Friday, 22 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Metro

Masjid Nurul Iman Dipadati Jemaah Itikaf

Senin, 29 Agustus 2011 - 02:50:30 WIB - 2502
Masjid Nurul Iman Dipadati Jemaah Itikaf


PADANG - Jelang hari terakhir Ramadhan, Masjid Nurul Iman dipadati para jamaah yang berdiam diri di masjid (Itikaf). Menurut Kasubid Kamtib Masjid Nurul Iman, M Soebakir, sebanyak 40 orang menginap di Nurul Iman untuk melakukan Itikaf.

Pada jamaah tersebut, kata Soebakir, notabene berasal dari Padang Barat. "Ada juga yang berasal dari Koto Tangah, Padang Barat, Kuranji dan Lubuk Begalung," ujar Soebakir, Sabtu (27/8) ketika ditemui di kantornya.

Dari 40 jamaah, papar Soebakir, didominasi oleh laki-laki, yakni sebanyak 30 orang. Sedangkan perempuan, kata dia, hanya sebanyak 10 jamaah. "Tahun ini mengalami penurunan jumlah," ungkapnya.

"Saya datang sejak puasa pertama," kata Sukainah, jamaah asal Ikur Koto, Padang. Ia mengaku selalu melakukan itikaf ketika Ramadhan. "Ini tahun ketiga saya," kata dia. Ibu dua anak ini mengaku mendapatkan ketenangan dalam berpuasa ketika beritikaf.

Tak hanya Sukainah, Jamiati (60) juga mengaku datang ketika awal puasa. Dengan alasan ibadah, perempuan asal Kuranji ini mengaku pasrah meninggalkan suami di Koto Tangah. "Ibadah puasa saya jadi lebih terasa di sini (Masjid Nurul Iman)," kata Jamiati.

Menurut Wakil Ketua Pantia Amaliyah Ramadhan, Muhammad Wahyono, hukum melakukan Itikaf adalah sunnah. Tapi bisa menjadi wajib jika dinazari. "Yang terpenting mereka memenuhi syarat-syarat beritikaf," ungkapnya. Adapun syarat itikaf yakni niat, puasa, dan tidak bersetubuh.

Kendati tidak mendapatkan fasilitas berlebih, namun Jamiati mengaku ikhlas. "Yang penting ibadah saya lancar," paparnya.

Menurut Soebakir, Nurul Iman hanya menyediakan tempat istirahat untuk para ibu-ibu. "Masjid telah menyediakan ruangan bersekat papan pada lantai dasar. Ini guna menjamin aurat jamaah perempuan," kata Soebakir.

Lantai dasar masjid lima lantai ini menjadi tempat istirahat bagi para jamaah perempuan. Dengan sekat papan, ruangan itu dipenuhi oleh barang-barang bawaan 10 jamaah perempuan. "Yang penting kamu diizinkan tinggal," kata jamaah Itikaf lainnya.

Pada 20 hari pertama puasa, ungkap Soebakir, para jamaah harus mencari sendiri kebutuhan makan sahur mereka. Namun, menurut Soebakir, para jamaah diberikan makanan berlebih ketika berbuka, dan ini dapat dijadikan bekal ketika sahur. "Tapi pada 10 hari terakhir, masjid memberikan makan sahur," kata dia.

Soebakir mengaku tidak sepenuhnya menganjurkan para jamaah melakukan itikaf di masjid tua di Padang ini. "Yang terpenting mereka melapor terlebih dahulu kepada petugas sebelum melakukan itikaf," imbuhnya.

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kapolres Pessel Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

Kapolres Pessel Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

PESISIR SELATAN -- Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Cepi Noval menggelar Coffee Morning bersama puluhan wartawan Media...

Erman Safar Adakan Pembicaraan Serius Dengan Partai Golkar PPP dan PAN, Ini Yang Dibahas

Erman Safar Adakan Pembicaraan Serius Dengan Partai Golkar PPP dan PAN, Ini Yang Dibahas

BUKITTINGGI -- Erman Safar kandidat bakal calon Wali Kota Bukittinggi tahun 2020-2025 mendatangi beberapa partai...

Soal Tanah Ulayat di Sumbar dan RUU Pertanahan, Ini Kata Anggota DPR RI Guspardi Gaus

Soal Tanah Ulayat di Sumbar dan RUU Pertanahan, Ini Kata Anggota DPR RI Guspardi Gaus

PADANG -- Anggota DPR RI Komisi II asal Sumbar Drs H. Guspardi Gaus mengungkapkan, Tanah ulayat di Sumbar merupakan...

Peduli Sesama, PSHT Pessel Gelar Baksos Donor Darah

Peduli Sesama, PSHT Pessel Gelar Baksos Donor Darah

PESISIR SELATAN -- Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Pesisir Selatan mengadakan kegiatan...

Jonel Carcueva Taklukan Kelok 44 di Etape V Tour de Singkarak 2019

Jonel Carcueva Taklukan Kelok 44 di Etape V Tour de Singkarak 2019

PAYAKUMBUH -- Pembalap Filipina Jonel Carcueva, berhasil menaklukkan "rute pambantaian" etape V iven Sport...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media