Awasi Pemutakhiran DPB, Bawaslu 50 Kota Temukan 746 Perubahan Data Pemilih

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, Yoriza Asra, serahkan surat rekomendasi hasil pengawasan Bawaslu terhadap pemutakhiran DPB kepada KPU, Rabu (17/11). (Foto: Aking/MKN)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Limapuluh Kota, Sumatera Barat memastikan telah menemukan sedikitnya 746 daftar pemilih yang mengalami perubahan data dan status, sejak pascapemilihan serentak 2020.

Data tersebut diperoleh setelah Bawaslu melakukan pengawasan pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) ke sejumlah nagari. Pengawasan dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 13 tahun 2021 tanggal 30 Maret 2021, tentang Pelaksanaan Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan.

Read More

“Sesuai intruksi Bawaslu RI, kita sudah melakukan pengawasan pemutakhiran data pemilih terhitung 8 bulan pascaselesainya tahapan pemilihan serentak 2020,” kata Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, Yoriza Asra, dalam rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Tanjungpati, Rabu (17/11).

Yori menambahkan, salah satu instruksi Bawaslu RI yaitu perihal pengawasan pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan. Bawaslu kabupaten/kota diminta berkoordinasi dengan pemerintah terendah di dalam wilayah kerjanya guna mendapatkan informasi terkait data kependudukan.

Proses pemutakhiran itu dilakukan Bawaslu Limapuluh Kota dengan cara berkoordinasi secara acak ke sejumlah nagari. Data yang dihimpun Bawaslu meliputi data pemilih yang telah meninggal dunia, beralih status dari penduduk sipil menjadi anggota TNI/Polri dan sebaliknya.

Selanjutnya, pemilih yang beralih status kewarganegaraan Indonesia menjadi Warga Negara Asing, penduduk yang belum berusia 17 Tahun namun sudah menikah, serta penduduk yang secara administrasi kependudukan telah melakukan perubahan nama/ alamat domisili.

“Hasil pengawasan kami, dari 10 nagari yang tersebar pada 6 kecamatan di Limapuluh Kota yang kami kunjungi, maka didapatkan sebanyak 746 pemilih yang mengalami perubahan data dan status,” lanjut Yori.

Adapun tujuan dari pemutakhiran DPB, katanya, adalah untuk memperbaharui daftar pemilih seperti menambahkan pemilih baru yang belum terdaftar di daftar pemilih. Kemudian, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat dan perubahan elemen data pemilih kabupaten/kota.

Hasil pemutakhiran data, selanjutnya diserahkan Bawaslu dalam bentuk surat rekomendasi kepada KPU. Yoriza Asra dalam kesempatan itu turut mengajak seluruh stakeholder agar ikut bersama-sama berpartisipasi membantu KPU dalam pemutahiran DPB untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bawaslu Limapuluh Kota itu tampak dihadiri unsur pimpinan Bawaslu, KPU Limapuluh Kota, Disdukcapil, Badan Kesbangpol, Kodim 0306/50 Kota, Polres Payakumbuh, Kacabdin Wilayah IV Sumbar, Kemenag Limapuluh Kota dan perwakilan media.

Ketua KPU Limapuluh Kota, Masnijon, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu yang telah membantu KPU dalam pemutakhiran DPB. “DPB ini nantinya akan bermanfaat untuk keakuratan dan falidasi data pemilih,” sebutnya.

Masnijon menyebut, terdapat beberapa kesulitan ditemukan KPU dalam proses pemutakhiran DPB. Mulai dari kesulitan mendapatkan data pemilih, karena Kemendagri tidak menyerahkan DP4 kepada KPU, sehingga KPU RI tidak menurunkan data kepada KPU kabupaten/kota sebagai bahan pemutakhiran.

“Kemudian, KPU tidak dapat meminta data by name by adress kepada Disdukcapil dikarenakan adanya aturan terkait perlindungan data kependudukan,” sebutnya.

Kemudian, KPU juga memastikan sudah menyurati Bupati Limapuluh Kota dan wali nagari melalui camat guna meminta update data kependudukan. Hanya saja, sampai kini KPU belum memperoleh jawaban pasti dari unsur pemerintah daerah.

Adapun Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil, Hatifah, menyebut Disdukcapil sesuai UU Kependudukan memang dituntut merahasiakan data kependudukan kepada pihak lain. Hanya saja, Disdukcapil akan bersedia ikut membantu KPU dalam penyandingan untuk proses pemutakhiran data. (akg)

 

Related posts