Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Tak Terima Ditilang, Mahasiswi ini Kadukan Polantas Tanah Datar Ke Wartawan

Minggu, 06 Maret 2016 - 23:11:07 WIB - 4150
Tak Terima Ditilang, Mahasiswi ini Kadukan Polantas Tanah Datar Ke Wartawan


Tanah Datar - Mahasiswi hukum salah satu universitas di Padang bernama Vicky E P, merasa ada yang ganjil dalam surat tilang yang dikeluarkan oleh Lantas Polres Tanah Datar.

Saat itu berlangsung razia di Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar pada Sabtu, 27 Februari 2016 yang lalu sekira pukul 17.00 WIB. Vicky dihentikan kendaraannya oleh polisi yang bertugas saat itu.

Setelah menunjukkan kelengkapan surat-suratnya yaitu SIM dan STNK, vicky tetap harus ditilang karena dianggap melanggar pasal 288 ayat 1 (tentang kelengkapan STNKB), karena pajak tahunannya belum di bayar.

Setelah menunjukkan SIM dan STNK, Vicky diberi Surat Tilang atas pelanggaran yang menurutnya tidak ada dasar hukumnya, pasalnya Vicky merasa tidak melakukan pelanggaran apapun dan Vicky membawa kelengkapan berkendara, baik surat-surat kendaraan maupun kelengkapan teknis kendaraannya.

"Saya berkendara lengkap kok, helm terpasang dengan baik, spion ada dan lampu utama saya nyalakan, pokoknya tidak ada yang kurang, baik dengan pengendaranya maupun dengan kendaraannya. Masalahnya, cuma pajak motor saya saja yang telat bayarnya sejak September 2014 lalu, tapi STNK saya masa berlakunya masih panjang sampai September 2019" ucap vicky kepada awak media, sambil menunjukan STNK dan surat tilangnya.

Dalam surat tilang yang di perlihatkannya ada kesalahan yang jelas terlihat, pada kolom ruang terdakwa ditulis melanggar pasal 288 ayat 1 yaitu mengenai kelengkapan STNKB, sedangkan pada kolom kronologis kejadian vicky di nyatakan melanggar pasal 288 ayat 2 yaitu mengenai kelengkapan Surat Izin mengemudi.

Menanggapi ketidak puasan vicky beberapa awak media mencoba mengklarifikasi hal ini kepada pimpinan Satlantas Tanah Datar Iptu Avani Erliansyah di Mapolres, menurutnya alasan yang membenarkan polisi melakukan tilang tersebut berdasarkan penerapan pasal 70 (Ayat) 2 undang-undang No 22 Tahun 1999, bahwa pengesahan STNK harus dilakukan setiap tahun, jika STNK tidak disahkan maka polisi berhak melakukan penilangan, sehingga pengendara harus ditilang karena berdasar pasal 288 ayat 1.

Dan mengenai penulisan 2 buah pasal untuk satu pelanggaran lalu lintas yang tertulis di surat tilang no B 1 622417, mengenai penulisan pasal 288 (Ayat) 2 pada kolom kronologis kejadian, Avani menyatakan bahwa ini hanya ketidaktelitian dan bukanlah ketidaktahuan anggotanya terhadap isi pasal dari uu no 22 tahun 2009.

"Berdasar konfirmasi rekan-rekan media mengenai kesalahan penulisan di surat tilang ini saya akan menegur anggota saya itu", ucap Avani (romeo)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: metro,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Suka Upload Foto di Instagram? Kunjungi 5 Tempat Wisata Instagramable di Padang Ini

Suka Upload Foto di Instagram? Kunjungi 5 Tempat Wisata Instagramable di Padang Ini

TRAVELLING -- Kota Padang menawarkan beberapa tempat wisata yang memiliki desain kekinian. Tempat tersebut cocok untuk...

Dua Unit Rumah di Limapuluh Kota Terbakar, Seorang Balita Alami Luka Bakar Serius

Dua Unit Rumah di Limapuluh Kota Terbakar, Seorang Balita Alami Luka Bakar Serius

LIMAPULUH KOTA - Dua unit rumah semi permanen yang terbakar di di Jorong Kociak, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan...

Respon Cepat Polsek Teluk Kabung Amankan Pelaku Pungli

Respon Cepat Polsek Teluk Kabung Amankan Pelaku Pungli

PADANG -- Kepolisian Sektor Teluk Kabung, Padang dan Tim Satgas Pungli langsung bergerak cepat menciduk tiga orang...

Hari Ini, UMSB Gelar Wisuda Ke-64 di Gedung Sendiri

Hari Ini, UMSB Gelar Wisuda Ke-64 di Gedung Sendiri

PADANG -- Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menghadiri wisuda akbar Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat angkatan 64...

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Setelah sekian lama kandang harimau di Taman Satwa Kandi kosong tak berpenghuni akibat harimau yang lama...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media