BKPRMI Sawahlunto Gelar Pelatihan Manajemen TPA dan Sosialisasi Kurikulum Baru TKA-TQA

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, SAWAHLUNTO – Pemko Sawahlunto tidak memprioritaskan pembangunan hanya pada pembangunan fisik saja, namun untuk pembangunan non – fisik juga mendapat perhatian dan dukungan yang tinggi. Pembangunan non – fisik yang dimaksud yakni pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan mental/karakter generasi muda melalui pendidikan agama.

Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyampaikan bahwa meski tidak terlihat secara langsung, namun bukan berarti pembangunan non – fisik tidak bermanfaat. Malah, manfatnya lebih besar karena pembangunan non – fisik menyangkut pada jiwa (rohani) sampai pada pola pikir dan psikologis masyarakat.

Read More

Maka itu, pendidikan agama, yang kita terjemahkan lebih detail melalui pendidikan Al – Quran dan adab – adab serta ibadah dalam kehidupan sehari – hari. Itu adalah hal yang terus kita dukung, programnya yang paling kita gencarkan sekarang adalah Rumah Tahfidz,” kata Wakil Walikota Zohirin Sayuti, saat membuka Pelatihan Manajemen TPA dan Sosialisasi Kurikulum Baru TKA – TQA LPPTKA yang diselenggarakan BKPRMI bersama Kemenag pada Rabu 27 Oktober 2021 tadi di Aula Kemenag Sawahlunto.

Oleh karena itu, Wawako Zohirin Sayuti mengajak para peserta Pelatihan Manajemen TPA dan Sosialisasi Kurikulum Baru TKA – TQA LPPTKA untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan baik sehingga akan berdampak pada peningkatan mutu TKA dan TQA. Yang pada ujungnya tentu mencetak generasi penerus Sawahlunto yang berkarakter sesuai tuntunan syariat Islam dan mampu membaca Al – Quran dengan baik dan benar.

“Ini sudah didatangkan pemateri langsung dari Dirnas LPPTQ BKPRMI pusat. Mari kita serap ilmu – ilmu yang disampaikan beliau untuk pendidikan Al – Quran yang semakin baik di Sawahlunto,” ujar Wawako Zohirin Sayuti.

Dikatakan Wawako Zohirin, Pemko Sawahlunto berkomitmen mendukung kegiatan – kegiatan peningkatan mutu keagamaan. Ini termasuk dalam penerjemahan salah satu misi Pemko Sawahlunto yaitu menciptakan kehidupan beragama dan berbudaya yang semakin baik.

Ketua DPD BKPRMI Sawahlunto, Yusriman Taufiq, menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini diberikan materi tentang langkah – langkah mengoptimalkan pengajaran agama dan Al – Quran pada anak.(atra)

Related posts