beragam jenis layanan pembayaran pajak di antranya pelayanan jemput ke alamat (quick response), drive thru, pajak corner dan pajak keliling. Harusnya tidak ada alasan lagi bagi pemilik kendaraan untuk menunggak pajak. Tetapi nyatanya, tetap masih ada," katanya.

Dia berharap dengan kebijakan pemutihan sanksi pajak ini, pemilik kendaraan yang menunggak akan tergerak untuk melunasi pajak kendaraannya, dan ke depan bisa menjadi pembayar pajak yang taat.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar, Reydonnyzar Moenek mengingatkan, pemutihan denda pajak tersebut bukan berarti pajak kendaraan yang tidak perlu dibayar.

"Pajaknya tetap dibayar, hanya sanksi dendanya yang dihapuskan," katanya saat peluncuran samsat dan SIM Corner di Plaza Andalas (PA), di Padang beberapa waktu lalu.

Meski demikian, dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan tersebut, karena jika melewati batas itu, wajib pajak dikenai aturan normal kembali.

Pajak kendaraan bermotor di Sumbar memberikan kontribusi sekitar 70%-80% terhadap pendapatan daerah. Semakin banyak tunggakan pajak kendaraan, akan berimbas negatif pada pendapatan daerah yang berimplikasi tidak maksimalnya pembangunan di daerah.(bs)

Sukai/Like Fanpage Facebook Minangkabaunews
Follow Twitter @Minangkabaunews
Follow Google+ Minangkabaunews

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Bisnis.com
Tag: bisnis,daerah,ekonomi,padang,pemprov,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Serikat Pekerja Semen Padang Tak Sebutkan Secara Tegas Substansi SK SI Group yang Ditolak

Serikat Pekerja Semen Padang Tak Sebutkan Secara Tegas Substansi SK SI Group yang Ditolak

PADANG - Serikat Pekerja Semen Padang SPSP hari ini Selasa (2/1/2018) menyimpulkan PT Semen Indonesia dalam memaksakan...

Genjot Pariwisata, Dermaga Apung Pulau Tangah Pariaman Diuji Coba

Genjot Pariwisata, Dermaga Apung Pulau Tangah Pariaman Diuji Coba

PARIAMAN - Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi OPD lakukan uji coba Dermaga Apung Pulau Tangah, Kota Pariaman,...

Didiga Akan Gelar Pesta Tuak Saat Malam Tahun Baru, 2 ABG Diamankan Tim 7 Payakumbuh

Didiga Akan Gelar Pesta Tuak Saat Malam Tahun Baru, 2 ABG Diamankan Tim 7 Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Diduga akan menggelar pesta Miras jenis Tuak untuk merayakan malam pergantian tahun, dua anak baru gede...

KPK Tangkap Pengacara Setnov Fredrich Yunadi

KPK Tangkap Pengacara Setnov Fredrich Yunadi

JAKARTA - Pengacara Fredrich Yunadi ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sebuah lokasi di kawasan...

Harlah PPP Ke 45 Tahun, Gandeng PMI Kota Bukittinggi Untuk Donor Darah

Harlah PPP Ke 45 Tahun, Gandeng PMI Kota Bukittinggi Untuk Donor Darah

BUKITTINGGI - Dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tanggal 5 Januari, di tahun...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media