MINANGKABAUNEWS.com, WAMENA — Kabar gembira datang dari bumi Papua Pegunungan! Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) secara resmi menyatakan harapannya agar Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat segera berdiri di wilayah ini. Langkah strategis ini diyakini akan menjadi kunci utama dalam melompatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah yang kaya akan potensi tersebut.
Harapan optimistis ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, saat berkunjung ke Wamena pada Selasa (23/6). Menurutnya, berbagai program unggulan nasional kini sudah saatnya menyentuh tanah Papua Pegunungan, sejalan dengan kemajuan infrastruktur digital yang mulai merata.
“Kami melihat dukungan jaringan internet di Papua Pegunungan sudah sangat baik. Ini adalah modal besar untuk menyukseskan program-program prioritas Presiden, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi sekolah, hingga digitalisasi pendidikan,” ujar Abdul Malik dengan penuh semangat.
Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat hadir sebagai program berasrama gratis yang dikelola Kementerian Sosial, khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tujuannya mulia: memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan karakter yang kuat. Sementara itu, Sekolah Unggul Garuda dirancang sebagai SMA bertaraf internasional yang akan mengasah bakat anak-anak Papua di bidang sains dan teknologi, sehingga mereka siap bersaing di kancah global.
“Intinya, Sekolah Rakyat fokus pada aksesibilitas dan karakter, sedangkan Sekolah Unggul Garuda fokus pada daya saing global. Keduanya harus segera hadir di sini agar anak-anak Papua Pegunungan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tegasnya.
Tak hanya pendidikan, Abdul Malik juga mengajak pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam mengusulkan program-program nasional lainnya, seperti Koperasi Desa (Kopdes) yang diharapkan mampu menekan angka kemiskinan. Ia pun menyoroti pentingnya percepatan program swasembada pangan, energi, dan air sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Mengenang pengalaman masa lalunya saat membantu program irigasi di Yahukimo dan Tolikara, Abdul Malik berharap program serupa masih terus berfungsi dan bahkan ditingkatkan. “Pemerintah daerah harus segera menangkap peluang ini. Dengan dukungan dana dari pusat, pembangunan dan kesejahteraan di Papua Pegunungan pasti akan semakin cepat terwujud,” pungkasnya.






