ATI Padang T.A 2021/2022 Selenggarakan Pembukaan PKKMB Secara Virtual

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PARIAMAN – Tahun Akademik 2021/2022 ini Politeknik Akademi Teknik Industri (ATI) Padang menyelenggarakan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara virtual, baru-baru ini.

Walikota Pariaman, Genius Umar, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Kota Pariaman sudah menjalin kerjasama dengan ATI Padang selama tiga tahun dan sekarang sudah masuk tahun yang ketiga.

Read More

“Kami menganggap bahwa solusi untuk mengurangi kemiskinan dan juga meningkatkan derajat pendidikan bisa dikerjakan dengan satu program yaitu pendidikan skill (keahlian),” terangnya dalam rilis pers.

Genius lebih lanjut mengatakan, alasan Pemko Pariaman bekerjasama dengan beberapa Kampus Politeknik adalah kita ingin sekolah anak-anak kita ini lebih singkat selama 3 tahun kemudian dia memiliki keahlian, dari program skill ini ada dua hal yang nantinya bisa dia kerjakan apakah dia kerja di industri atau dia kerja sendiri atau mandiri.

Disamping skill yang sudah dipunyai, yang pentingĀ  itu juga harus punya disiplin diri, etika kerja, sehingga kerja akan lebih mudah nantinya.

“Saya ingin anak-anak ini nantinya betul-betul berbasis skill dengan maksud mereka bisa belajar dikampusnya sebanyak 30% dan Praktek 70% di dunia industri dan di labor kampus,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada dua sisi yang bisa dia kejar nantinya setelah lulus dari ATI Padang yaitu pertama mereka bisa membantu keluarga keluar dari garis kemiskinan, karena dia langsung bekerja di industri atau bisnis sendiri.

“Dalam kerjasama ini yang paling penting saya harapkan bisa membangun kerjasama tri party maksudnya Pemerintah Kota bisa bekerjasama dengan Industri, dan Politeknik atau juga bisa diberi istilah dengan nama DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri),” imbuh Walikota Pariaman ini.

Wako merasa cukup puas dalam melakukan kerjasama dengan ATI Padang ini karena ikut dalam Program Saga Saja untuk meningkatkan derajat pendidikan dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Pariaman.

“Kita sekarang berada di era inovasi, alasan Pemko Pariaman memilih Politeknik ATI Padang ini karena berbasis inovasi, sehingga dapat menjawab tantangan kedepan terhadap dunia industrilisasi di bidang teknologi,” tuturnya.

“Jika seratus orang anak yang kita kirim dalam setahun, maka kita berharap nanti tiga tahun kedepan ada seratus keluarga yang keluar dari kemiskinan karena anak-anaknya kuliah di ATI Padang ini dan langsung bisa bekerja di dunia industri maupun bisnis sendiri sehingga bisa menghidupi ekonomi keluarganya masing-masing,” pungkasnya.

Pihaknya juga tegaskan bahwa Program beasiswa Saga Saja ini hanya diperuntukan bagi warga Kota Pariaman.

Related posts