Sunday, 25 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Sijunjung

Remaja Diduga Tewas Karena Ditendang Oknum Lantas, Massa Ngamuk Serbu Mapolres Sijunjung

Rabu, 27 Juli 2016 - 00:13:11 WIB - 3129
Remaja Diduga Tewas Karena Ditendang Oknum Lantas, Massa Ngamuk Serbu Mapolres Sijunjung

SIJUNJUNG - Ratusan warga dari Pasar Jumat dan Jorong Pematang Panjang, Muaro Gambok, Sijunjung, Sumatera Barat menyerbu Mapolres Sijunjung, Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 13.40 WIB.

Polisi berupaya menghadang masa yang mencoba masuk Mapolres Sijunjung, akhirnya terlibat bentrok dan melepaskan tembakan guna membubarkan massa. Bentrokan tak dapat dihindari karena massa yang jumlahnya ratusan ini mengamuk memecahkan kaca di Mapolresta serta sejumlah mobil polisi, hingga terjadi korban luka-luka.

Informasi yang dihimpun awak media, penyerbuan kemapolres Sijunjung ini dipicu oleh sikap oknum polisi lalu lintas yang menendang seorang remaja, Alan Wahyudi (15), hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Kejadian berawal saat terjadi razia oleh Polisi Lalu Lintas di depan rumah dinas Kapolres Sijunjung. Korban yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm tersebut, kaget dan berusaha kabur saat dihentikan oleh petugas. Petugaspun mengejar, hingga korban terjatuh.

Melihat korban terjatuh, warga yang berada di sekitar TKP langsung membawanya ke Puskesmas terdekat, dan dirujuk ke RSUD Sijunjung. Akibat mengalami pendarahan pada bagian kepala akhirnya Selasa, (26/7) sekitar pukul 02.10 WIB dinihari korban meninggal dunia.

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Sijunjung Akp Alkhadri membantah tidak benar ada anggotanya yang melakukan penendangan.

"Isu yang berkembang di masyarakat sangat tidak benar, korban mungkin tidak siap mendapati anggota kami yang sedang melakukan razia, karena masih dibawah umur jadi mungkin dia belum memiliki surat kelengkapan berkendara, ditambah lagi ada pelanggaran ia tidak mengenakan helm, jadi mungkin itu faktor pemicu yang menyebabkan ia takut menghadapi petugas kami hingga akhirnya kehilangan kontrol memacu kendaraannya sekencang mungkin kearah petugas sampai lepas kendali lalu kepalanya menghantam trotoar," Ucap Kasat Lantas

Ditambahkan kasat lantas ini bahwa sudah lakukan olah TKP, "Logikanya, dengan kecepatan diatas 80Km/jam tidak mungkin anggota saya tidak mengalami cidera, minimal terkilir atau luka lecet, ini sama sekali tidak ada," tutup Alkhadri. (Romeo/Oji)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,kriminal,metro,sawahlunto,sijunjung,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Olivier Giroud Resmi Berkostum Chelsea

Olivier Giroud Resmi Berkostum Chelsea

BOLA - Chelsea telah menuntaskan kepindahan Olivier Giroud dari Arsenal di hari terakhir bursa transfer pemain musim...

Anggota MPR RI Leonardy Harmainy Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Anggota MPR RI Leonardy Harmainy Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

PADANG - Anggota MPR RI H. Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI, acara...

Isu Fahri Hamzah Gabung Golkar, Jusuf Kalla Angkat Bicara

Isu Fahri Hamzah Gabung Golkar, Jusuf Kalla Angkat Bicara

NASIONAL - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi kabar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang mendapatkan tawaran untuk...

Dokter Muda FK Unand Resmikan Taman TOGA di Pasar Ambacang Padang

Dokter Muda FK Unand Resmikan Taman TOGA di Pasar Ambacang Padang

PADANG - Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Andalas meresmikan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) percontohan...

Kabar Gembira, MA Batalkan Biaya Administrasi Pengesahan STNK

Kabar Gembira, MA Batalkan Biaya Administrasi Pengesahan STNK

NASIONAL - Mahkamah Agung (MA) membatalkan biaya administrasi pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang diatur...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media