BMKG Ungkap Peringatan Serius, Indonesia Bisa Lumpuh Total

  • Whatsapp
Kepala Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati.

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Kepala Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan peringatan serius.

Ia menyampaikan peringatan tersebut khususnya kepada wilayah Cilacap, Jawa Tengah yang rawan gempa bumi dengan potensi tsunami.

Read More

Lanjutnya, Cilacap mempunyai sejumlah aset nasional yang bisa menyebabkan kelumpuhan total jika terkena bencana seperti tsunami.

“Yang langsung di pantai dan aset nasional ada di Cilacap, ada Pertamina, ada PLTU, dan sebagainya, itu infrastruktur yang vital,” jelasnya, Jumat (8/10/2021).
Hal tersebut, membuat ia meminta kepada semua pihak untuk bekerja sama.

Karena menurutnya, peringatan dini atau mitigasi bencana akan sia-sia jika dilakukan sendiri-sendiri.

Kemudian, Dwikorita juga menyinggung terkait keberadaan jalur pipa dalam tanah milik Pertamina yang menjadi bagian jalur evakuasi bencana tsunami.

Dwikorita menyarankan agar jalur pipa dalam tanah tersebut lebih baik tidak menjadi jalur evakuasi jika memang ada pilihan lain.

Hal itu untuk mengantisipasi dampak buruk dari ancaman gempa megathrust berkekuatan lebih dari 8 Skala Richter yang berpotensi terjadi di selatan Jawa.

Oleh karena itu, Dwikorita meminta untuk menutup saja jalur tersebut karena jangan sampai menjadikan nyawa orang sebagai taruhannya.

Selain itu, ia juga mengaku pernah menerima data bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memasang ratusan sirine di berbagai wilayah untuk kemudian dihibahkan ke pemerintah daerah.

Akan tetapi, lanjutnya, hampir 100 EWS sudah tidak lagi berfungsi karena life time-nya sudah habis.

Dwikorita menyatakan hal tersebut lantaran pemasangan yang sudah sejak 10 tahun lalu, biaya pemeliharaan yang mahal, serta terkena korosi.

Related posts