Wednesday, 03 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Wawako Pariaman Genius Umar Pimpin Pencarian Nelayan yang Hilang Di Tengah Laut

Sabtu, 27 Februari 2016 - 10:37:59 WIB - 1500
Wawako Pariaman Genius Umar Pimpin Pencarian Nelayan yang Hilang Di Tengah Laut


Pariaman -- Satu Nelayan hilang di atas kapal di tengah laut akhirnya ditemukan selamat oleh nelayan mengapung di tengah laut lepas di belakang Pulau Bando dekat Kepulauan Mentawai pada Jumat (26/2/2016).

Nelayan itu diketahui bernama Afrianton (36) warga Desa Pasir Pauh Barat Kecamatan Pariaman Tengah, Sumbar

"Mendapatkan informasi orang hilang pada Kamis sore (25/2/2016), pada malamnya kita langsung melakukan rapat koordinasi pencarian bersama BPBD, Basarnas dan nelayan Pauh , atas kesepakatan bersama Pada pukul 06.30 WIB Jumat pagi, tim yang terdiri nelayan pauh sebanayk 10 orang denagn 5 kapal, dibantu 2 armada BPBD, 1 Basarnas, 1 Tagana, 2 Satpol Air dan 1 DKP dengan 33 orang personil. Mulai melakukan pencarian menyisiri perairan pantai Pauh Pariaman terus ke arah Utara pantai Tiku, semua tim disebar menurut sektornya masing-masing, diantaranya sebagian disekitar perairan pantai Naras, Sungai Limau dan untuk nelayan di tempatkan sekitar Pulau Bando," ujar Wakil Walikota Pariaman Genius Umar saat di wawancarai wartawan di RSUD Kampung Baru Pariaman.

Penyisiran pertama pada pagi di lakukan oleh tim BPBD ke arah Karang Panjang dan pulau Kosong, namun sedikit terkendala karenakan cuaca yang extrem, kemudian pada pukul 13.00 tim pencari beristirahat sejenak, dengan menstandbykan tiga armada di Pualu Angso bersama 13 personil gabungan.

Pada pukul 14.45wib penyisiran kembali dilakukan dengan mengarah ke parairan laut Tiku yang didukung oleh 3 armada jenis LCR, Doping dan Fiber bersama 14 orang personil dengan radius 8 KM dari pinggir pantai.

"Pada pukul 17.30 sore kita mendapatkan telepon dari Basarnas bahwa nelayan telah menemukan korban Anton dalam keadaan hidup, mengapung dengan sebuah diregen minyak bensin di belakang Pulau Bando. Menurut informasi dari nelayan yang menemukan Anton, bahwa korban terjatuh dan terlempar disaat mengisi bahan bakar mesin robin yang digunakannya, yang mana pada waktu bersamaan angin laut bertiup sangat kencang, karena disaat Anton mengisi bahan bakar posisinya berdiri, secara spontan angin tersebut membuatnya terpental ke laut jauh dari kapal," Ulas Genius Umar yang merupakan ketua tim pencarian.

"Karena derigen minyaknya juga terlempar, maka derigen tersebutlah yang digunakan korban untuk mengapungkan diri ditengah laut, kemudiin ketika ia menemukan rumpon/rabo (rumah ikan yang terbuat dari dahan pohon dan pelepah kelapa) di tengah laut, maka ia mengikatkan derigen tersebut pada rumpon sambil mengapung diatasnya. Alhamdulillah usaha kita membuahkan hasil dan saya atas nama Pemko Pariaman mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dan berpasrtisipasi melakukan pencarian selama 2 hari. Sekarang korban sedang diberikan perawatan di RSUD Pariaman, karena dehidrasi kelelahan dan terdapatnya beberapa luka lecet ditubuh korban akibat sengatan matahari," papar Genius menambahkan sambil terisak haru bercampur gembira menitikkan air mata. (Warman)

Editor/Sumber: Warman
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

PARIAMAN -- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Pariaman sudah melakukan Swab Tes kepada seluruh...

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

INTERNASIONAL - Di tengah aksi unjuk rasa yang meluas di Amerika Serikat (AS) buntut dari pembunuhan George Floyd,...

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Sumbar memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan...

Kerja Keras Berbuah Manis, Relawan Covid-19 Kota Solok Dapat Paket Sembako

Kerja Keras Berbuah Manis, Relawan Covid-19 Kota Solok Dapat Paket Sembako

KOTA SOLOK -- Pepatah Minangkabau mengatakan, "Jariah Manantang Buliah" atau dalam bahasa Indonesia dimaknai...

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapejat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapejat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

MENTAWAI -- Sebanyak 765 Kepala keluarga (KK) di Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu