MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Raut antusias mulai terlihat di wajah para jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Sunbar. Pasalnya, esok hari, salat Idul Adha 1447 Hijriah akan digelar dengan keistimewaan tersendiri: mimbar khutab akan diisi oleh Rektor Universitas Madani, Prof. Dr. M. Wil Jandra, M.Ag.
Tokoh akademisi sekaligus pendakwah yang disegani itu didaulat menjadi khatib dalam rangkaian ibadah Idul Adha yang diprediksi akan dihadiri ratusan jamaah. Bertindak sebagai imam, Habibullah akan memimpin jalannya salat dengan tartil dan penuh kekhusyukan.
Kabar gembira ini langsung disampaikan oleh Ketua Pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah, Buya Ki Jal Atri Tanjung.
“Kami sengaja menghadirkan Prof. Wil Jandra karena beliau memiliki gaya dakwah yang ilmiah, menyejukkan, dan sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kekinian. Besok, jemaah akan mendapatkan pengalaman spiritual yang berbeda,” ujar Buya Ki Jal, Rabu (26/5).
Dari atas mimbar besok, Prof. Wil Jandra dikabarkan akan membawakan tema yang menggugah: “Mengembalikan Makna Kurban: Antara Ritual dan Transformasi Sosial”. Ia akan mengajak jemaah untuk tidak sekadar menyembelih hewan, tetapi juga “menyembelih” sifat egoisme dan ketidakpedulian sosial.
“Jangan lewatkan. Besok pagi, kita akan belajar bahwa Idul Adha mengajarkan keikhlasan dan kepedulian yang mengalir hingga ke tetangga yang membutuhkan,” pesan Buya Ki Jal.
Para mahasiswa Universitas Madani pun sudah ramai mengajak satu sama lain untuk hadir lebih awal. “Dosen kami jadi khatib, sayang kalau dilewatkan. Kami bangga dan penasaran dengan pesan beliau besok,” ujar Hidayat Alumni Umad yang ditemui.
Salat Idul Adha besok direncanakan berlangsung tertib, dengan panitia yang telah menyiapkan hewan kurban untuk segera dipotong setelah salat. Hasil daging kurban akan langsung didistribusikan ke masyarakat sekitar, sejalan dengan pesan utama yang akan disampaikan sang khatib: ibadah yang berdampak sosial.
Jangan sampai terlewat, datang lebih awal ya, jemaah!
