Saturday, 07 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Walikota Pariaman Bantah Abaikan Bocah Cacat Fisik Korban Gempa 2009

Sabtu, 16 Juli 2016 - 22:39:42 WIB - 1225
Walikota Pariaman Bantah Abaikan Bocah Cacat Fisik Korban Gempa 2009


PARIAMAN - Wali Kota Pariaman Drs.Mukhlis Rahman MM, membantah bahwa telah mengabaikan kedua bocah yang mengalami cacat fisik yakninya Ardi Maulana (13) dan Adi Darma Saputra (11) korban gempa bumi 2009, di Desa Palak Aneh Kecamatan Pariaman Selatan.

Sebagaimana yang diberitakan oleh sebuah harian lokal dengan tema "Dinas Sosial Abaikan Bocah Korban Gempa" yang terbit beberapa hari yang lalu.

Ia mengemukakan sejak kejadian tersebut Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Sosial telah melakukan berbagai upaya penanganan pengobatan termasuk biaya perbaikan rumah korban.

"Kita sangat peduli kepada keluarga korban terutama dua bocah atas nama Adi Darma Saputra dan Ardi Maulana dan telah kita ambil tindakan medis dengan membawa keduanya ke Rumah Sakit M Djamil Kota Padang untuk mendapatkan perawatan intensif," ulasnya menegaskan.

Namun Mukhlis tidak menampik dari hasil medis kedua korban belum bisa disembuhkan secara penuh, karena penyakitnya yang sudah menahun sehingga dokterpun belum menemukan solusi yang tepat.

"Kami sudah berbuat kepada mereka, mulai dari bantuan provinsi, pemerintah pusat dan juga bahkan bekerja sama dengan salah satu lembaga swadaya setempat yang bergerak di bidang kemanusian," jelasnya.

Terkait penanganan kedepan, ia mengatakan akan berusaha mencarikan jalan agar kedua korban bisa kembali normal dan sekolah seperti anak pada umumnya. Selain itu, Wali Kota juga menyinggung agar tidak ada pihak yang mempolitisasi permasalahan tersebut.

"Saya sangat menyayangkan jika ada pihak tertentu yang sepertinya dengan sengaja ingin memanfaatkan situasi demi tujuan tertentu, kita harap jangan adalah yang menjadi Pahlawan Kesiangan," kata Mukhlis dengan nada tinggi.

Mengulas jawaban dari Walikota, Erinal Kepala Dinas Sosial Pariaman mengatakan bahwa bantuan pengobatan bulanan dari Pemerintah Kota Pariaman memang belum ada karena tidak ada anggaran untuk itu.

"Namun melalui PKH (Program Keluarga Harapan) nantinya kita usahakan kedua anak ini bisa di akomodir, supaya mereka mendapatkan biaya bulanan untuk pengobatan lebih lanjut," ulas nya.

Pada tahun sebelumnya yang bisa di jadikan penerima bantuan PKH dari pusat hanya kategori ibu hamil, balita dan siswa miskin SD, SMP dan SMA dengan jumlah penerima 654 orang yang di ambil melalui data BPLS 2011.

"Sedangkan di tahun ini kita usulkan sebanyak 2000 orang dengan kriteria tambahan disabilitas (orang cacat) dan orang Lansia (Lanjut Usia), data ini baru akan di Validasi pada September nanti, mudah2 an bisa dipenuhi. Dari nilai bantuan yang di terima oleh peserta PKH nantinya berkisar antara Rp250.000-Rp850.000/keluaraga dan akan diterima pertiga bulan," harap Erinal mengakhiri (warman)

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,pariaman,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kuras ATM Curian, Seorang Honorer di Mentawai Ditangkap Polisi

Kuras ATM Curian, Seorang Honorer di Mentawai Ditangkap Polisi

MENTAWAI -- Unit Reskrim Polres Mentawai malalui Polsek Sikakap mengamankan seorang honorer inisial MS (26), warga...

Cegah Politik Uang, Bawaslu Harapkan Peran Serta Masyarakat

Cegah Politik Uang, Bawaslu Harapkan Peran Serta Masyarakat

SOLOK -- Ketua Bawaslu Kota Solok, Tri Ati, S.Pd, mengatakan Evaluasi menandakan kami membutuhkan masukan, tanggapan,...

MPK PWM Sumbar Persilahkan Kader Terbaik Untuk Maju Jadi Calon Ketua PWPM

MPK PWM Sumbar Persilahkan Kader Terbaik Untuk Maju Jadi Calon Ketua PWPM

PADANG -- Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumbar menyikapi tensi yang akhir-akhir...

Rakor AMM Padang Pariaman Amanahkan Medi Hendra Jadi Ketua PWPM 2019-2023

Rakor AMM Padang Pariaman Amanahkan Medi Hendra Jadi Ketua PWPM 2019-2023

PADANG PARIAMAN -- Pimpinan Daerah (PD)Pemuda Muhammadiyah Padang Pariaman menggelar rapat Koordinasi dengan angkatan...

Tanah Longsor Kembali Menutupi Jalan Sumbar - Riau, Polisi Berlakukan Buka Tutup

Tanah Longsor Kembali Menutupi Jalan Sumbar - Riau, Polisi Berlakukan Buka Tutup

LIMA PULUH KOTA - Tanah longsor kembali menutupi badan jalan utama penghubung provinsi Sumbar dan Riau. Titik...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media