Sunday, 18 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Karyawan Bobol Brankas Milik Perusahaan dengan Martil di Pariaman, Uang Rp 63 Juta Raib

Selasa, 26 Juli 2016 - 15:31:24 WIB - 1099
Karyawan Bobol Brankas Milik Perusahaan dengan Martil di Pariaman, Uang Rp 63 Juta Raib


PARIAMAN - Satreskrim Polres Pariaman terus melakukan pengejaran terhadap pembobol brankas milik Leasing Elektronik Master Kurai Taji, yang terjadi pada Senin kemarin di Jl.Soekarno Hatta Desa Kurai Taji.

Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldi SI.K MM mengatakan, pembobolan yang dilakukan oleh karyawan Master sendiri kemungkinan terjadi pada malam hari di saat suasana sedang sepi, dengan menggunakan sebuah martil besi.

"Datang melapor pada petugas kita atas nama Irfan selaku pimpinan leasing Elektronik Master Kurai Taji sekira pukul 08.30 WIB, dengan laporan telah kehilangan uang didalam brankas sebanyak Rp.63.500.000," sebut Ricko.

Kemudian setelah menerima laporan ulas nya, tim Satreskrim langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal polisi mencurigai juga bahwa pelaku membawa sebuah minibus merk Suzuki Grand Max BA 1364 BE warna silver, selanjutnya Satreskrim juga melacak HP milik pelaku dan masih hidup dengan kemungkinan masih berada diwilayah Padang Pariaman.

"Maka kita lakukanlah pengejaran menuju lokasi yang berada di daerah Ketaping bandara BIM, setelah sampai di lokasi ternyata pelaku meninggalkan mobil yang dibawanya di dekat bandara. Karena pelaku tidak ditemukan di lokasi, kita hanya bisa membawa BB mobil grand max tadi ke Mapolres," ulas Kapolres.

Melalui hasil penyidikan awal anggota Satreskrim menemukan BB berupa brankas bobol di lantai dua dan sebuah palu besi.

"Yang jelas kita kita terus lakukan lidik dan pemerikasaan terhadap kemungkinan keterlibatan orang dalam, dan juga telah melakukan pengecekan CCTV di bandara BIM, ternyata ia masuk sekitra pukul 2.53 di bandara, dan tidak ada jadwal keberangkatan atas nama pelaku, berarti larinya hanya menggunakan kendaran darat dan masih berada di wilayah Sumbar," terang Ricko.

Meskipun pelaku R yang merupakan karyawan gudang yang sudah bekerja selama 2 tahun di Master memiliki 5 KTP ganda, namun pihak kepolisian sudah mengetahui identitas dari pelaku. (warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,kriminal,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Padang Pariaman Nyatakan Anti Narkoba, LGBT dan Pernikahan Dini

Padang Pariaman Nyatakan Anti Narkoba, LGBT dan Pernikahan Dini

PADANG PARIAMAN - Forum Anak Kabupaten Padang Pariaman deklarasikan sebagai generasi muda yang anti narkoba, anti LGBT...

Ketua GOW Pasaman Sosialisasikan Batik Pada Generasi Milenial

Ketua GOW Pasaman Sosialisasikan Batik Pada Generasi Milenial

LUBUK SIKAPING - Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Ekonomi kreatif terus dikembangkan oleh Pemerintah pusat maupun daerah....

Elisabet, Anak yang Terseret Ombak di Mentawai Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Elisabet, Anak yang Terseret Ombak di Mentawai Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

MENTAWAI - Badan Sar Nasional (Basarnas) Kabupaten Kepulauan Mentawai lalukan pencarian terhadap warga hayut di pantai...

Biro Perjalanan Wisata Arab Saudi Tertegun Keindahan Alam dan Akhlak Masyarakat Kota Bukittinggi

Biro Perjalanan Wisata Arab Saudi Tertegun Keindahan Alam dan Akhlak Masyarakat Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - Pariwisata Kota Bukittinggi semakin dikenal khususnya biro perjalanan wisata mancanegara, dan umumnya...

Subhanallah, Tahun Ini Padang Sembelih 7400 Hewan Kurban

Subhanallah, Tahun Ini Padang Sembelih 7400 Hewan Kurban

PADANG -- Satu hari jelang pelaksanaan Idul Adha 1440H, data sementera hewan kurban dari seluruh kelurahan di Kota...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media