Belum Tertatanya Infrastruktur, Melambatnya Ekonomi, Membuat Wawako Solok Gamang

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Akibat melambatnya pergerakan ekonomi disemua sektor usaha akibat pengaruh pandemi COVID-19, membuat Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra terkesan gamang.

Hal ini diungkapkanya dihadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda pada kegiatan Musrenbang RPJMD Kota Solok tahun 2021 – 2026, Senin (10/5/2021) di gedung Kubuang Tigo Baleh Lukah Pandan.

Menurut Wawako, dinamika pembangunan yang terus berubah dengan cepat menyebabkan tantangan pembangunan juga semakin berat dan komplek. Pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai melambat membuat kita harus putar otak bagaimana membuat ekonomi daerah kembali bergerak stabil dan dinamis.

“Melambatnya pergerakan ekonomi daerah akibat pandemi COVID-19 akan mempengaruhi banyak sektor dan sisi kehidupan masyarakat. Untuk itu kita harus mampu mencari celah dan solusi bagaimana ekonomi daerah kembali stabil. Salah satunya melalui Musrenbang RPJMD ini, dimana kita harus mampu menyusun RPJMD Kota Solok yang mampu menyentuh dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Diungkapkanya, melambatnya ekonomi daerah akan berdampak pada sulitnya menekan angka kemiskinan, bertambahnya jumlah pengangguran, minimnya sumber daya manusia, dan sulitnya menata infrastruktur Kota serta berdampak pula pada lemahnya pengamalan ajaran agama, adat, dan budaya daerah.

“Kota Solok yang maju adalah Kota yang memiliki infrastruktur dan fasilitas publik yang baik dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, diantaranya disektor perdagangan dan jasa. Kedepan ini tugas kita bersama,” tekanya.(Fikar)

Related posts