Wednesday, 23 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

KPID Sumbar Gelar Kegiatan Literasi Media di Padang

Kamis, 10 Maret 2016 - 18:12:32 WIB - 1773
KPID Sumbar Gelar Kegiatan Literasi Media di Padang


Padang -- Kegiatan Literasi Media yang diadakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai lembaga negara yang independen mengawasi siaran televisi dan radio yang tidak bermanfaat untuk masyarakat sesuai undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran harus kita apresiasi, karena memberikan edukasi kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Kamis (10/3/2016) saat menghadiri acara literasi media Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Hotel Bumi Minang Jalan Bundo Kandung.

Dia mengatakan, diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk peduli dan waspada terkait penyiaran berita belakangan ini yang kurang mendidik dalam perkembangan anak dan remaja.

Tambahnya, literasi media yang paling efektif adalah orang tua, karena dapat mengawasi langsung anaknya, serta peran aktif KPI dalam pengawasan program media yang tidak boleh di tonton anak dan remaja.

"Dengan sosialisasi kepada orang tua dapat memberikan pemahaman dan seleksi tentang siaran media yang tidak bermanfaat bagi anak dan remaja", ujarnya.

Sambungnya, siaran media saat ini banyak yang kurang bermanfaat bagi anak dan remaja, oleh sebab itu perlu pengawasan yang lebih efektif, terutama remaja karena mereka dalam pencarian identitas dan banyak meniru sifat idolanya, berbeda dengan anak-anak.

Irwan pun mengajak KPI daerah Sumbar, untuk menggelar literasi media yang secara khusus menghadirkan guru dan kelompok orang tua yang anak-anaknya berpotensi terdampak siaran tak berkualitas.

Sementara itu Ketua KPI Pusat Judhariksawan mengatakan, penyiaran saat ini lebih mengarah sarana ekonomi dan industri, ketika suatu bidang telah memasuki kapasitas industri, maka media lebih mementingkan program yang dapat menghasilkan penghasilan dari iklan.

Lanjutnya, penyiaran saat ini tidak semua menyasar kearah segmentasi anak dan remaja, karena kebanyakan program tidak bersifat edukatif, walaupun ada yang edukatif tetapi secara rating tidak mengguntungkan oleh pihak media.

"Dalam pengawasan KPI mempunyai standar siaran yang harus dipatuhi, sehingga siaran yang bersifat melanggar akan diberikan teguran sesuai undang-undang", tukasnya.

Terkait aksi kebanci-bancian, Kata Judhariksawan, KPID juga menegur prilaku menyimpang, apalagi itu prilaku LGBT dan kebanci-bancaian tidak ada satupun yang ditinggalkan, dunia hiburan Indonesia tidak lepas dari pengawasan dari KPI. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

China dalam Masalah, Taiwan Diam-diam Beli Rudal Canggih Super Akurat dari Amerika

China dalam Masalah, Taiwan Diam-diam Beli Rudal Canggih Super Akurat dari Amerika

INTERNASIONAL - Rudal dengan sasaran serangan paling akurat milik Angkatan Laut AS dilaporkan telah tiba di Selat...

Bikin Malu, Sekarang Giliran Amerika Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia

Bikin Malu, Sekarang Giliran Amerika Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia

INTERNASIONAL - Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengeluarkan peringatan tentang bahaya berkunjung ke...

Hari Pertama Cuma Satu Orang Pasangan yang Mendaftar di KPU Pessel

Hari Pertama Cuma Satu Orang Pasangan yang Mendaftar di KPU Pessel

PESISIR SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat mengatakan, satu...

Pembangunan Embarkasi dan Asrama Haji di Padang Pariaman Berdampak Luas

Pembangunan Embarkasi dan Asrama Haji di Padang Pariaman Berdampak Luas

PADANG PARIAMAN - Program pembangunan Asrama Haji akan tercatat dalam sejarah masyarakat bagi masyarakat. Merubah lahan...

Bikin Geger Negara ASEAN, Media Asing Ramai-ramai Soroti Kapal Selam Canggih Indonesia

Bikin Geger Negara ASEAN, Media Asing Ramai-ramai Soroti Kapal Selam Canggih Indonesia

NASIONAL - Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam....


KOMENTAR ANDA