Bamus Diambil Sumpah, Bupati dan Ketua DPRD Limapuluh Kota Sampaikan ini 

  • Whatsapp
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, dalam kegiatan pengambilan sumpah anggota Badan Musyawarah (BAMUS) periode 2021-2027, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (2/7/2021).

LIMAPULUH KOTA,MINANGKABAUNEWS,- Pandemi COVID-19 menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk penyelesaian. Upaya penekatan penyebaran virus dan penerapan protokol kesehatan terus dilakukan di tengah-tengah masyarakat dalam bentuk sosialisasi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. Hal itu disampaiakan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dalam sambutan pada kegiatan pengambilan sumpah anggota Badan Musyawarah (BAMUS) periode 2021-2027, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (sumbar), Jumat (2/7/2021).

Dijelaskan bupati, pandemi COVID-19 telah membuat tatanan kehidupan baru pada setiap kelompok dan golongan masyarakat. Beragam pilihan kebijakan ditempuh untuk menghadang laju penyebaran, mulai dari penerapan physical distancing, pembatasan sosial di berbagai wilayah yang terpetakan sebagai episentrum penyebaran, hingga refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Limapuluh Kota. Lebih jelas dissampaikan Bupati, saat ini ada pengaruh yang signifikan terjadi terhadap sektor perekonomian. Sirkulasi ekonomi melambat, terjadi fluktuasi pada harga kebutuhan pokok di tengah-tengah masyarakat.

“Ini kerja dan fokus pemerintah daerah saat ini. Tidak ada larangan berkerja, beraktivitas saja secara normal dalam tatanan protokol kesehatan. Kita bukan sebuah kabupaten yang kaya. Ketika akses untuk transaksi barang dan jasa kita tutup sebagai langkah antisipasi penyebaran, maka akan sulit. Patuhi protokol kesehatan dan lakukan vaksinasi sebagai langkah dan tujuan agar pandemi ini berlalu,” Kata Bupati.

Kepada Anggota Bamus yang di ambil sumpahnya, Bupati berpesan untuk menjadi mitra pemerintah nagari dalam ruang lingkup pembangunan. Nagari merupakan penopang perekonomian, Sumber daya Alam lebih dominan dimiliki Nagari (Desa Adat) untuk digali potensinya sebagai sumber pendapatan nagari maupun daerah.

“Gali setiap potensi yang ada hingga memiliki nilai ekonomi untuk masyarakat. Bamus jangan lengah, silahkan berkomunikasi dan koordinasi dengan Wali Nagari pada setiap proses pembanguan nagari masa pandemi ini,” Pesan Bupati.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra menyampaikan, tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh masyarakat dan semua institusi yang ada di daerah saat ini sudah pada pola kerja atau pola hidup baru yang berbeda dengan sebelumnya. Masyarakat diminta untuk tetap produktif dan melakukan aktivitas dalam tatanan baru masa pandemi ini. Melalui kegiatan itu, Deni juga berpesan kepada anggota Bamus untuk memahami setiap aspek pembangunan pemerintahan nagari sekaligus mengawal proses pembangunan dan aturan-aturan yang dilahirkan pemerintah Nagari.

“Selamat kepada anggota Bamus. Jadilah mitra pemerintah nagari yang kritis dalam pembangunan,. Agar setiap pembangunan itu memberikan dampak baik kepada seluruh masyarakat di nagari. Saat ini kita sama-sama dituntut untuk tetap produktif dan melakukan aktivitas agar dapat bertahan dalam pusaran ekonomi yang tidak dapat kita prediksi bagaimana kedepan.” tutup Deni.

Hadir dalam pengambilan sumpah itu, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Kapolsek Guguak Iptu Heri Yuliardi, Camat Mungka Endra Amzar, Ketua TP-PKK dan Dekranasda Ny Nevi Safaruddin, Angota DPRD dan elemen masyarakat lainnya. (rn/tk)

Related posts