Bangun Instalasi Riset Perikanan di Kab. Limapuluh Kota, Ikan Gariang Sakti Jadi Ikon Bernilai Jual Tinggi

  • Whatsapp
Menteri KKP, Bupati Limapuluh Kota dan Wakil Gubernur Sumatera Barat bersama kelompok pembudidaya ikan air tawar Kabupaten Limapuluh Kota, di Suliki, Kamis (3/6/2021).

Limapuluh Kota, Minangkabaunews,- Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono lakukan kunjungan dan pencanangan kampung Gurami BIMA di Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kamis (2/6/2021). Sebagai salah satu kelompok yang akan mengimplementasikan Gurami BIMA untuk budidaya yaitu kelompok pembudidaya ikan ‘Anak Kociak’ merupakan salah satu Unit Perbenihan Rakyat (UPR) di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di Nagari Suliki, Kecamatan Suliki. Pokdakan ini mengelola lahan seluas 7 hektare dengan kolam sebanyak 65 buah.  

Bersama Bupati Safaruddin, Menteri Trenggono juga meninjau beberapa komoditas baru hasil riset lingkup Pusat Riset Perikanan (Pusriskan) yang berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Limapuluh Kota yaitu ikan Tor  Duorenensis Gariang ‘Sakti’ sebagai ikon yang benilai jual tinggi dan memiliki nilai kearifan lokal dan juga ikan hias lokal yakni Green Sumatera, Rasbora Harlequin, Botia dan Rainbow Kurumoi.

Selain itu juga diserahkan bantuan induk dan calon induk kepada calon pengguna secara simbolis, berupa 20 ekor calon indukan ikan gurami BIMA, 200 ekor anakan ikan Tor, 50 ekor Green Sumatera, 50 ekor Botia Sumatera kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Limapuluh Kota; 20 ekor calon indukan ikan gurami BIMA dan 200 ekor benih calon induk gurami BIMA kepada Pokdakan Anak Kociak; 20 ekor calon indukan ikan gurami BIMA dan 50 ekor indukan rainbow kurumoi untuk DJPB; 50 ekor anakan ikan Tor untuk pemuka adat; juga 50 ekor anakan ikan Tor untuk pelaku utama usaha perikanan untuk Pokdakan Sarasah Jaya, Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang Kecamatan Harau.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota lakukan serah terima dokumen persetujuan hibah lahan seluas 1 hektare dari Bupati Lima Puluh Kota kepada Kepala BRSDM (Badan Riset dan Sumber Daya Manusia) Kelautan dan Perikanan untuk pembangunan Instalasi Riset Perikanan Regional Sumatera.

“Dalam hari ini selain menerima bantuan bibit ikan dengan berbagai spesifikasi dan jenis, sekaligus kita juga serah terima persetujuan 1 hetare lahan di Kabupaten Limapuluh Kota kepada Kepala BRSDM untuk pembangunan Instalasi Riset Perikanan Regional Sumatera di Kabupaten Limapuluh Kota.” Kata Bupati.

Pada kesempatan yang sama, KKP juga menyerahkan pinjaman modal Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), dengan nilai total sekitar Rp1,625 miliar, kepada Anggola Marpauh (sektor usaha pembudidaya ikan); Pokdakan Mandiri; pegiat sektor usaha pembudidaya ikan; dan pegiat sektor usaha budidaya dan pemasar. Selain itu, BRPI (Balai Riset Pemulihan Ikan) juga siap berkolaborasi untuk perbanyakan calon induk gurami BIMA agar kebutuhan induk unggul di masyarakat dapat terpenuhi. (rn)

Related posts