Wednesday, 03 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Kurangi Pekerja Anak, Dinsosnaker Padang Pariaman Latih 63 Anak Putus Sekolah

Selasa, 17 Mei 2016 - 22:26:49 WIB - 1150
Kurangi Pekerja Anak, Dinsosnaker Padang Pariaman Latih 63 Anak Putus Sekolah


PADANG PARIAMAN - Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Padang Pariaman, Dra. Hj. Gusnawati Saleh, MM mewakili Bupati Padang Pariaman membuka secara resmi kegiatan Program Pekerja Anak dalam rangka mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH ) yang didanai oleh Kementerian Tenaga Kerja RI di shelter SMK Indonesia Raya Batang Anai Ketaping, Minggu (8/5).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 sampai tanggal 25 Mei 2016 ini diikuti 63 orang anak putus sekolah dengan 9 orang tenaga pendamping dari masyarakat yang peduli terhadap anak-anak dan telah berpengalaman sebelumya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Gusnawati, Pemerintah Kabupaten berharap dengan kegiatan pelatihan ini jumlah anak pekerja berkurang umumnya di Indonesia khususnya di Kab. Padang Pariaman terutama yang bekerja dalam bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak serta meningkatnya partisipasi anak dalam dunia pendidikan.

"Bila program ini berjalan dengan baik maka akan tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas dan pada akhirnya akan mengurangi kemiskinan," katanya menjelaskan.

"Untuk itu, peran pemerintah sangat diperlukan guna mempercepat tercapainya tujuan program PPA-PKH tahun 2016," katanya menegaskan.

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rifki Monrizal, SH, M.Si menuturkan bahwa kegiatan pelatihan itu bertujuan menarik pekerja anak dari tempat kerja untuk dikembalikan ke dunia pendidikan melalui kerjasama berbagai instansi terkait baik pemerintah, non pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sebagai nara sumber pelatihan didatangkan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama dan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja sendiri .(H/W)

Editor/Sumber: Warman
Tag: padang-pariaman,pendidikan,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Lagi, Hari ini 72 Orang Masuk Karantina di Pessel, Kontak dengan Pasien Positif

Lagi, Hari ini 72 Orang Masuk Karantina di Pessel, Kontak dengan Pasien Positif

PESISIR SELATAN - Sebanyak 72 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG)di Kabupaten Pesisir Selatan...

Tim Reskrim Mandau Ciduk Curanmor yang Beraksi di KM 18

Tim Reskrim Mandau Ciduk Curanmor yang Beraksi di KM 18

RANTAU -- Dua pria curanmor di KM 18 digelandang tim unit Reskrim Polsek Mandau Polres Bengkalis ke Mapolsek Mandau,...

Inilah Alasan Kenapa Buya Gusrizal Gazahar Pilih Islamic Life Style Ketimbang New Normal

Inilah Alasan Kenapa Buya Gusrizal Gazahar Pilih Islamic Life Style Ketimbang New Normal

PADANG -- Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat memunculkan istilah "Islamic Life Style" sebagai pengganti...

Sempat Jadi Bahan Kampanye Jokowi Akhirnya Hapus Proyek Pesawat R80 Habibie, Ini Penggantinya

Sempat Jadi Bahan Kampanye Jokowi Akhirnya Hapus Proyek Pesawat R80 Habibie, Ini Penggantinya

NASIONAL - Beberapa hari lalu, pemerintah melakukan rapat terbatas untuk melakukan evaluasi Program Strategis Nasional...

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu