Wednesday, 03 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Razia Pekat di Pariaman, Petugas Jaring 8 Pasangan Mesum, Ada Anak SMA dan Mahasiswa

Senin, 14 Maret 2016 - 23:38:58 WIB - 6207
Razia Pekat di Pariaman, Petugas Jaring 8 Pasangan Mesum, Ada Anak SMA dan Mahasiswa


PARIAMAN - Dalam satu malam operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar oleh Satpol PP dan gabungan Satreskrim Polresta Pariaman, Sumatera Barat (sumbar) berhasil menjaring 8 pasangan ilegal di beberapa buah Hotel pada Senin (14/3).

Handrizal Fitri SS. TP Kasatpol PP Kota Pariaman mengatakan rahazia gabungan yang melibatkan anggota kepolisian merupakan dalam rangka menegakkan Perda No.10 th 2014 tentang pemberantasan perbuatan maksiat dan menekan angka kriminal serta penyalahgunaan Narkoba.

"Rahazia intensif ini kita lakukan mulai pukul 24.00 malam s/d 03.00 pagi yang sudah mulai di laksanakan pada Sabtu (12/3) dengan sasaran orgen tunggal, taman kota, hotel dan penginapan, pada malam tersbut kita telah menjaring satu pasangan ilegal disebuah kamar Hotel yang tidak bisa memperlihatkan dokumen surat nikahnya dan di malam Senin (14/3) kita mendapatkan jumlah pasangan ilegal yang jumlahnya lebih besar lagi sebanyak 8 pasang di beberapa Hotel berbeda di Kota Pariaman," sebut Handrizal pada wartawan Senin pagi.

Ia mengungkapkan, 1 pasang di antara 8 pasangan ilegal tersebut masih berstatus pelajar di SLTA di Kota Pariaman dan Perguruan Tinggi Swasta ternama di Kota Padang. kemudian sangat disayangkan ada juga pasangan wanita si pria yang berstatus janda membawa anaknya ke hotel tempat ia menginap dan ada juga yang mengaku sepupu yang kebetulan menginap karena kemalaman.

Adapun Hotel tempat 8 pasangan ilegal ini kita jaring diantaranya Ht.Rm 2 pasang, Ht. Cs 2 pasang, Ht. NT 3 pasang dan Ht. At 1 pasang. Saat di tangkap mereka tidak bisa memperlihatkan surat kelengkapan nikah/dokumen lainnya dan ada juga yang sedang tanpa busana ketika dilakukan penggerebekan. Latar belakang mereka ada yang PNS dan wiraswasta serta pelajar. Sedangkan alamat asal di KTP ada yang dari Payakumbuh, Solok, Pekanbaru, Padang dan Pariaman berusia dari 19 th hingga 40 tahun.

Handri melanjutkan pada saat penggeledahan juga didapati BB berupa shabu di salah satu kamar Hotel Rm. Namun penghuni kamar sudah tidak ada lagi di tempat dan kasusnya telah di serahkan ke Satnarkoba Pariaman.

"Upaya pencegahan telah kita lakukan dengan mengirim surat pemberitahuan ke setiap Hotel yang ada di Pariaman supaya tidak menerima pasangan yang tidak membawa dokumen/surat nikah. Namun jika dalam hal ini ada pelanggaran Perda maka kita akan mengumpulkan para pemilik hotel untuk diberikan peringatan serta pembinaan dan sosialisasi secara menyeluruh," ulas nya.

Ia melanjutkan, setelah di lakukan pemeriksaan nantinya bagi pasangan wanita-pria yang baru melakukannya pertama kali tanpa unsur menyengaja dan mengaharap imbalan maka mereka dinikahkan dan menandatangani surat pernyataa, sedangkan yang memang berprofesi sebagai pemuas nafsu biologis kaum adam, maka akan akan dikirim ke Panti Suka Rami Solok.

"Perbuatan mereka melanggar Perda Pariaman No 10 th 2014 pasal 6 ayat 1 tentang larangan perbuatan zina dan atau yang mengarah keperbuatan perzinahan dengan ancaman kurungan 3 bulan penjara atau denda sebesar Rp 5 juta, tergantung putusan vonis dari hakim pengadilan," tutup Handri. (warman)

Editor/Sumber: Warman
Tag: metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemkab Solok Selatan Sumbar Mulai Salurkan BLT dari Dana APBD Kabupaten

Pemkab Solok Selatan Sumbar Mulai Salurkan BLT dari Dana APBD Kabupaten

SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bekerja sama dengan Bank Nagari setempat, mulai menyalurkan Batuan...

Keputusan Pahit, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Batal Berangkat

Keputusan Pahit, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Batal Berangkat

INTERNASIONAL - Menteri Agama Fachrul Razi, memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji...

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapejat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapejat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

MENTAWAI -- Sebanyak 765 Kepala keluarga (KK) di Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai...

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

KOTA SOLOK -- Tidak mau kalah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam menggalakan program new normal,...

Lagi, Hari ini 72 Orang Masuk Karantina di Pessel, Kontak dengan Pasien Positif

Lagi, Hari ini 72 Orang Masuk Karantina di Pessel, Kontak dengan Pasien Positif

PESISIR SELATAN - Sebanyak 72 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG)di Kabupaten Pesisir Selatan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu