Sunday, 18 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Walikota Pariaman Bantah Abaikan Bocah Cacat Fisik Korban Gempa 2009

Sabtu, 16 Juli 2016 - 22:39:42 WIB - 1167
Walikota Pariaman Bantah Abaikan Bocah Cacat Fisik Korban Gempa 2009


PARIAMAN - Wali Kota Pariaman Drs.Mukhlis Rahman MM, membantah bahwa telah mengabaikan kedua bocah yang mengalami cacat fisik yakninya Ardi Maulana (13) dan Adi Darma Saputra (11) korban gempa bumi 2009, di Desa Palak Aneh Kecamatan Pariaman Selatan.

Sebagaimana yang diberitakan oleh sebuah harian lokal dengan tema "Dinas Sosial Abaikan Bocah Korban Gempa" yang terbit beberapa hari yang lalu.

Ia mengemukakan sejak kejadian tersebut Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Sosial telah melakukan berbagai upaya penanganan pengobatan termasuk biaya perbaikan rumah korban.

"Kita sangat peduli kepada keluarga korban terutama dua bocah atas nama Adi Darma Saputra dan Ardi Maulana dan telah kita ambil tindakan medis dengan membawa keduanya ke Rumah Sakit M Djamil Kota Padang untuk mendapatkan perawatan intensif," ulasnya menegaskan.

Namun Mukhlis tidak menampik dari hasil medis kedua korban belum bisa disembuhkan secara penuh, karena penyakitnya yang sudah menahun sehingga dokterpun belum menemukan solusi yang tepat.

"Kami sudah berbuat kepada mereka, mulai dari bantuan provinsi, pemerintah pusat dan juga bahkan bekerja sama dengan salah satu lembaga swadaya setempat yang bergerak di bidang kemanusian," jelasnya.

Terkait penanganan kedepan, ia mengatakan akan berusaha mencarikan jalan agar kedua korban bisa kembali normal dan sekolah seperti anak pada umumnya. Selain itu, Wali Kota juga menyinggung agar tidak ada pihak yang mempolitisasi permasalahan tersebut.

"Saya sangat menyayangkan jika ada pihak tertentu yang sepertinya dengan sengaja ingin memanfaatkan situasi demi tujuan tertentu, kita harap jangan adalah yang menjadi Pahlawan Kesiangan," kata Mukhlis dengan nada tinggi.

Mengulas jawaban dari Walikota, Erinal Kepala Dinas Sosial Pariaman mengatakan bahwa bantuan pengobatan bulanan dari Pemerintah Kota Pariaman memang belum ada karena tidak ada anggaran untuk itu.

"Namun melalui PKH (Program Keluarga Harapan) nantinya kita usahakan kedua anak ini bisa di akomodir, supaya mereka mendapatkan biaya bulanan untuk pengobatan lebih lanjut," ulas nya.

Pada tahun sebelumnya yang bisa di jadikan penerima bantuan PKH dari pusat hanya kategori ibu hamil, balita dan siswa miskin SD, SMP dan SMA dengan jumlah penerima 654 orang yang di ambil melalui data BPLS 2011.

"Sedangkan di tahun ini kita usulkan sebanyak 2000 orang dengan kriteria tambahan disabilitas (orang cacat) dan orang Lansia (Lanjut Usia), data ini baru akan di Validasi pada September nanti, mudah2 an bisa dipenuhi. Dari nilai bantuan yang di terima oleh peserta PKH nantinya berkisar antara Rp250.000-Rp850.000/keluaraga dan akan diterima pertiga bulan," harap Erinal mengakhiri (warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,pariaman,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rakor K3MA di Padang Panjang, Wawako Berharap Lahir Madrasah Hebat

Rakor K3MA di Padang Panjang, Wawako Berharap Lahir Madrasah Hebat

PADANG PANJANG - Merupakan suatu penghargaan bagi Padang Panjang ditunjuk sebagai pelaksa kegiatan Rapat Koordinasi...

Perayaan 3,5 Abad Kota Padang Tanpa Anggota DPRD Padang

Perayaan 3,5 Abad Kota Padang Tanpa Anggota DPRD Padang

PADANG -- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-350 Kota Padang yang jatuh pada Rabu besok, 7 Agustus 2019, tidak seperti tahun...

Momentum Hut RI ke 74, Korem 032 Wirabraja Lepas Seribu Lampion di Mentawai

Momentum Hut RI ke 74, Korem 032 Wirabraja Lepas Seribu Lampion di Mentawai

MENTAWAI - Komando Resor Militer (Korem) 032 Wirabraja lepas seribu lampion saat kunjungannya ke Mentawai. Ini...

Breaking News : Hindari Tabrakan, Satu Unit Mini Bus Terpental Hingga Jatuh ke Tepi Jurang di Agam

Breaking News : Hindari Tabrakan, Satu Unit Mini Bus Terpental Hingga Jatuh ke Tepi Jurang di Agam

AGAM -- Gara-gara menghindari tabrakan, satu unit minibus Nomor Polisi BA 1746 QL dengan penumpang 7 (tujuh) orang...

Proyek Pembangunan RSUD M. Zein Painan Senilai Rp99 Miliar Mangkrak, Hendrajoni Tuding...

Proyek Pembangunan RSUD M. Zein Painan Senilai Rp99 Miliar Mangkrak, Hendrajoni Tuding...

PESISIR SELATAN -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengungkapkan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media