Berantas Judi di Ranah Minang, Polda Sumbar Amankan 230 Orang dengan 124 Laporan Polisi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Polda Sumbar dan jajaran Polresta se-Sumbar membongkar kasus judi yang marak di masyarakat. Dalam pengungkapan ini, sebanyak 230 orang diamankan dari kawasan sejumlah daerah di Sumbar, Senin (15/8/2022).

Kabid Humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik menyampaikan, sejak tanggal 1 Agustus 2022 pak Kapolda sudah memerintahkan jajarannya untuk penegakkan hukum terhadap praktik judi yang meresahkan masyarakat.

Read More

“Apakah itu judi online, atau judi manual lainnya termasuk togel. Alhamdulillah hingga sampai hari ini (15 hari) tercatat 124 Laporan Polisi (kasus) penangkapan se Sumatera Barat,” kata Kabid Humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik dalam konferensi pers di Ruang Jendral Hoegeng Mapolda Sumbar, Senin.

Da menerangkan, penangkapan pelaku judi tersebut karena dilarang oleh agama islam. “Kita sadar bahwa falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujarnya.

Selain juga dilarang oleh Undang-undang, judi tersebut juga merugikan masyarakat kecil.

“Orang jadi kecanduan, orang jadi penasaran, orang berharap untung-untungan. Akhirnya tidak bekerja, menghayal lalu kalau duitnya habis lama lama bisa menciptakan kriminalitas dan lain sebagainya. Itu yang ingin kita hindari,” terangnya.

Oleh karenanya, ia berharap juga terhadap peran serta dari rekan media untuk menyuarakan bahwa Polda Sumbar menyatakan perang terhadap perjudian.

Ia pun akan menindak tegas, apabila ada oknum anggotanya yang terlibat membekingi perjudian. “Saya tidak akan mentoleransi meskipun itu anak buah saya sendiri,” tegasnya.

“Hingga sekarang belum ada yang dilanjutkan ke pengadilan masih dalam pengembangan kasus,” katanya.

Dirinya memberikan warning kepada oknum personel polisi yang kedapatan mem-becking kasus judi akan ditindak tegas mulai dari sanksi etik hingga pemecatan.

Related posts