Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Gadis Terbelakang Mental yang Jadi Korban Kejahatan Seksual Dijenguk BPMPKB Padang Pariaman

Sabtu, 05 Maret 2016 - 20:44:05 WIB - 3000
Gadis Terbelakang Mental yang Jadi Korban Kejahatan Seksual Dijenguk BPMPKB Padang Pariaman


Padang Pariaman -- Sungguh biadab, gadis terbelakang mental diperkosa lima kali oleh tetangganya sendiri. Gadis itu bernama Mardianis (Upiak) umur 39 tahun tinggal di Nagari Malai III Suku Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sedangkan tetangganya yang tega berbuat nista adalah Ramli (61 thn) pensiunan PNS.

Pelaku telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh tersebut mencapai 5 kali dan terakhir pada tanggal (19/01/2016) yang langsung kedapatan oleh keluarga korban. Perbuatan dilakukan di rumah korban saat keluarga korban sedang tidak berada di rumah. Tapi, gilanya, meskipun ada keluarga di rumah pelaku tetap nekat memasuki rumah korban tengah malam untuk memuaskan hasrat bejatnya tutur korban dengan nada yang tersendat-sendat.

Lebih jauh korban mangatakan bahwa korban digertak atau ditakuti dengan senapan angin milik pelaku, karna itulah sebabnya korban tidak berani mengadu atau mengatakan perbuatan pelaku kepada keluarga atau orang tuanya.

Sepandai pandai tupai meloncat ternyata pelaku jatuh juga pada tanggal 19/01/2016. Pelaku dipergok oleh adik korban yang sudah berkeluarga dan satu rumah bersama korban.

Sejak saat kejadian itu pelaku sudah diamankan oleh Polsek Sungai Geringging dan telah dilakukan proses hukum yang berlaku terhadap pelaku. Saat berita ini diturunkan, pelaku telah berada dalam penguasaan Kejaksaan Negeri Pariaman untuk diproses ke pengadilan.

Menyikapi kasus kejahatan seksual terhadap perempuan terbelakang mental ini, BPMPKB yang diwakili Kabid PP dan PA Rina N, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Padang Pariaman (BPMPKB) Rina Novianti, S.Sos, MM bersama Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuaan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Padang Pariaman didampingi perangkat Kecamatan Sungai Geringging menjenguk sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai bentuk prihatin dan peduli dengan kondisi korban.

Korban akan dibantu P2TP2A untuk memulihkan trauma psikis agar dapat melanjutkan kehidupannya dengan melupakan kejadian buruk yang telah menimpanya," terang Yen Hendri, anggota Tim Kontributor Informasi Publik BPMPKB, kemarin. (Rel/Warman)

Editor/Sumber: Warman
Tag: padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat, Polres Pessel Tertibkan Tambang Batu Ilegal

Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat, Polres Pessel Tertibkan Tambang Batu Ilegal

PESISIR SELATAN -- Kepolisian Resor Pesisir Selatan menertibkan penambang batu atau galian C di Kenagarian Lakitan...

Pemko Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Teguhkan Komitmen Anti Korupsi dan Bersih Melayani

Pemko Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Teguhkan Komitmen Anti Korupsi dan Bersih Melayani

LIPUTAN KHUSUS PEMKO PAYAKUMBUH -- Pemerintah Kota Payakumbuh mulai meneguhkan niat melakukan penolakan terhadap...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...

Kejari Pariaman Musnahkan 1.626,73 gram Narkoba

Kejari Pariaman Musnahkan 1.626,73 gram Narkoba

PARIAMAN -- Kejaksaan Negeri Pariaman melakukan pemusnahan BB Narkotika seberat 1.626,73 gram di halaman Kantor...

Terpilih Sebagai Wartawan Peduli Kesehatan, Heriansyah Suprianto Terima Penghargaan

Terpilih Sebagai Wartawan Peduli Kesehatan, Heriansyah Suprianto Terima Penghargaan

MENTAWAI -- Atas dedikasi yang baik dalam memberikan informasi di bidang kesehatan, dalam moment HKN ke-55 wartawan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media