AS ‘Putar Otak’ Pulangkan Warganya dari Afghanistan

  • Whatsapp
Gelombang pengungsi afghanistan.

MINANGKABAUNEWS.COM, INTERNATIONAL — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken sedang berupaya memastikan penerbangan charter yang membawa warga AS dan Afghanistan dapat meninggalkan negara yang saat ini sudah diduduki Taliban itu dengan aman.

Blinken mengatakan, AS telah melakukan hubungan diplomasi dengan Taliban yang sudah menduduki Afghanistan sejak bulan lalu. Petinggi Taliban juga sudah mengatakan kepada AS akan mengizinkan orang dengan dokumen perjalanan bebas meninggalkan Afghanistan.

Read More

Saat ini, Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berada di Qatar untuk mencari cara evakuasi penduduk AS dan Afghanistan menyusul pengambilalihan Taliban.

“Kemurahan hati Anda (Qatar) menyelamatkan ribuan nyawa,” kata Austin, mengutip Arab News, Selasa (7/9/2021).

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani berharap bandara di Kabul akan beroperasi untuk penumpang dalam beberapa hari ke depan. Tapi belum ada kesepakatan perihal cara menjalankannya.

Qatar telah bekerja sama dengan Turki dan AS untuk memulihkan operasi di Bandara Kabul. Sheikh Mohammed mengatakan, bandara akan membutuhkan peningkatan peralatan.

Blinken sendiri membantah laporan Taliban telah menghalangi orang AS yang mencoba terbang keluar dari kota Afghanistan Utara. Namun, dia mengatakan Taliban tidak mengizinkan penerbangan charter untuk berangkat karena beberapa orang tidak memiliki dokumen perjalanan yang valid.

Sebelumnya ada laporan yang bilang 1.000 orang, termasuk orang AS, telah terjebak di bandara Mazar I Sharif selama berhari-hari menunggu izin untuk penerbangan charter berangkat. Salah satu penyelenggara penerbangan menyalahkan keterlambatan itu pada Departemen Luar Negeri AS.

Related posts