Berdasarkan Pengukuran IDM Kabupaten Agam Bebas Dari Nagari Tertinggal

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Berdasarkan pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) terdapat 47 nagari berstatus maju dan 15 nagari berkembang di Kabupaten Agam. Bahkan nagari di Agam bebas dari status tertinggal.

Hal itu disampaikan Kabid Bina Keuangan dan Kekayaan Nagari DPMN Agam, Eko Purwanto, Kamis, (1/2/2024).

Dikatakannya, IDM ini meliputi Indek Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).

Klasifikasi status nagari ini sudah ada ketentuan dan ambang batas nilainya. Berstatus mandiri apabila nilainya 0,8155 ke atas.

“Untuk maju nilainya 0,7072 hingga 0,8155, sedangkan berkembang 0,5989 hingga 0,7072,” jelas Eko.

Dari tahun sebelumnya, nagari di Agam yang berstatus mandiri meningkat dari 20 nagari menjadi 30 nagari. Untuk maju menurun dari 54 nagari menjadi 47 nagari, berkembang meningkat dari 8 nagari menjadi 15 nagari.

“Perubahan status maju dan berkembang ini, karena adanya nagari baru dan peningkatan status menjadi mandiri,” katanya.

Status nagari ini katanya lagi, ditetapkan Kemendes PDTT, sesuai laporan hasil pengukuran IDM dari pemerintah nagari dan berita acara yang dikeluarkan pemerintah daerah.

“Status nagari ini mempengaruhi peningkatan dana desa. Kita harap nagari bisa terus meningkatkan IDM,” tutupnya.


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts