Sunday, 25 Feb 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Tiga Remaja Asal Jakarta Jadi Korban Perdagangan Manusia di Pasaman Sumbar

Jumat, 02 September 2016 - 20:15:12 WIB - 1735
Tiga Remaja Asal Jakarta Jadi Korban Perdagangan Manusia di Pasaman Sumbar

PADANG - Tiga remaja belasan tahun asal Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, menjadi korban kasus trafficking (perdagangan manusia) yang dipekerjakan tanpa sepengetahuan orangtuanya. Mereka dipekerjakan sebagai pendamping tamu di sebuah kafe di Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengungkapkan terdapat tiga remaja putri yang menjadi korban yakni berinisial P (18), SZ (15), dan D (12).

Martinus mengungkapkan kasus ini berawal dari adanya pengaduan dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang mendampimgi orangtua korban mencari anaknya yang hilang.

"Kami terima info ada anak yang di bawah umur di bawa ke Sumbar, tadinya tidak tahu di mana, baru diketahui setelah di-tracking melalui nomor handphone," ujar Martinus di Kantor Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2016) dikutip okezone.com.

Kepala Bidang Dana dan Daya LPAI, Henny Hermanoe, yang mendampingi kasus ini menjelaskan ketiga korban saling mengenal karena tinggalnya saling berdekatan di kawasan Duren Tiga.

Awalnya korban P mengajak kedua korban lainnya untuk ikut pergi bekerja di suatu tempat. Ajakan ini muncul setelah P juga diajak rekannya berinisial I yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Ketiganya pergi menuju Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menemui I.

I pun berhasil membujuk P untuk bekerja dengan iming-iming gaji yang besar. P pun mengajak dua temannya SZ dan D sehingga mereka bertiga diberangkatkan ke Pasaman, Sumbar, pada Kamis 25 Agustus 2016 atau pada hari esoknya.

"Jadi korban diimingi untuk kerja, kita tahu remaja sekarang senang gaya hidup pragmatis bersikap cepat ingin sesuatu, ingin kerja punya uang membuat mereka ingin tampil, makanya mereka ini mudah dibawa," jelas Henny.

Sesampainya di Pasaman, mereka bertemu seorang perempuan berinisial B yang memiliki kafe. Usut punya usut, B merupakan ibu dari I, teman korban P yang kenal dari Facebook dan merayu SZ dan D pergi dari rumahnya. B sering disebut Mami oleh lingkungan sekitarnya. Mami B inilah yang mempekerjakan mereka sebagai pelayan atau pendamping tamu di kafenya.

"Di sana mereka malah menemani tamu, tetapi sesekali mereka juga mencuci piring, cuci pakaian mami," tutur Henny.

Menerima laporan kehilangan anak, polisi pun langsung bergerak mencari ketiga anak ini. Sampai akhirnya polisi menemukan ketiganya di Sumatera Barat. Polisi langsung menjemput ketiganya. Pemilik kafe, Mami B, ditetapkan sebagai tersangka. Ia disangkakan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Undang-undang Perlindungan Anak.

"Ibu B ini kami tetapkan sebagai tersangka, sementara ketiga korban sebelum pulang dilakukan pemeriksaan kesehatan," kata Martinus. (oz)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Polling Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang 2018-2023
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,kriminal,nasional,padang,pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama Buka Musrenbang Kecamatan Tigo Nagari Tahun 2018

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama Buka Musrenbang Kecamatan Tigo Nagari Tahun 2018

PASAMAN - Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan...

Gubernur Jambi Zumi Zola jadi Tersangka KPK

Gubernur Jambi Zumi Zola jadi Tersangka KPK

NASIONAL - Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli terjerat kasus hukum. Pria yang pernah lama berkarier di dunia perfilman...

Insiden Kartu Kuning, Jokowi Ingin Kirim Ketua BEM UI ke Asmat

Insiden Kartu Kuning, Jokowi Ingin Kirim Ketua BEM UI ke Asmat

NASIONAL - Presiden Joko Widodo menanggapi aksi "kartu kuning" yang dilakukan oleh Ketua Badan Eksekutif...

Siang Ini, Pjs Wali Kota Padang Alwis Dikukuhkan di Gubenuran

Siang Ini, Pjs Wali Kota Padang Alwis Dikukuhkan di Gubenuran

PADANG - Teka-teki soal siapa yang akan menjadi Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Padang menyusul majunya Wali Kota...

Guru SMA Tewas Dianiaya Muridnya Sendiri

Guru SMA Tewas Dianiaya Muridnya Sendiri

HUKUM/KRIMINAL - Seorang guru di Sampang, Madura, Jawa Timur tewas setelah dianiaya oleh muridnya sendiri. Polisi telah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media