Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Gadis Terbelakang Mental yang Jadi Korban Kejahatan Seksual Dijenguk BPMPKB Padang Pariaman

Sabtu, 05 Maret 2016 - 20:44:05 WIB - 3146
Gadis Terbelakang Mental yang Jadi Korban Kejahatan Seksual Dijenguk BPMPKB Padang Pariaman


Padang Pariaman -- Sungguh biadab, gadis terbelakang mental diperkosa lima kali oleh tetangganya sendiri. Gadis itu bernama Mardianis (Upiak) umur 39 tahun tinggal di Nagari Malai III Suku Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sedangkan tetangganya yang tega berbuat nista adalah Ramli (61 thn) pensiunan PNS.

Pelaku telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh tersebut mencapai 5 kali dan terakhir pada tanggal (19/01/2016) yang langsung kedapatan oleh keluarga korban. Perbuatan dilakukan di rumah korban saat keluarga korban sedang tidak berada di rumah. Tapi, gilanya, meskipun ada keluarga di rumah pelaku tetap nekat memasuki rumah korban tengah malam untuk memuaskan hasrat bejatnya tutur korban dengan nada yang tersendat-sendat.

Lebih jauh korban mangatakan bahwa korban digertak atau ditakuti dengan senapan angin milik pelaku, karna itulah sebabnya korban tidak berani mengadu atau mengatakan perbuatan pelaku kepada keluarga atau orang tuanya.

Sepandai pandai tupai meloncat ternyata pelaku jatuh juga pada tanggal 19/01/2016. Pelaku dipergok oleh adik korban yang sudah berkeluarga dan satu rumah bersama korban.

Sejak saat kejadian itu pelaku sudah diamankan oleh Polsek Sungai Geringging dan telah dilakukan proses hukum yang berlaku terhadap pelaku. Saat berita ini diturunkan, pelaku telah berada dalam penguasaan Kejaksaan Negeri Pariaman untuk diproses ke pengadilan.

Menyikapi kasus kejahatan seksual terhadap perempuan terbelakang mental ini, BPMPKB yang diwakili Kabid PP dan PA Rina N, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Padang Pariaman (BPMPKB) Rina Novianti, S.Sos, MM bersama Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuaan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Padang Pariaman didampingi perangkat Kecamatan Sungai Geringging menjenguk sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai bentuk prihatin dan peduli dengan kondisi korban.

Korban akan dibantu P2TP2A untuk memulihkan trauma psikis agar dapat melanjutkan kehidupannya dengan melupakan kejadian buruk yang telah menimpanya," terang Yen Hendri, anggota Tim Kontributor Informasi Publik BPMPKB, kemarin. (Rel/Warman)

Editor/Sumber: Warman
Tag: padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

BUKITTINGGI -- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi kembali bekerja masuk kantor seperti...

Sumbar Bersiap Buka Destinasi Wisata di Era New Normal

Sumbar Bersiap Buka Destinasi Wisata di Era New Normal

PADANG -- Gubernur bersama kepala daerah se-Sumbar berencana seluruh obyek wisata, namun sebelum membuka objek wisata...

Wagub Sumbar Minta Danlanal Mentawai Jaga Perairan dari Praktek Ilegal

Wagub Sumbar Minta Danlanal Mentawai Jaga Perairan dari Praktek Ilegal

MENTAWAI - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat mengunjungi Pulau Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai, Wagub...

Dinkes Padang Panjang Terima Bantuan 72 Alat Rapid Test

Dinkes Padang Panjang Terima Bantuan 72 Alat Rapid Test

PADANG PANJANG -- Dinas Perindustrian Perdagangan Industri Kecil Menengah (Parindag IKM) Kota Padang Panjang...

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

Hasil Swab Negatif, Karyawan PT Wijaya Karya Dipulangkan

PARIAMAN -- Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Pariaman sudah melakukan Swab Tes kepada seluruh...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu