BINDA Sumbar Gelar Vaksinasi Di Pesisir Selatan, Sekitar 5.000 Pelajar Dan Masyarakat Terlayani

  • Whatsapp

PESISIR SELATAN, MINANGKABAUNEWS.COM –
Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Barat (BINDA SUMBAR) kembali melakukan vaksinasi terhadap pelajar, santri dan masyarakat, saat ini berlangsung di Kabupaten Pesisir Selatan Selasa, 31 Agustus 2021. Sebelumnya telah dilakukan beberapa kali di Kabupaten Padang Pariaman.

Seperti kegiatan sebelumnya, vaksinasi ini tampak antusias diikuti oleh para pelajar dan masyarakat. Vaksinasi untuk santri pelajar dipusatkan di sekolah MAN 2 Pesisir Selatan, sementara untuk masyarakat dilaksanakan di kantor Walinagari Sago Salido. Selain itu juga dilakukan vaksinasi dari rumah ke rumah (door to door) di sekitar Nagari Sago Salido.

Read More

BIN (Badan Intelijen Negara) serentak melakukan lanjutan vaksinasi hari ini di sepuluh wilayah episentrum Covid-19, salah satunya di Sumbar yang dilaksanakan di Kab. Pesisir Selatan. Presiden RI, Jokowi, juga turut hadir meninjau secara virtual, menyapa para siswa dan sekolah yang melakukan vaksinasi.

Presiden Jokowi dalam interaksi virtual dengan santri dari Jawa Barat mengatakan, Indonesia telah mendapat 160 juta dosis vaksin, namun hal tersebut belum mencukupi.

“Vaksin hanya diproduksi oleh beberapa negara, tetapi yang membutuhkannya semua negara, sehingga tentu terjadi perebutan. Masih terjadi rebutan vaksin dengan negara-negara lain, itupun dibeli.” Kata Presiden.

“Mudah-mudahan diakhir tahun 2020 setidaknya sudah tujuh puluh persen penduduk Indonesia yang telah divaksin. Apabila herd immunity telah terbentuk maka pandemi ini bisa menjadi endemi, apabila tidak terjadi mutasi-mutasi baru lagi.” Lanjut presiden.

“Covid kemungkinan tetap masih ada, tetapi dengan vaksinasi maka penyebarannya bisa terkendali.” tutup presiden.

Sementara itu, Kabinda Sumbar, Suwondo R.B, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan serbuan vaksinasi dengan sasaran pelajar, santri dan masyarakat sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 untuk masing-masing pribadi dan untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal.

“Berdasarkan laporan yang masuk ke kita, capaian vaksinasi untuk wilayah Sumbar hingga hari ini masih rendah, sekitar 15 persen. Padahal untuk menciptakan herd immunity setidaknya harus sudah divaksin sekurang-kurangnya 70 persen dari populasi, sehingga perlu kerjasama semua pihak untuk mempercepat capaian vaksinasi ini.” Kata Suwondo.

“BINDA Sumbar tidak hanya mendorong, tetapi langsung terjun untuk menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 terutama untuk santri, pelajar dan masyarakat. Untuk masyarakat, kita laksanakan secara door to door dan juga dipusatkan di kantor Walinagari. Kegiatan seperti ini sebelumnya juga sudah dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman, dan selanjutnya akan terus menyasar ke seluruh kabupaten kota di Sumbar”, urainya.

Sementara itu, target pencapaian vaksinasi di Kab. Pesisir Selatan yang diselenggarakan Binda Sumbar hari ini sekitar lima ribu orang.

“Untuk target kegiatan di Nagari Sago Salido ini sekitar lima ribu orang, yang berasal dari masyarakat sekitar dan para pelajar. Sedangkan untuk pelajar dipusatkan di MAN 2 Pesisir Selatan dengan jumlah target 2.880 pelajar, dengan rincian MAN 2 Pessel 780 orang, MTSN 1 Pessel 710 orang, MTSN 7 Lumpo 270 orang, Pesantren Al Qasyaf 50 orang, SMAN 1 Painan 820 orang, SMAN 3 Pessel 200 orangĀ  dan SMKN 3 Pessel 50 orang”, urai Suwondo.

Kabinda Sumbar juga mengharapkan dukungan dari semua lini seperti Pemerintah Daerah, Ninik Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan sebagainya untuk suksesnya program vaksinasi.

“Vaksinasi ini merupakan kerja bersama, perlu dukungan semua lini. Peran pemerintah kabupaten, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, Bundo Kanduang dan lain sebagainya menentukan suksesnya program ini. Vaksinasi merupakan ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19 sehingga diharapkan pandemi ini bisa dilalui.” Ujar Suwondo.

Dalam vaksinasi door to door atau dari rumah ke rumah, BINDA Sumbar juga menyalurkan bansos ke masyarakat berupa sembako.

“Vaksinasi dari rumah ke rumah merupakan upaya jemput bola, dimana untuk Nagari Sago Salido ditargetkan sebanyak seribu dua ratus orang,”urai Suwondo.

“Vaksinasi door to door ini dilakukan dengan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya, seperti tenaga kesehatan, Dandim, Walinagari, dll. Vaksinasi pelajar dan masyarakat secara door to door merupakan program BIN yang akan dilakukan secara massif dan massal. Semoga kekebalan komunal dapat tercapai sesuai target, khususnya di wilayah Sumatera Barat”, lanjut Suwondo.

“Kegiatan hari ini berjalan dengan aman dan lancar, dan semoga juga berjalan lancar untuk kegiatan vaksinasi kita selanjutnya,” Tutup Suwondo.

Walinagari Sago Salido, Syafriadi B, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada negara atas kegiatan vaksinasi yang disediakan oleh negara untuk meningkatkan kekebalan dalam upaya menangkal Covid-19, yang tidak hanya melanda Nagari Sago Salido tetapi juga daerah lain dan internasional. (Ronal/Rls)

Related posts