Tuesday, 02 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Suhatri Bur Minta 93 Ormas yang Tercatat di Padang Pariaman Dukung Program Pemda

Kamis, 26 Mei 2016 - 12:41:23 WIB - 878
Suhatri Bur Minta 93 Ormas yang Tercatat di Padang Pariaman Dukung Program Pemda


PADANG PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur meminta Organisasi Masyarakat (Ormas) mendukung program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ormas juga dapat melakukan pengawasan dan kritikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Ormas hakekatnya merupakan organisasi yang berperan serta dalam membantu pembangunan dalam bidang sosial, kemasyarakatan dan budaya. Ormas hanya boleh memantau masyarakat, tidak boleh melakukan penindakan kepada masyarakat yang melakukan kesalahan.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan di Kab. Padang Pariaman tahun 2016 di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Rabu (25/5).

"Sifat dasar dari Ormas, yaitu sukarela, mandiri, sosial dan demokrasi. Semoga ini dipahami bersama," katanya.

Dalam sambutannya, Mantan Ketua BAZNAS itu meminta organisasi masyarakat untuk lebih memahami undang undang nomor 17 tahun 2013 dalam menjalankan tugas kemasyarakatan. Pemahaman undang undang tersebut dapat meningkatkan pamahaman mengenai dasar berdirinya ormas, pengelolaan dan peran ormas.

Negara memberikan kebebasan masyarakat berkumpul, menyatakan pendapat yang menjadi jaminan keberadaan Ormas. Keberadaan LSM/Ormas/OKP tersebut akan tetap berjalan jika tidak bertentangan dengan pancasila, UUD 1945 dan Peraturan Perundang-undangan terkait lainnya.

Sementara Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Perlindungan Masyarakat Yusmanda melaporkan bahwa peserta sosialisasi sebanyak 60 orang. Adapun narasumber terdiri Kepala Kesbang Propinsi Sumbar, Akademisi UNP dan DPPKA.

Disampaikan Yusmanda, jumlah Ormas di Kabupaten Padang Pariaman yang tercatat di Kesbangpol adalah 93 ormas. Sesuai UU No 17 tahun 2013 bahwa masing-masing ormas wajib melapor ke Kesbangpol setiap enam bulan.

"Dari awal mendaftarkan ke Kesbang, masing-masing ormas sudah diberitahu bahwa harus melapor setiap enam bulan sekali. Agar Kesbangpol dapat mengetahui apakah ormas tersebut masih aktif dan berjalan atau tidak," ucapnya.(H/W)

Editor/Sumber: Warman
Tag: metro,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tim Reskrim Mandau Ciduk Curanmor yang Beraksi di KM 18

Tim Reskrim Mandau Ciduk Curanmor yang Beraksi di KM 18

RANTAU -- Dua pria curanmor di KM 18 digelandang tim unit Reskrim Polsek Mandau Polres Bengkalis ke Mapolsek Mandau,...

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapeijat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapeijat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

MENTAWAI - Sebanyak 765 Kepala keluarga (KK) di Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai akan...

Kabar Gembira, Tak Perlu Menunggu Lama Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Akhir Oktober Ini

Kabar Gembira, Tak Perlu Menunggu Lama Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Akhir Oktober Ini

INTERNASIONAL - Kompetisi untuk menemukan vaksin yang efektif untuk melawan virus corona atau COVID-19, semakin kuat...

Dapat Hak Istimewa, Orang-orang Ini Bebas Keluar/Masuk Jakarta Tanpa Perlu SIKM

Dapat Hak Istimewa, Orang-orang Ini Bebas Keluar/Masuk Jakarta Tanpa Perlu SIKM

NASIONAL - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mewajibkan masyarakat yang bepergian keluar/masuk DKI Jakarta...

Agam Kembali Perpanjang Proses Belajar di Rumah

Agam Kembali Perpanjang Proses Belajar di Rumah

AGAM -- Seiring diperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu