Bawaslu Meminta KPU Pasaman Barat Untuk Serius Terkait Pemutakhiran Data Pemilih

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Koordinator Divisi Pengawasan hubungan masyarakat dan hubungan antara lembaga Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Aditia Pratama, meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat agar dapat lebih serius terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, sehingga data tersebut dapat sempurna dan singkron dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Hal itu berdasarkan adanya penyerahan rekomendasi saran perbaikan hasil audit dan analisis data oleh Bawaslu Pasaman Barat ke KPU pada Jumat (25/3/2022) bertempat di ruangan Rumah Pintar KPU Pasaman Barat.

Koordinator Divisi Pengawasan, hubungan masyarakat dan hubungan antara lembaga Bawaslu Pasaman Barat Aditia Pratama mengatakan, selama tahun 2021, Bawaslu sudah enam kali menyerahkan rekomendasi saran perbaikan hasil audit, dan anilisis data ke KPU Pasaman Barat. Sementara hingga Maret 2022 ini, Bawaslu Pasaman Barat sudah dua kali menyerahkan rekomendasi saran perbaikan.

“Pada tahun 2021, kita telah menyerahkan rekomendasi perbaikan data sebanyak enam kali dengan jumlah 2.449 pemilih, sedangkan pada tahun 2022 ini sebanyak, 2.769 pemilih,” ucapnya kepada awak media Rabu (30/3/2022).

Dijelaskannya, adapun jumlah tersebut merupakan hasil dari audit data yang dilakukan oleh Bawaslu Pasaman Barat dengan cara turun langsung kelapangan. Adapun pemutakhiran data yang dilakukan meliputi, pemilih meninggal, pemilih datang, pemilih masuk, pemilih pemula serta pemilih baru atau alih status.

Dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tersebut, Bawaslu Pasaman Barat melalui Divisi pengawasan turun langsung ke Nagari-nagari dan sekolah, sedangkan untuk data pemilih alih status, pihak Bawaslu melakukan koordinasi dengan pihak Polres Pasaman Barat.

“Kedepannya kita akan tetap melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, dan Bawaslu akan tetap menyampaikan saran perbaikan ke KPU sesuai dengan hasil yang kita temukan dilapangan,” ungkapnya.

Ditambahkan, seiring dengan adanya beberapa temuan data yang harus dilakukan perbaikan itu, dirinya meminta kepada KPU Pasaman Barat dan Disduk Capil agar dapat bersama-sama dengan Bawaslu turun kelapangan, sehingga data pemilih di Pasaman Barat dapat sempurna dan singkron dengan data Disduk Capil.

“Kita berharap, agar kedepannya KPU dan Disduk Capil dapat bersama-sama turun kelapangan dengan Bawaslu untuk melakukan validasi terhadap pemilih berkelanjutan ini demi sempurnanya data pemilih sebagaimana yang kita harapkan,” harapnya. (wisnu)

Related posts