Monday, 20 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Demi Pembangunan, Beberapa Pohon Pelindung Dikota Batusangkar Ditebang KLH

Sabtu, 11 Juni 2016 - 01:36:45 WIB - 1854
Demi Pembangunan,  Beberapa Pohon Pelindung Dikota Batusangkar Ditebang KLH


TANAH DATAR - Keberadaan pohon pelindung di sepanjang pinggir jalan dalam Kota Batusangkar, Tanah Datar (Sumbar) sebagiannya ditebang, termasuk kayu asam pohon bersejarah yang konon ditanam semasa pemerintahan Hindia Belanda tempo doeloe juga mesti ditebang beberapa batang di seputaran Parak Juar untuk kepentingan pembangunan daerah dan mengingat kondisi pohon tersebut rawan tumbang.

Sedangkan pohon-pohon pelindung lain jenis kayu mahoni seperti di kawasan Lima Kaum juga mesti ditumbang dikarenakan menghalangi pembangunan drainase dan trotoar.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Viveri di Indojolito usai buka bersama dengan Kepala SKPD, Forkopimda dan awak media, Kamis malam (9/6) menyebutkan bahwa penebangan pohon pelindung untuk kepentingan pembangunan trotoar dan pelebaran jalan hal itu patut dilakukan.

"Perencanaan dahulu kala dengan kebutuhan pembangunan saat ini sepertinya tidak singkron, kita sekarang butuh jalan yang memadai sesuai dengan perkembangan derasnya arus transportasi, tentu perlu meningkatkan sarana transportasi yang ada. Di sisi lain pohon pelindung memang juga sangat kita butuhkan dan ini perlu ditata dan dikelola dengan baik kedepannya," sebut Irdinansyah.

Bupati juga menyebutkan, terkait dengan keindahan kota, kedepan taman terbuka Cindua Mato akan ditingkatkan fungsinya agar lebih baik lagi dan untuk itu akan dilakukan sayembara untuk desain lapangan tersebut. "Ini perlu penataan yang lebih baik lagi agar fungsi paru-paru kota, fungsi bermain anak dan sebagai tempat penyelenggaraan iven-iven di Cindua Mato ini bisa meningkat sehingga akan menyenangkan, ini perlu kita kaji secara komprehensif dan nanti akan disayembarakan," sebut bupati.

Sementara, Kepala Lingkungan Hidup, Viveri juga menyebutkan di kawasan Pagaruyung akan dilakukan pelebaran jalan, untuk itu terdapat sekitar 30 batang pohon pelindung jenis mahoni yang juga mesti dilakukan penebangan karena jarak antara pohon dengan bahu jalan saat ini hanya berkisar dua meter. "Saat ini pohon itu telah kita beri tanda silang dengan cat merah, rekanan nanti akan melakuan penebangannya," sebutnya. (Romeo)

Loading...
Editor/Sumber: Romeo
Tag: sumatra-barat,tanah-datar,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kawasan Padang Teater, Pasar Raya Padang Terbakar, Sejumlah Toko Ludes jadi Abu

Kawasan Padang Teater, Pasar Raya Padang Terbakar, Sejumlah Toko Ludes jadi Abu

PADANG - Sejumlah toko di lantai II kawasan Padang Teater, Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), terbakar...

Diduga Pengedar, Dua Warga Koto Baru Pasbar Dicuduk Polisi

Diduga Pengedar, Dua Warga Koto Baru Pasbar Dicuduk Polisi

PASAMAN BARAT - Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat ciduk dua tersangka penyalahguna narkoba jenis sabu di...

Untuk Majukan Program Nasional, BPN Padang Panjang Lakukan Ini

Untuk Majukan Program Nasional, BPN Padang Panjang Lakukan Ini

PADANG PANJANG - Untuk memajukan program nasional, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang Panjang menggelar...

Sempat Dilaporkan Hilang, Asdel Warga Pasaman Sudah Ditemukan

Sempat Dilaporkan Hilang, Asdel Warga Pasaman Sudah Ditemukan

PASAMAN - Jajaran Polres Pasaman berhasil menemukan Asdel Rivandi (22) warga Padang Bukik Kampung Tanjuang Jorong I...

Jamaah Membludak Pengajian Akbar UAS di Pantai Carocok Painan

Jamaah Membludak Pengajian Akbar UAS di Pantai Carocok Painan

PESISIR SELATAN -- Ribuan jamaah hadiri ceramah Agama dan tabligh akbar Ustaz Abdul Somad di kawasan Wisata Pantai...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media