Saturday, 19 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Demi Pembangunan, Beberapa Pohon Pelindung Dikota Batusangkar Ditebang KLH

Sabtu, 11 Juni 2016 - 01:36:45 WIB - 1770
Demi Pembangunan,  Beberapa Pohon Pelindung Dikota Batusangkar Ditebang KLH


TANAH DATAR - Keberadaan pohon pelindung di sepanjang pinggir jalan dalam Kota Batusangkar, Tanah Datar (Sumbar) sebagiannya ditebang, termasuk kayu asam pohon bersejarah yang konon ditanam semasa pemerintahan Hindia Belanda tempo doeloe juga mesti ditebang beberapa batang di seputaran Parak Juar untuk kepentingan pembangunan daerah dan mengingat kondisi pohon tersebut rawan tumbang.

Sedangkan pohon-pohon pelindung lain jenis kayu mahoni seperti di kawasan Lima Kaum juga mesti ditumbang dikarenakan menghalangi pembangunan drainase dan trotoar.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Viveri di Indojolito usai buka bersama dengan Kepala SKPD, Forkopimda dan awak media, Kamis malam (9/6) menyebutkan bahwa penebangan pohon pelindung untuk kepentingan pembangunan trotoar dan pelebaran jalan hal itu patut dilakukan.

"Perencanaan dahulu kala dengan kebutuhan pembangunan saat ini sepertinya tidak singkron, kita sekarang butuh jalan yang memadai sesuai dengan perkembangan derasnya arus transportasi, tentu perlu meningkatkan sarana transportasi yang ada. Di sisi lain pohon pelindung memang juga sangat kita butuhkan dan ini perlu ditata dan dikelola dengan baik kedepannya," sebut Irdinansyah.

Bupati juga menyebutkan, terkait dengan keindahan kota, kedepan taman terbuka Cindua Mato akan ditingkatkan fungsinya agar lebih baik lagi dan untuk itu akan dilakukan sayembara untuk desain lapangan tersebut. "Ini perlu penataan yang lebih baik lagi agar fungsi paru-paru kota, fungsi bermain anak dan sebagai tempat penyelenggaraan iven-iven di Cindua Mato ini bisa meningkat sehingga akan menyenangkan, ini perlu kita kaji secara komprehensif dan nanti akan disayembarakan," sebut bupati.

Sementara, Kepala Lingkungan Hidup, Viveri juga menyebutkan di kawasan Pagaruyung akan dilakukan pelebaran jalan, untuk itu terdapat sekitar 30 batang pohon pelindung jenis mahoni yang juga mesti dilakukan penebangan karena jarak antara pohon dengan bahu jalan saat ini hanya berkisar dua meter. "Saat ini pohon itu telah kita beri tanda silang dengan cat merah, rekanan nanti akan melakuan penebangannya," sebutnya. (Romeo)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: sumatra-barat,tanah-datar,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Balai Bahasa Sumatra Barat Gelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Media Indonesia di Tanah Datar

Balai Bahasa Sumatra Barat Gelar Penyuluhan Penggunaan Bahasa Media Indonesia di Tanah Datar

TANAH DATAR -- Penyuluhan penggunaan bahasa media Indonesia yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumatra Barat dibuka...

Final Turnamen Voli Bernas Cup 2019, Catat Tanggalnya

Final Turnamen Voli Bernas Cup 2019, Catat Tanggalnya

LUBUK SIKAPING - Masih dalam rangkaian kegiatan menyambut dan memerihkan HUT Kabupaten Pasaman ke-74, Bupati Pasaman...

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

PADANG -- Palang Merah Indonesia (PMI) se Sumatera Barat menggelar Musyawarah ke-X tahun 2019 yang diselenggarakan di...

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

MENTAWAI -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Selasa,...

Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman Usai, Atlit Asal Pasaman Bawa Pulang Dua Mendali

Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman Usai, Atlit Asal Pasaman Bawa Pulang Dua Mendali

PARIAMAN - Aiy Syatul Zahra, Atlit Sepatu Roda muda berbakat asal Kabupaten Pasaman berhasil meraih dua buah medali...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media