Bantuan Pangan Terus Bergulir, Wabup Serahkan Beras di KPGD dan Pauh Duo

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan pangan di Kecamatan KPGD dan Pauh Duo
Penyerahan bantuan pangan di Kecamatan KPGD dan Pauh Duo

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Pemerintah terus berupaya untuk melakukan pemulihan perekonomian pasca-pandemi Covid-19, baik itu oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Terutama dengan terjadinya lonjakan harga setelah bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri dan berdampak terjadinya inflasi sehingga masyarakat kian sulit dalam memenuhi kebutuhannya.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan dalam berbagai bentuk. Penyerahan bantuan ini pun dilakukan dengan menentukan kriteria khusus dan dipastikan bisa tepat sasaran.

Read More

“Merupakan kewajiban dari pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya. Pemberian bantuan ini pun dilakukan melalui sinergi berbagai pihak, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat seperti nagari dan jorong,” kata Yulian saat menyaksikan penyerahan bantuan dari Badan Pangan Nasional, Rabu (3/5/2023).

Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh dan Kecamatan Pauh Duo.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Nagari Pakan Rabaa Tengah Jasman mengatakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini diharapkan dapat membantu mengatasi kelangkaan barang dan perekonomian masyarakat.

“Terimakasih kepada pihak PT Pos (Persero) dan Bulog Sumatera Barat yang telah melakukan penyerahan bantuan ini untuk masyarakat kami di Solok Selatan ini, inilah yang ditunggu tunggu oleh masyarakat saat kondisi sulit ini,” terangnya.

Bantuan yang diserahkan ini berupa sebanyak 35.256 kilogram alias 35,256 ton beras dari bantuan pangan cadangan beras pemerintah pusat. Beras ini disalurkan oleh Badan Pangan Nasional bersama dengan PT Pos Indonesia (Persero).

Nantinya seluruh masyarakat Solok Selatan yang berhak, dimana menurut data terdapat sebanyak 11.752 keluarga yang termasuk dalam penerima manfaat dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Setiap keluarga nantinya akan menerima kurang lebih 10 kilogram. (rls)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts