Monday, 14 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Gara-Gara Cemburu Buta Gaek Ini Tega Pakuak Istrinya Di Dalam Parak

Rabu, 01 Juni 2016 - 23:20:00 WIB - 2283
Gara-Gara Cemburu Buta Gaek Ini Tega Pakuak Istrinya Di Dalam Parak


TANAH DATAR - Gara gara cemburu buta kepada istrinya, gaek ini harus mendekam di balik jeruji besi. Kenapa tidak, tersangka JN (62th) warga jorong Sungai tarab yang sehari hari bekerja sebagai petani tidak bisa lagi melakukan aktifitasnya bercocok tanam, karena saat ini ia harus menghabiskan hari-harinya mendekam di tahanan Mapolsek Sungai Tarab karena tindakannya menyerang istrinya sendiri dengan sajam.

Kapolsek Sungai Tarab AKP Heri Satriawan, SH di dampingi Kanit Reskrim Brigpol Medrianto kepada Minangkabaunews, rabu 1 Juni 2016 di Mapolsek menyatakan bahwa telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka JN berdasarkan laporan Istrinya dengan LP nomor ; LP/17/K/V/2016/Sek, Tanggal 23 Mei 2016.

"penangkapan terhadap tersangka sehubungan dengan tindak pidana kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),berdasarkan laporan dari istri tersangka dan berdasar bukti yang di dapatkan maka untuk pemeriksaan lebih lanjut tersangka JN kami amankan di Mapolsek," ujar AKP Heri Satriawan.

Kronologis kejadian yang di sampaikan Kapolsek berawal dari pasangan suami istri ini berada di dalam parak/kebun yang berlokasi di jorong Sungai tarab, pada hari minggu tanggal 22 mei 2016 sekira pukul 12.00 WIB. JN telah melakukan tindakan kekerasan kepada istrinya dengan mengunakan parang sehingga melukai tangan istrinya.

Serangan mengunakan parang oleh JN pertama kali di pukulkan ke pundak istrinya,(bukan bahagian mata parang), sehingga hanya mengakibatkan sakit pada pundak istri JN, saat JN memukul bahagian pundak istrinya Sudarimun (45 th) sempat berkata kepada JN, "mangga uda koh" (ada apa ini uda?), namun tak puas dengan ekspresi istrinya yang masih terlihat tenang, entah di hingggapi setan apa di siang bolong itu JN kembali mengayunkan parangnya menuju tubuh istrinya....

Tapi kali ini ia mengarahkan mata parang ke arah tubuh istrinya tersebut, beruntung Sudarimun berusaha mengelak dan menangkis serangan suaminya ini dengan tangannya sehingga serangan mata parang JN mengakibatkan bahagian di antara jari jempol dan tunjuk sudarimun mengalami luka robek yang cukup besar.

Melihat perlakuan suaminya marah yang tanpa sebab musabab ini dan hanya akbat cemburu buta, dan suaminya ini sempat mengayunkan mata parang ke dirinya maka sudarimun dengan segera berlari meninggalkan JN dengan luka di tangannya.

Tak tahan dengan perlakuan suaminya ini maka esok harinya sudarimun memutuskan untuk melaporkan JN kePolsek Sungai Tarab.

"Berdasarkan laporan dan bukti yang di kumpulkan maka kami segera melakukan penangkapan terhadap tersangka JN dengan SP nomor; SP.kap/02/V/2016/Reskrim tanggal 23 mei 2016, pelaku JN dapat di kenai Pasal 44 ayat 1 UU nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga junto pasal 351 KUHP,"" ucap Kapolsek.

Kapolsek Sungai Tarab AKP Heri Satriawan menghimbau kepada masyarakat agar masyarakat dalam menyelesaikan perselisihan dalam rumah tangga sebaiknya mengunakan pola pola masyarakat minangkabau, yang terkenal dengan ungkapan bijaknya "tak ado kusuik nan tak salasai" dan jangan hanya karena cemburu yang tak menentu suami bertindak semena mena terhadap wanita yang pada kodratnya adalah makhluk yang lemah, bahkan sampai melukai istrinya sendiri.

"Masih ada cara cara yang lebih baik dan pantas untuk menyelesaikan suatu perselisihan dalam rumah tangga, seperti melibatkan ninik mamak, ataupun pihak pihak keluarga terdekat sehingga hal hal yang seperti kasus yang dilakukan JN tidak perlu terjadi lagi, karena jika telah terjadi tindak Pidana oleh seseorang terhadap orang lain baik itu istrinya sendiri, kami sebagai aparat penegak hukum tidak akan mentolerir, hukum harus di tegakkan untuk memberikan efek jera kepada setiap pelaku, " tegas Heri di akhir wawancaranya dengan Minangkabaunews.com (romeo)

Editor/Sumber: romeo
Tag: hukum,kriminal,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Buka Pekan Muharram Ke-16 di Ranah Batahan, Bupati Pasaman Barat Pesankan Ini

Buka Pekan Muharram Ke-16 di Ranah Batahan, Bupati Pasaman Barat Pesankan Ini

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Yulianto membuka secara resmi Pekan Muharram ke-16 di Jorong...

Ciptakan Keluarga Berkualitas, Aisyiyah Gelar Bimbingan Perkawinan bagi 50 Remaja Usia Nikah

Ciptakan Keluarga Berkualitas, Aisyiyah Gelar Bimbingan Perkawinan bagi 50 Remaja Usia Nikah

...

Bupati Mentawai: Masyarakat Harus Ambil Bagian Untuk Dukung Mentawai Keluar Dari Ketertinggalan

Bupati Mentawai: Masyarakat Harus Ambil Bagian Untuk Dukung Mentawai Keluar Dari Ketertinggalan

MENTAWAI - Kemajuan Mentawai tak terlepas dari peran serta masyarakat untuk mendukung program Pemerintah yang sedang...

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

Pondok Pesantren Darunnajah Gelar MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat ASEAN Tahun 2019

JAKARTA - Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, kembali menggelar Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) pada tahun 2019. Ini...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media